logo

ugm-logo

Agenda Mendatang

  • g agung
  • workshop hdp
  • agenda puskesmas

Pengantar Website Bencana

11 iabi

Selamat berjumpa kembali kepada seluruh pembaca di nusantara. Memasuki minggu kedua November ini, terdapat berbagai kejadian yang melanda berbagai daerah di Indonesia. Kejadian banjir dan longsor terjadi akibat curah hujan yang tinggi di berbagai daerah. Salah satu contohnya adalah longsor di Malang. Kejadian tersebut menyebabkan 1 korban meninggal. Terdapat banyak kejadian yang tidak dapat dihindarkan. Hal ini disebabkan karena Indonesia merupakan negara dengan daerah rawan bencana yang tinggi. Pemahaman terhadap permasalahannya serta mencari solusi dalam menyelesaikannya merupakan tindakan kritis bagi setiap pihak. BNPB sebagai salah satu ujung tombak penanganan bencana di Indonesia mendirikan Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) sebagai salah satu wadah untuk membangun dan mengembangkan ilmu pengetahuan serta teknologi kebencanaan dalam mengurangi resiko bencana. minggu ini kami menghadirkan informasi terkait tren kejadian di Indonesia serta IABI sebagai salah satu wadah yang dibentuk BNPB terkait kebencanaan yaitu :

Tren Kejadian dan Penanganan Longsor di Asia

11 landslideAsia merupakan benua yang mengalami kejadian bencana dan mengalami dampak terbesar di dunia. Peningkatan jumlah populasi, industri, urbanisasi, maupun perkembangan ekonomi merupakan faktor-faktor yang memperburuk keadaan. Asia memiiki negara-negara dengan kondisi rawan bencana yang beragam. Salah satu kejadian yang sering terjadi adalah tanah longsor. Pengurangan resiko tanah longsor merupakan kebutuhan yang esensial bagi setiap negara di Asia, khususnya Asia Tenggara dan Selatan. Asian Disaster Preparedness Center (ADPC) akhirnya mengimplementasikan suatu program yang dinamakan Regional Capacity Enhancement for Landslide Impact Mitigation (RECLAIM). Program ini dilakukan untuk membantu dalam mengukur resiko terjadinya tanah longsor di Asia. Terdapat beberapa kegiatan terkait yang menjadi bagian dalam program ini meliputi pengembangan kapasitas institusi maupun stakeholder di tingkat nasional maupun lokal di negara-negara Asia. Kegiatan-kegiatan yang termasuk didalamnya yaitu pelatihan, berbagi pengalaman antar negara. Penggunaan sistem berbasis komunitas dalam peringatan tanah longsor merupakan salah satu inisiatif yang ditekankan pada program ini. informasi selengkapnya Klik Disini


Call for Abstract : Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-5 Riset Kebencanaan Tahun 2018

11 iabi 2

Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang diikuti oleh peneliti, akademisi, praktisi dan perekayasa kebencanann di Indonesia. PIT merupakan kegiatan yang diselenggarakan dibawah naungan IABI. Kegiatan ini telah terseblenggara sebanyak 4 kali. PIT terkahir yaitu ke-4 diselenggarakan di Universitas Indonesia, Jakarta.  Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-5 Riset Kebencanaan Tahun 2018 akan diselenggarakan pada 2-3 Mei 2018 di Universitas Andalas. Tema yang diangkat pada pertemuan tersebut adalah “Manajemen Bencana untuk Pembangunan yang Berkelanjutan”. Kegiatan ini memungkinkan setiap pihak yang tertarik maupun terlibat dalam kebencanaan dapat berpartisipasi dalam bentuk karya ilmiah yang dihasilkan. Adapun beberapa sub tema yang diturunkan dari tema umum tersebut adalah mitigasi bencana, tanggap darurat, dan pemulihan; pengurangan resiko bencana; penyelesaian konflik, kesehatan terkait kebencanaan; ketahanan bencana secara fisik, sosial, dan ekonomi; dan lain-lain. Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada kegiatan tersebut antara lain seminar nasional dan internasional tentang kebencanaan, pameran riset kebencanaan, serta field visit ke Geopark Sumatera Barat. Informasi selengkapnya Klik Disini

