logo

ugm-logo

Agenda Mendatang

  • agenda2018
  • hdp

Mengenal Siklon Tropis sebagai suatu Ancaman atau Resiko Bencana

siklon tropis 1Pada 7 Desember 2017, Magister Manajemen Bencana UGM bekerja sama dengan Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) melaksanakan “Rountable Discussion: Evaluasi dan Ancaman Siklon Tropis”. Kegiatan ini ditujukan untuk membahas siklon dan evaluasi tindakan penanganan yang telah dilakukan. Siklon tropis Cempaka yang terjadi di sebelah selatan Jawa Tengah berdampak pada pola cuaca di sekitar lintasannya. Hujan lebat terjadi di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pembicara menyebutkan bahwa peringatan dini telah diberikan sejak 25 November 2017 oleh BMKG pusat terkait 2 potensi siklon. BMKG menggandeng berbagai media antara berhadap peringatan dini tersebut dapat dijadikan acuan masyarakat untuk siap siaga dalam menghadapi dampak siklon yang berupa banjir, tanah longsor, banjir bandang, dan lain-lain. Bencana tersebut membuat aktivitas masyarakat terhentime dan menimbulkan kerugian moril dan materil. Pada kesempatan ini juga dijelaskan penanganan dampak siklon di berbagai daerah di Yogyakarta. Lemahnya sistem peringatan dini terkait cuaca ekstrim, pengenalan resiko, analisis wilayah yang mengalami dampaknya serta penyampaian informasi merupakan pembelajaran yang diperoleh dari kejadian ini. Informasi selengkapnya Klik Disini

 

Menilik Kondisi Bali setelah Erupsi Gunung Agung

gunung agungTerdapat banyak isu menyesatkan yang menyatakan Gunung Agung Akan meletus. Kompleksitas gunung api serta keterbatasan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadikan prediksi letusan gunung api secara pasti sulit untuk dilakukan. PVMBG terus melakukan pengamatan secara intensif melalui pengamatan secara visual, kegempaan, deformasi, geokimia maupun dari satelit. Hasil kajian tersebut dijadikan rujukan untuk memberikan peringatan dini serta penanganannya. Gunung Agung saat ini berada pada status Awas (level 4). Aktivitas gunung Agung beberapa hari terakhir secara visual tidak terjadi erupsi serta semburan abu dan material piroklastik, namun aktivitas kegempaan masih tinggi. Berdasarkan pengamatan dari PVMBG diketahui bahwa pada 8/12/2017 pukul 06:00-12:00 WITA telah terjadi kegempaan 10 kali, kegempaan dengan frekuensi lemah 7 kali serta gempa vulkanik dalam 2 kali. Pengungsi yang tersebar di 225 titik pengungsian tertangani dengan baik. Stok logistik di pengungsian juga mencukupi. Masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut terkait dengan kondisi gunung Aung maupun bantuan serta tujuan lainnya dengan menghubungi Call Center Posko Gunung Agung di 0361-234099. Informasi selengkapnya Klik Disini

More Articles ...