logo

ugm-logo

Salam Jumpa Bapak/Ibu Pemerhati Manajemen Bencana Kesehatan. Edisi Minggu ini kami sajikan beberapa Artikel/ Jurnal/ Berita dan Agenda sebagai berikut.


Pengantar Website Bencana

Edisi : 10 Agustus 2022

Triase saat Bencana

Triase pasien korban bencana adalah tindakan awal yang wajib dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk mengelompokkan korban yang didasarkan pada prioritas pasien. Pengelompokan korban berdasar pada beratnya cedera, kemungkinan untuk hidup, dan keberhasilan tindakan berdasar sumber daya (SDM dan sarana) yang tersedia. Kendala yang sering dihadapi saat melakukan triase adalah pasien korban bencana dalam jumlah besar sementara ada keterbatasan tempat dan SDM yang melakukan triase. Prosedur triase ini harus menjadi perhatian utama yang wajib disiapkan rumah sakit khususnya dalam dokumen hospital disaster plan (HDP). Kajian berikut memberikan gambaran tentang triase pasien sakit kritis atau cedera selama insiden korban massal karena peristiwa seperti bencana, pandemi, atau insiden teroris. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang dibahas dalam artikel khususnya pertanyaan yang sering diajukan oleh para klinisi, termasuk "apa itu triase?," "kapan harus melakukan triase?," "apa saja jenis-jenis triase bencana?," "bagaimana melakukan triase?," "apa etika triase?," "bagaimana untuk mengatur triase?," dan "penelitian apa yang diperlukan pada triase?," . Pengambilan keputusan triase sangat penting untuk keberhasilan respons terhadap insiden korban massal. Penerapan triase berbeda di seluruh spektrum respons lonjakan dari konvensional hingga respons krisis. Triase bencana akan semakin kompleks dimana sebagian besar dokter memiliki pengalaman yang terbatas dan sering mengalami kesulitan dalam membuat pergeseran dari perspektif pasien ke populasi. Ditambah lagi jika kondisi rumah sakit collabs akibat bencana atau banyaknya pasien yang tidak terkendali. 

SELENGKAPNYA

Future Scenarios for The COVID-19 Pandemic

Meskipun masyarakat sudah mendapatkan vaksin COVID-19, hal ini tidak menjamin penularan kasus COVID-19 sudah berakhir. Informasi dari situs covid19.go.id tercatat sebanyak 3502 suspek COVID-19 di Indonesia. Salah satu strategi yang diupayakan oleh pemerintah untuk menekan kasus ini dengan memaksimalkan capaian vaksin sampai ke daerah terpencil. Rencana ke depan akan dilaksanakan vaksin booster kedua. Sejalan dengan yang disampaikan artikel berikut, vaksin COVID-19 sedang diluncurkan di banyak negara, tetapi tidak berarti krisis hampir selesai. Skenario seperti apa yang kemungkinan dapat terjadi di masa yang akan datang? Apa yang muncul selanjutnya sebagian akan bergantung pada evolusi SARS-CoV-2, perilaku warga, kebijakan pemerintah, pengembangan dan perawatan vaksin dan juga dalam berbagai disiplin ilmu yang lebih luas. Dalam sains dan humaniora akan berfokus pada bagaimana mengakhiri pandemi ini dan mempelajari cara mengurangi dampak zoonosis di masa depan, dan sejauh mana komunitas internasional dapat berdiri bersama dalam upayanya untuk mengendalikan COVID-19. Keputusan lembaga dan pemerintah global, serta perilaku warga di setiap masyarakat, akan sangat mempengaruhi perjalanan ke depan. Ada banyak kemungkinan hasil. Pada satu ekstrem adalah skenario paling optimis, dimana vaksin COVID-19 generasi baru efektif terhadap semua varian SARS-CoV-2 (termasuk yang mungkin belum muncul) dan pengendalian virus dilakukan secara efektif di setiap negara dalam upaya terkoordinasi untuk mencapai kontrol global.