Penulisan Ilmiah dan Publikasi melalui ABI

11 risetIABI secara konsisten menjalankan perannya melalui berbagai kegiatan maupun produk dalam penanganan masalah kebencanaan di Indonesia. Salah satu bentuknya adalah pembuatan jurnal terkait kebencanaan bagi wadah para peneliti di Indonesia. Jurnal ini bernama “Jurnal Riset Kebencanaan Indonesia (JRKI)”. Terdapat 3 edisi yang telah diterbitkan oleh JRKI yaitu 2 edisi pada 2015 dan 1 edisi pada 2016. JRKI saat ini juga tengah bersiap dalam menerbitkan edisi selanjutnya pada 2017. Para peneliti di Indonesia yang tertarik untuk mempublikasikan hasil karya ilmiahnya dapat mengirimkan paper/tulisaannya ke redaksi JRKI melalui email ke iabi.indonesia@gmail.com dengan subjek : JRKI2017_Nama Penulis Pertama_No telepon. Peneliti mengirimkan paper yang telah disusun sesuai dengan layout penulisan yang ditetapkan oleh JRKI. Peneliti juga harus menyertakan biodata lengkapnya dalam email yang dikirim. Informasi selengkapnya Klik Disini

Paket Pelatihan dan seminar/workshop

Berikut pelatihan dan pendampingan yang kami selenggarakan sepanjang tahun:

  1. Sosialisasi Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana Di Rumah Sakit (HDP)
    Dalam pelatihan ini akan dibahas overview penyusunan perencanaan penanggulangan bencana di rumah sakit secara umum. Selengkapnya Klik Disini
  2. Workshop Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit.
    Kegiatan workshop penanggulangan bencana di rumah sakit akan dilaksanakan selama 2 hari tatap muka dengan pemberian materi penyusunan penanggulangan bencana di Rumah Sakit (HDP) serta pelatihan tentang pembuatan draft awal dokumen HDP rumah sakit. Selengkapnya Klik Disini
  3. In House Training (IHT) Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit (HDP)
    Paket In House Training Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit akan dilaksanakan sebisa mungkin dalam kurun waktu maksimal 3 bulan. Selengkapnya Klik Disini
  4. Simulasi Penanggulangan Bencana Di Rumah Sakit
    Simulasi penanggulangan bencana bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi bencana sekaligus untuk menguji dokumen perencanaan penanggulangan bencana (HDP) yang sudah disusun rumah sakit. Selengkapnya Klik Disini
  5. Sosialisasi HDP oleh Dinas Kesehatan
    Sesuai dengan Permenkes 64 Tahun 2013 maka salah satu tugas Dinas Kesehatan dalam fase pra bencana adalah menyelenggarakan sosialisasi kesiapsiagaan fasilitas kesehatan di wilayah kerjanya dalam menghadapi bencana, dalam hal ini bentuknya bisa berupa HDP untuk Rumah Sakit atau PHCDP untuk Puskesmas. Selengkapnya Klik Disini
  6. Pelatihan Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana di Puskesmas (Primary Health Care Disaster Plan (PHCDP))
    Tidak hanya rumah sakit, puskesmas sebagai ujung tombak layanan kesehatan di daerah juga harus disiapkan dalam menghadapi bencana. Termasuk juga dalam akreditasi puskesmas saat ini. Selengkapnya Klik Disini
  7. Pengembangan Kurikulum Manajemen Bencana Kesehatan di Perguruan Tinggi Kesehatan
    Mahasiswa kesehatan (calon tenaga kesehatan) harus disiapkan dalam menghadapi bencana dan krisis kesehatan. Bagaimana kurikulum untuk manajemen bencana kesehatan dikembangkan dan diajarkan? SelengkapnyaKlik Disini
  8. Blended Learning Bagian Operasional dalam Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit
    Bagian operasional di rumah sakit untuk penanggulangan bencana merupakan bagian yang paling padat SDM dan tugasnya. Bagaimana perencanaan dalam HDP dan mekanisme pelaksanaannya dibahas dalam paket pelatihan ini. Selengkapnya Klik Disini
  9. Seminar dan Workshop
    Kami juga kerap melaksanakan workshop dan seminar. Daftar seminar 2016 dan 2017, Klik Disini

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiadeskes
mutupel dokter-ruralm aids2
Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

Website Terkait

altwhodepkesaltaltaltidrccawbibkkbn