logo

ugm-logo

banner web


Salam Jumpa Bapak/Ibu Pemerhati Manajemen Bencana Kesehatan. Edisi Minggu Ke-4 Bulan September 2021, kami sajikan beberapa Artikel/ Jurnal/ Berita dan Agenda sebagai berikut.


Pengantar Website Bencana

Edisi : 28 September 2021

Risiko Kesehatan Akibat Cuaca Panas dan Panas Ekstrem

Kondisi lingkungan yang panas dan stres panas terkait dapat meningkatkan mortalitas dan morbiditas, serta meningkatkan hasil kehamilan yang merugikan dan berdampak negatif pada kesehatan mental. Tekanan panas yang tinggi juga dapat mengurangi kapasitas kerja fisik dan kinerja motorik-kognitif, dengan konsekuensi pada produktivitas, dan meningkatkan risiko masalah kesehatan kerja. Hampir setengah dari populasi global dan lebih dari 1 miliar pekerja terkena episode panas tinggi dan sekitar sepertiga dari semua pekerja yang terpapar memiliki efek kesehatan yang negatif. Namun, kematian berlebih dan banyak risiko kesehatan terkait panas dapat dicegah, dengan rencana tindakan panas yang tepat yang melibatkan strategi perilaku dan solusi biofisik. Peristiwa panas ekstrem menjadi fitur permanen musim panas di seluruh dunia, menyebabkan banyak kematian berlebih. Morbiditas dan mortalitas terkait panas diproyeksikan meningkat lebih lanjut seiring dengan kemajuan perubahan iklim, dengan risiko yang lebih besar terkait dengan derajat pemanasan global yang lebih tinggi. Khususnya di daerah tropis, peningkatan pemanasan mungkin berarti bahwa batas fisiologis yang terkait dengan toleransi panas (bertahan hidup) akan tercapai secara teratur dan lebih sering dalam beberapa dekade mendatang. Perubahan iklim berinteraksi dengan tren lain, seperti pertumbuhan populasi dan penuaan, urbanisasi, dan pembangunan sosial ekonomi, yang dapat memperburuk atau memperbaiki bahaya terkait panas. Suhu perkotaan lebih ditingkatkan oleh panas antropogenik dari transportasi kendaraan dan limbah panas dari bangunan. Meskipun ada beberapa bukti adaptasi terhadap peningkatan suhu di negara-negara berpenghasilan tinggi, proyeksi masa depan yang lebih panas menunjukkan bahwa tanpa investasi dalam penelitian dan tindakan manajemen risiko, morbiditas dan mortalitas terkait panas cenderung meningkat. Artikel ini dipublikasikan pada 2021 di jurnal The Lancet.

Selengkapnya

 

Pre Forum Nasional Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia Ke - 11
Kebijakan Ketahanan Logistik Medis Paska Gelombang Kedua COVID-19

Pandemi COVID-19 sudah memasuki fase pertengahan, mayoritas negara termasuk Indonesia sudah mengalami puncak gelombang kedua yang jauh lebih tinggi dibandingkan puncak sebelumnya, staetegi pemerintah baik pusat maupun daerah dalam mengatasi pandemi ini menunjukkan kelemahan sistem kesehatan yang sudah terbangun. Walaupun sudah banyak juga upaya dan sumber daya yang dikerahkan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah untuk menjaga ketahanan kesehatan karena pandemi ini. Berbagai kebijakan terkait protokol kesehatan sudah diterbitkan dan disosialisasikan kepada masyarakat. Ketahanan kesehatan ini akan terwujud jika setiap komunitas peduli dan konsisten menerapkan kebijakan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran pandemi COVID-19.

Selengkapnya

Pengambilan Keputusan Darurat untuk Bencana Alam

Dengan meningkatnya tren pemanasan global, seringnya terjadi bencana alam telah membawa tantangan serius bagi pembangunan berkelanjutan masyarakat. Oleh karena itu, pengambilan keputusan darurat (Emergency Decision Making/ EDM) untuk bencana alam memainkan peran yang semakin signifikan dalam meningkatkan kemampuan tanggap bencana. Dalam artikel ini, pertama - tama peneliti menguraikan konsep dan karakteristik EDM untuk bencana alam dan menjelaskan secara singkat isi keputusan darurat dalam berbagai tahap bencana alam. Kemudian, diberikan gambaran tentang teori EDM dan metode bencana alam dari perspektif metodologis. Setelah itu, peneliti memberikan gambaran rinci tentang pembangunan sistem pendukung keputusan darurat. Akhirnya, penulis merangkum kesimpulan utama dari makalah ini dan menunjukkan prospek penelitian masa depan. Artikel ini dipublikasikan pada 2018 di International Journal Disaster Risk Reduction

Selengkapnya

Partisipasi Masyarakat dalam Penanggulangan Bencana Banjir Berorientasi Kesiapsiagaan

Tujuan dari penulisan ini untuk mengkaji partisipasi masyarakat dalam penanggulangan banjir kesiapan. Metode yang digunakan berupa meta-analisis dari studi literatur berbagai artikel jurnal pada 2011-2019 dengan topik mitigasi bencana banjir di Indonesia meliputi Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, diambil dari jurnal internasional Disaster Risk Reduction, Jurnal Kebencanaan Sumatera, jurnal geografi dan pendidikan geografi Jamba: Jurnal studi risiko bencana, ilmu alam, dan dari seminar internasional. Kurangnya artikel di Indonesia yang membahas tentang partisipasi masyarakat dalam bencana banjir dalam bahasa Inggris seperti artikel dari negara lain, menyebabkan penelitian ini belum pernah dilakukan. Hasil review - nya menunjukkan bahwa dari 9 pasal yang digunakan, ternyata partisipasi masyarakat dalam menangani banjir di beberapa daerah di Indonesia termasuk dalam kategori aktif. Bentuk partisipasi meliputi partisipasi dalam bentuk uang, iuran tenaga kerja, pendidikan antar masyarakat, pengawasan pembangunan infrastruktur dan penambahan ruang terbuka hijau. Artikel ini dipublikasikan pada 2020 oleh LPPM Unila. Selengkapnya