SELENGKAPNYA

Table Top Exercise (TTX) Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit  Online

TTX BANNERMelalui dokumen Hospital Disaster Plan (HDP), Rumah Sakit harus memahami bahwa dokumen HDP sebagai salah satu bentuk kesiapan rumah sakit untuk menghadapi bencana alam dan bencana non alam. Artinya dokumen yang disusun harus seoperasional mungkin sehingga saat bencana terjadi tidak mengganggu layanan rutin sehari – hari. Ketika RS menghadapi bencana tentunya banyak sektor dan lintas unit yang terlibat. Umumnya penyusunan dokumen HDP dikerjakan beberapa orang saja di rumah sakit sementara dokumen ini penting untuk diketahui seluruh staf RS. Setelah dokumen ini disosialisasikan kepada pihak internal maka dokumen disaster plan juga penting diuji keoperasionalannya, apakah dapat diimplementasikan, serta dipahami oleh semua petugas yang terlibat dalam struktur pengorganisasian. Salah satu cara yang dilakukan menguji keoperasionalan dokumen melalui Table Top Exercises (TTX). TTX dirancang untuk menguji kemampuan teoritis dan manajemen (berdasarkan dokumen) petugas rumah sakit untuk menanggapi situasi bencana yaitu bagaimana mereka memahami tugas dan fungsi mereka saat bencana. Kemudian meninjau dan mendiskusikan kembali tindakan apa saja yang perlu ditambahkan dalam dokumen.

KAK & REPORTASE  ||  MATERI


bendera ASEAN2

ASEAN Institute on Disaster Health Management (AIDHM) merupakan wadah jejaring negara-negara regio ASEAN dalam bidang manajemen bencana kesehatan. AIDHM berada di bawah koordinasi dari ASEAN Health Cluster 2 (AHC 2) yang mana di bawah komando dari Senior Officials Meeting on Health Development (SOMHD) dan ASEAN Health Ministers’ Meeting (AHMM). AIDHM bertugas memfasilitasi dan mendukung ASEAN Academic Network on Disaster Health Management, mengelola kegiatan akademik untuk memperkuat kapasitas manajemen bencana, memberikan konsultasi dan bantuan terkait kegiatan manajemen bencana, dan mengkoordinasi serta mendukung pendirian regional disaster health training centers

SELENGKAPNYA


Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 dan Rumah Resiliensi Indonesia (RR-I)

pembukaan

Dalam rangkaian Global Platform for Disaster Risk Reduction ke-7 di Bali pada 23-28 Mei 2022, sebagai bagian dari kegiatan untuk mengangkat pembelajaran dan praktik baik berbagai pihak di Indonesia ke tingkat dunia, Pemerintah Indonesia bersama berbagai lembaga/organisasi non-pemerintah menyelenggarakan Rumah Resiliensi Indonesia (RRI).

PKMK FK - KMK UGM bersama Caritas Germany Indonesia turut berkontribusi dalam market place, Panggung Resiliensi, talkshow, panel pameran, serta World Café yang bertempat di Art Bali - Bali Collection (AB-BC) - Nusa Dua Bali.

Informasi & Reportase Kegiatan


Pendampingan Online:
Penyusunan Rencana Penanganan Bencana di Rumah Sakit

header bimtek hdp bencana

Hospital disaster plan diamanatkan dalam UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit, yang salah satu bunyinya: Rumah sakit mempunyai kewajiban memiliki sistem pencegahan kecelakaan dan penanggulangan bencana. Namun, penyusunan hospital disaster plan (HDP) yang terkendala di rumah sakit akan menyebabkan sulitkan operasionalisasi manajemen penanganan bencana mulai dari pembagian tugas yang jelas, alur komunikasi dan rencana alternatif. Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK UGM menyelenggarakan Pelatihan dan Pendampingan HDP pada Mei hingga Juli 2022. Kegiatan ini intensif dilakukan secara online dengan biaya 5 juta Rupiah per instansi (5 orang/ instansi).

