logo

ugm-logo

Laporan dari Palu - Donggala AHS UGM, Caritas Germany, dan Yogya Peduli Gempa Tsunami Palu - Donggala Sulawesi Tengah

Laporan dari Palu - Donggala

AHS UGM, Caritas Germany, dan Yogya Peduli Gempa Tsunami Palu - Donggala Sulawesi Tengah

 tim ahs ugm

Sejumlah gempa terjadi secara beruntun di Donggala, pada Jumat, 28 September 2018 (pukul 13.50 WITA, 6 SR) lalu diikuti gempa pukul 17.02 WITA yang dirasakan warga Palu, Sulawesi hingga Kalimantan Timur pada hari yang sama. Gempa kedua yang menimbulkan tsunami ini berkekuatan magnitude 7,4. Gempa dan tsunami ini menimbulkan banyak korban jiwa dan gangguan kesehatan masyarakat, serta memutus jaringan komunikasi dan listrik yang menyulitkan komunikasi dan transportasi.

Hal ini kembali mendorong Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan keperawatan (FK-KMK UGM untuk mengirimkan bantuan ke Sulawesi Tengah, baik berupa SDM dan logistik kesehatan. Pengiriman tim dilakukan seperti biasanya yang melibatkan jejaring AHS UGM (RSUP Sardjito, RS UGM, RSUP Soeradji, RSUD Wates, RSUD Sleman) dan FK-KMK UGM. Namun, upaya memperluas kerjasama juga terus dilakukan, salah satunya dengan bekerjasama dengan Caritas Germany. Tidak hanya itu, koordinasI terus dilakukan dengan Pusat Krisis Kemenkes, Regional, serta dinas kesehatan di daerah. Keberangkatan tim melibatkan banyak pihak di atas termasuk DERU UGM dan Pusbankes 118 PERSI DIY.

Untuk menyimak kegiatan harian tim yang bertugas, silakan klik dibawah ini

Rapat Persiapan   Laporan Harian

Laporan Tim Academic Health System (AHS) UGM Peduli Gempa Lombok

Laporan

Tim Academic Health System (AHS) UGM Peduli Gempa Lombok

(FK-KMK UGM, RSUP dr. Sardjito, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, RS UGM, RSPAU dr. S Harjolukito)

1 peduli lombok

Kejadian gempa Lombok Juli 2018 lalu telah membuat civitas akademik UGM berkoordinasi baik dari dalam maupun luar kampus, rumah sakit jejaring, maupun alumni serta pemerintah daerah terdampak.Namun, satu minggu setelahnya secara tidak terduga gempa besar kembali terjadi pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 dengan kekuatan 6,8 SR yang belum berpotensi tsunami hingga kemudian gempa susulan di hari yang sama hingga 7 SR dan dinyatakan berpotensi tsunami - lalu dinyatakan potensi tsunami. Perkembangan berikutnya, peringatan dini tsunami segera berakhir 2 jam pasca terjadi gempa. Hal ini membuat Universitas serta Pokja bencana AHS UGM yang terdiri dari FKKMK, RSUP dr Sardjito, RSUP Soeradji Tirtonegoro, RSPAU Hardjulukito, RSA UGM langsung melakukan rapat koordinasi dan memutuskan keberangkatan UGM ke Lombok.

Media ini akan kita gunakan untuk berbagi informas kegiatan harian tim UGM di Lombok. Harapannya informasi ini dapat kita gunakan untuk mengetahui kondisi di sana khususnya untuk sektor kesehatan.

SIMAK SELENGKAPNYA   Peta EMT/ Tim medis Gempa Lombok

More Articles ...