logo

ugm-logo

Sistem Klaster Kesehatan pada Fase Tanggap Darurat Bencana

https://cdn.idntimes.com/content-images/community/2018/12/gempa-palu-2a71614cf0c91e116615761bf294ebc8_600x400.jpg

Standard Operatonal Procedure (SOP) penanggulangan bencana merupakan salah satu dokumen kesiapsiagaan bencana. SOP memenuhi standar-standar yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana yang tidak terdapat pada kegiatan sehari-hari. SOP ini akan berbeda di setiap daerah, tergantung pada kebutuhan dan potensi yang bencana di masing-masing bencana. Dinas kesehatan, rumah sakit dan puskesmas seyogyanya sudah memiliki SOP dalam penanggulangan bencana. Artikel berikut membahas tentang sistem informasi berbasis web membantu pengambilan keputusan ketika terjadi peristiwa massal di rumah sakit. SOP merupakan salah satu elemen penting yang ditampilkan dalam sistem informasi tersebut. Rumah sakit mengembangkan protokol terperinci untuk SOP, daftar prosedur dan urutan operasi jika terjadi peristiwa massal. Beberapa SOP yang ditampilkan dalam sistem tersebut adalah SOP konvensional, SOP radiasi, SOP toksiologis dan SOP skenario bencana alam seperti gempa bumi dan kasus luar biasa. 

Selengkapnya Klik Disini

Pergub DIY 108 Tahun 2015 merupakan salah satu bentuk inisiasi Pokja Bencana FK – KMK UGM sebagai bakti pada wilayah DIY. Pergub ini mengatur SOP penanggulangan masalah kesehatan dalam situasi bencana. Peraturan ini terbit salah satunya karena pertimbangan penanggulangan masalah kesehatan reproduksi merupakan hak masyarakat yang wajib dipenuhi dan dilayani pemerintah dalam situasi bencana. Sejumlah aspek yang diatur dalam layanan reproduksi di situasi bencana ialah KIA, keluarga berencana, Infeksi menular seksual, kesehatan reproduksi remaja, kesehatan reproduksi usia lanjut, kasus kekerasan seksual dan penyediaan PPAM. Sumber pendanaan penanggulangan masalah kesehatan reproduksi ini berasal dari APBN, APBD dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat. Pergub ini juga memuat lampiran peran SKPD, instansi di daerah, akademisi, organisasi profesi, ormas, lembaga usaha, lembaga internasional dan media massa.

Selengkapnya Klik Disini

Selanjutnya dalam Pergub DIY No 11 Tahun 2016 mengatur tentang pedoman penyelenggaraan pencarian, pertolongan dan penyelamatan sektor kesehatan pada situasi bencana. SOP ini berisi 16 halaman yang mengatur sejumlah hal yang terkait dengan pencarian, pertolongan, dan penyelamatan sektor kesehatan pada situasi bencana di DIY. Pokja Bencana FK – KMK UGM membantu menyusun SOP ini mulai dari perencanaan hingga disahkan menjadi Peraturan Gubernur pada 2016 lalu. Harapannya SOP ini akan mempermudah koordinasi dan kerja masing-masing lembaga dan pihak yang membantu dalam upata evakuasi korban.

Selengkapnya Klik Disini