logo

ugm-logo

lebaran 1442 bencana

  • semnas skn
  • phoec

Salam Jumpa Bapak/Ibu Pemerhati Manajemen Bencana Kesehatan. Edisi Minggu Ke-1 Bulan Mei 2021, kami sajikan beberapa Artikel/ Jurnal/ Berita dan Agenda sebagai berikut. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Bagi Bapak/ibu yang Menjalankannya !!


pgf15


Pengantar Website Bencana

Edisi : 5 Mei 2021

Kajian Tentang Pemahaman Dinamika Keramaian dalam Konteks Keamanan Pertemuan Keagamaan Massal

Sangat penting untuk memahami prinsip dan penerapan dinamika keramaian dalam pertemuan massal, khususnya yang berkaitan dengan analisis risiko keramaian dan keselamatan keramaian. Tren sejarah dari India dan negara - negara lain menunjukkan bahwa cap dalam pertemuan massal, terutama dalam acara keagamaan sering terjadi, menyoroti pentingnya mempelajari perilaku kerumunan secara lebih ilmiah. Hal ini diperlukan untuk mendukung prinsip pengelolaan massa yang tepat dan tepat waktu, dalam perencanaan tindakan pengendalian massa dan penyediaan sistem peringatan dini pada pertemuan massal. Perilaku umum pejalan kaki dalam keramaian seperti pembentukan kelompok, pengorganisasian diri, pengaruh pemimpin pengikut, pembentukan antrian dan kondisi kemacetan memiliki pengaruh yang besar terhadap dinamika keramaian. Penting untuk tidak membiarkan satu aspek terlewatkan sehubungan dengan pertemuan massal karena dapat menyebabkan cap besar. Kumbh Mela, salah satu pertemuan keagamaan massal terbesar di dunia, menampilkan skenario kerumunan yang berbeda yang sering diamati di area acara yang sama dan dengan demikian memberikan kesempatan unik untuk mempelajari perilaku kerumunan secara holistik. Memahami perilaku pejalan kaki ini dan memiliki pemahaman yang jelas tentang perilaku normal dapat memberikan peluang untuk mengubah dinamika kerumunan dan mengatasi dampak buruk yang dihasilkan pada pertemuan keagamaan massal yang lebih aman di masa mendatang. Makalah ini memberikan tinjauan lengkap tentang pemahaman saat ini tentang dinamika kerumunan dan mengeksplorasi teknik pemodelan yang tersedia untuk meningkatkan keamanan kerumunan. Kajian pustaka ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang dinamika keramaian, dan menyoroti kesenjangan penelitian dalam konteks keamanan keramaian dalam pertemuan keagamaan massal seperti Kumbh Mela.  Artikel ini dipublikasikan pada 2017 di International Journal of Disaster Risk Reduction

Selengkapnya

Pengenalan Tools Public Health Emergency Operations Centre (PHEOC) untuk Peningkattan Kesiapsiagaan Emergensi

pheocPHEOC dipandang sebagai komponen kesiapsiagaan darurat dan digunakan untuk koordinasi multi lembaga merespon bahaya termasuk bencana alam,dan non-alam seperti tumpahan bahan kimia, insiden radionuklir, darurat kemanusiaan dan wabah penyakit. Dalam perannya memantau kejadian dengan menggunakan berbagai data, meningkatkan komunikasi antar personal kesehatan dan manajemen darurat. Operasional PHEOC dalam keadaan darurat mengacu pada struktur organisasi berbasis Incident Command System (ICS). PHEOC akan terus beroperasi melalui pengawasan kegiatan rutin dalam melayani kebutuhan kesehatan masyarakat selama periode wabah dan nonwabah. Dengan demikian, dapat dipastikan model keberlanjutan PHEOC dapat dilakukan melalui analisis rutin dan pengawasan data (sistem surveilans). Hal tersebut tentu harus didukung dengan fasilitas yang memadai (logistik operasional).

Selengkapnya


corona 19


Update Manajemen Bencana Kesehatan

kalsel sumsel1

Pembaca website sekalian, melalui laman ini kami mencoba membagikan informasi mengenai penanganan bencana yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia saat ini. Laman ini harapannya dapat menjadi dokumentasi kegiatan tim ataupun berbagai data informasi resmi yang sangat berguna sebagai media pembelajaran kebencanaan kita bersama.

Gempa Sulbar    Banjir Kalsel


LIVE REPORT

PENGELOLAAN BENCANA ALAM DI KALA PANDEMI

koodinasi sulbar

Setelah memberangkatkan tim pertama pada 25 Januari – 2 Februari 2021 lalu dan tim kedua pada 1 hingga 9 Februari 2021, Pokja Bencana FK - KMK UGM bekerja sama dengan Caritas Germany kembali mengirimkan tim yang ketiga. Tim ketiga merupakan tim penutup dan sama seperti tim sebelumnya merupakan gabungan Tim Medis dan Manajemen Pokja Bencana FK - KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar. Tim ini bekerja pada masa transisi bencana gempa bumi Sulbar. Beberapa hal menarik dari penugasan tim ketiga adalah perawat luka melakukan pelayanan didampingi oleh perawat organik puskesmas; layanan fisioterapi, koordinasi rutin tim kesling dengan Kepala Seksi Kesling Dinkes Kab. Mamuju untuk penanganan sampah di Botteng Utara dan time management bersama dengan Kepala Puskesmas Mamuju memperbaiki manajemen layanan di luar gedung puskesmas. Bagaimana tim melakukan upaya layanan tersebut, apa pembelajaran dan best practice tim selama bertugas, jangan lewatkan, silakan mengikuti kegiatan tersebut dengan mendaftar melalui KLIK DISINI

--------
Arsip Live Report >>

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiaicon covid
mutupel Sistem Kesehatan Nasional aids2
Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

Website Terkait

altwhodepkesaltaltaltidrccawbibkkbn