Selengkapnya   |   Materi & Arsip Kegiatan

 

dinkes disaster plan maros

Kegiatan ini merupakan lanjutan kegiatan Peningkatan Kapasitas Public Health Emergency Operation Center (PHEOC) di daerah yang diselenggarakan pada tahun lalu. Pada 2021 lalu telah dilaksanakan rangkaian kegiatan mulai dari pengkajian kapasitas daerah untuk melihat sejauh mana Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Kesehatan Kota Makassar dan Dinas Kesehatan Kabupaten Maros sudah menyiapkan kegiatan KKM sampai pengayaan terkait materi ICS dan PHEOC. Hasil reviewmenunjukkan bahwa kapasitas umum untuk KKM masih perlu dikembangkan dan diperlukan kapasitas khusus dalam menyusun rencana penanggulangan bencana daerah. Langkah selanjutnya adalah pelaksanaan pelatihan online dan offline mengenai Dinas Kesehatan Disaster Plan Dinkes Disaster Plan (DDP) dan bagaimana integrasinya dengan PHEOC. Harapannya agar peran PHEOC di daerah oleh dinas kesehatan semakin kuat dan pondasi struktur penanganan bencana di daerah terbangun. Dinas kesehatan akan difasilitasi untuk menyusun perencanaan DDP dan organisasi PHEOC daerah, mengevaluasi rangkaian kegiatan dan merencanakan penanggulangan bencana alam, non alam, krisis dan kedaruratan kesehatan masyarakat menggunakan pendekatan dinkes disaster plan di daerah.

SELENGKAPNYA


pekan diseminasi disaster


semeru ahs ugm

Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur terjadi pada Sabtu, 4 Desember 2021 pukul 15.00 WIB. Berdasarkan data sementara BPBD Provinsi Jawa Timur, awan panas guguran Gunung Semeru mengakibatkan 15 orang meninggal dunia, luka berat sebanyak 69 orang dan luka ringan 100 orang (06/12/2021). Total korban terdampak di Kabupaten Lumajang sebanyak 5.205 orang. Relawan kesehatan khususnya tenaga medis sudah banyak dikirim ke lokasi dan sementara cukup menangani korban bencana. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan AHS UGM turut berpartisipasi dalam penanganan bencana Gunung Semeru. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan AHS UGM berkoordinasi dengan Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes dan Pemerintah Daerah Jawa Timur untuk mendapatkan informasi awal terkait updape kondisi dan kebutuhan penanganan bencana Gunung Semeru. Dari hasil diskusi tersebut, pemerintah daerah membutuhkan relawan yang dapat membantu Dinas Kesehatan Kab. Lumajang dalam hal manajemen penanganan bencana. Manajemen penanganan bencana yang dimaksud adalah melakukan pemetaan respon tanggap darurat, manajemen relawan kesehatan dan sistem pelaporan penanganan. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan AHS UGM siap menugaskan per 6 Desember 2021 relawan manajemen bencana kesehatan ke Lumajang, Jawa Timur. Informasi terkait berita/artikel Bencana Gunung Semeru, Laporan Kegiatan Tim serta Live Report dapat dibaca berikut :

Berita/Artikel Gunung Semeru      

Laporan Kegiatan Harian 

Live Report

Infografis Data Layanan Pos Kesehatan


corona 19


Update Manajemen Bencana Kesehatan

kalsel sumsel1

Pembaca website sekalian, melalui laman ini kami mencoba membagikan informasi mengenai penanganan bencana yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia saat ini. Laman ini harapannya dapat menjadi dokumentasi kegiatan tim ataupun berbagai data informasi resmi yang sangat berguna sebagai media pembelajaran kebencanaan kita bersama.

Gempa Sulbar    Banjir Kalsel


LIVE REPORT

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiaicon covid
mutupel Sistem Kesehatan Nasional aids2
Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

Website Terkait

altwhodepkesaltaltaltidrccawbibkkbn