logo

ugm-logo

Disasters Preparedness: Concepts, Guidances, and Research Introduction

Disasters Preparedness: Concepts, Guidances, and Research Introduction

Preparedness atau kesiapsiagaan bencana sangat penting untuk rumah tangga, bisnis dan masyarakat, namun sayangnya banyak elemen masyarakat yang belum siap untuk hal ini. Bencana memberikan gambaran terkait kebutuhan untuk individu, koordinasi lokal dan rencana berkelanjutan untuk memastikan kemampuan respon dan recover dari bencana besar, pemerintah federal memiliki prioritas nasional dalam kesiapsiagaan untuk mencapai dan meraih hal tersebut. Selanjutnya, elemen masyarakat diisi oleh kesiapan negara dan kekuatan untuk mengindentifikasi kelemahan sebagai persyaratan untuk menerima dana federal dan hibah Homeland Security. Selengkapnya,

Mengenal Kampung Siaga Bencana

siaga-bencana

Beberapa tahun terakhir, kita menemui istilah Kampung Siaga Bencana. Kampung Siaga Bencana atau KSB merupakan wadah penanggulangan bencana berbasis masyarakat yang dijadikan kawasan untuk program penanggulangan bencana. KSB dibentuk dengan maksud untuk memberikan perlinduungan kepada masyarakat dari ancaman dan resiko bencana dengan cara menyelenggarakan kegiatan pencegahan dan penanggulangan bencana berbasis masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada di lingkungan setempat. Simak PP Mensos Tahun 2011 tentang KSB, selengkapnya

Pedoman dan Peran Serta Lembaga Asing Non Pemerintah Saat Tanggap Darurat

Pengelolaan bantuan asing menjadi poin strategis yang harus dikelola dengan baik. Mengapa ini penting? Bantuan yang tidak disalurkan dengan baik akan menjadi barang atau komoditas kurang bermanfaat, atau dapat menjadi expired dan mengalami kerusakan lainnya. Selain itu, bantuan yang masuk ke posko pengungsian atau basecamp sementara harus didata serta diidentifikasi kondisinya sebelum diberikan pada pengungsi. Seluruh poin itu masuk dalam pedoman yang dikeluarkan BNPB yaitu Pedoman dan Peran Serta Lembaga Asing Non Pemerintah Pada Saat Tanggap Darurat. Selengkapnya silakan simak di

Pengantar website bencana 7 -13 Oktober 2014

Bencana Kabut Asap di Indonesia

Pembaca website bencana yangsetia, selamat bertemu kembali di minggu kedua bulan Oktober ini. Indonesia dilanda bencana kabut asap. Wilayah terparah adalah Sumatera dan Kalimatan. Bencana asap kali ini masih disebabkan karena kebakaran hutan. Disinyalir lebih dari 200 titik api yang tersebar baik di Sumatera dan Kalimantan.

Seperti yang diucapkan oleh Kepala BNPB pada saat kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah minggu lalu, “Pada bencana adalah bertemunya kerentanan dan ancaman, bencana tidak akan menjadi besar jika yang menjadi indokatornya tetap aman, maka yang menjadi indikator bencana asap adalah visibility, anak-anak tetap sekolah, dan ISPU”. Meski bencana kabut asap sempat mencapai ISPU lebih dari 300 dengan jarak pandang 300-200 meter, dan sempat dihimbau untuk siaga bencana kabut asap, tetapi kondisi ini masih bisa ditanggulangi baik oleh masyarakat Sumatera dan Kalimantan.

Peringatan Hari Pengurangan Risko Bencana Dunia

Setiap tahunnya, pada tanggal 13 Oktober diperingati sebagai Hari Pengurangan Risiko Bencana Sedunia. Berbagai kegiatan biasanya dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan ketahanan masyarakat terhadap bencana. Tahun ini, Kota Bengkulu ditetapkan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan Peringatan Hari Pengurangan Risiko Bencana oleh BNPB.

Di Yogyakarta, para penggiat bencana khususnya sektor kesehatan juga merencanakan peringatan Hari Pengurangan Risiko Bencana dengan mengadakan seminar mengenai Hospital Safety: progress dan tantangan yang dihadapi untuk menyiapkan rumah sakit terhadap bencana. Kegiatan akan dilaksanakan pada 28 Oktober 2014. Silakan simak TOR selengkapnya, Klik di sini.

More Articles ...