Penelitian Awal Tentang Konsep Kota Spons untuk Pengurangan Banjir Perkotaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan persamaan pada masing - masing proyek percontohan untuk memahami bentuk desain utama dan konsep proyek sponge city concept (SCC) di China. Ini juga bertujuan untuk memeriksa sepuluh proyek percontohan di Shanghai untuk memperkirakan karakteristik utama mereka dan proses yang diperlukan untuk mengimplementasikan proyek SCC secara efektif. Enam jenis utama proyek SCC di antara 30 kota percontohan diklasifikasikan dalam penelitian ini untuk menemukan perbedaan dan persamaan di antara kota - kota percontohan. Empat metode desain spons diklasifikasikan ke dalam sepuluh proyek percontohan. Setelah membandingkan setiap ukuran proyek dengan menggunakan ukuran geografis yang sama, tiga tipe geometris dikategorikan ke dalam wilayah kota lama dan kota baru. Karakteristik proyek SCC dapat diidentifikasi dengan menggabungkan empat metode dan tiga tipe geometris dan program SCC dengan membandingkan perubahan penggunaan lahan dan lingkungan sekitar di sepuluh proyek percontohan.  Artikel ini dipublikasikan pada 2020 di jurnal Emerald Insight, selengkapnya Selengkapnya

Media Sosial dan Kesiapsiagaan Darurat Saat Pandemi

Virus corona baru adalah penyebab pandemi global baru yang mengancam jutaan nyawa.  Saat ini, banyak metode berbagi informasi telah dimasukkan oleh platform media sosial raksasa yang memiliki kecepatan, jangkauan, dan penetrasi yang luar biasa. Lebih dari 2,9 miliar orang menggunakan media sosial secara teratur, dan banyak untuk jangka waktu yang lama. Pemahaman saat ini tentang bagaimana platform ini dapat dimanfaatkan untuk secara optimal mendukung tanggap darurat, ketahanan, dan kesiapsiagaan tidak dipahami dengan baik. Dalam artikel ini, penulis menguraikan kerangka kerja untuk mengintegrasikan media sosial sebagai alat penting dalam mengelola pandemi yang berkembang saat ini serta mengubah aspek kesiapsiagaan dan respons untuk masa depan.  Artikel ini dipublikasikan pada 2020 di JAMA Network

Selengkapnya

Keterlibatan Warga dari Bawah ke Atas untuk Keadaan Darurat Kesehatan dan Manajemen Risiko Bencana

Pandemi COVID-19 telah menunjukkan bagaimana sindemi dan krisis yang berkepanjangan meningkatkan kerentanan masyarakat yang menghadapi risiko berjenjang dan peristiwa sekunder kompleks yang memperburuk risiko kesehatan dan beban mendasar penyakit menular dan tidak menular. Pandemi dimulai dan berakhir di masyarakat, dimana warga sering kali menjadi yang pertama mengamati perubahan lingkungan dan kesehatan hewan, dan yang pertama terpapar patogen baru atau yang muncul kembali. Pemangku kepentingan lokal memiliki peran penting dalam pencegahan dan pengendalian penularan penyakit, dan sering mengembangkan sistem perawatan kesehatan dan sosial yang sesuai berdasarkan pengetahuan lokal. Namun, pendekatan saat ini untuk manajemen risiko bencana seringkali tidak cukup mengenali dan melibatkan keahlian masyarakat. Artikel ini dipublikasikan pada 2021 di jurnal The Lancet

Selengkapnya

Kesiapan Dunia Pasca-COVID-19: Kasus Respons Bencana Pandemi dan Upaya Pemulihan Bersamaan di Kesehatan Masyarakat

Pemerintah di seluruh dunia fokus pada mitigasi dampak pandemi COVID-19 untuk menyelamatkan nyawa. Kurang perhatian diberikan pada perencanaan untuk pemulihan dan membangun "new normal“ (normal baru) di dunia pasca COVID-19 yaitu sebuah proses yang terdiri dari domain pemulihan dari siklus hidup bencana. Di tengah krisis kesehatan masyarakat yang berkembang ini, mungkin tampak terlalu dini atau bahkan berlawanan dengan intuisi untuk mulai secara aktif merencanakan pemulihan pasca pandemi dalam layanan dan sistem kesehatan masyarakat, namun sekaranglah waktunya. Siklus hidup bencana adalah proses melingkar yang dimulai dengan mitigasi, mengarah ke kesiapsiagaan, respons, dan pemulihan, dan berputar kembali ke mitigasi. Di Amerika Serikat, Kerangka Pemulihan Bencana Nasional (National Disaster Recovery Framework/ NDRF) dari Badan Manajemen Darurat Federal (the Federal Emergency Management Agency/ FEMA) dengan tepat mencirikan waktu untuk memulai upaya perencanaan fase pemulihan yang bersamaan dengan permulaan kegiatan fase respons akut. Khususnya, “proses pemulihan paling baik digambarkan sebagai rangkaian kegiatan yang saling bergantung dan sering kali bersamaan yang secara progresif memajukan komunitas menuju pemulihan yang berhasil.” Artikel ini dipublikasikan pada 2020 di Journal of Public Health Management and Practice.

Selengkapnya

Tantangan dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bahaya Tsunami di Pulau - Pulau Kecil yang Rawan Tsunami di Sumatera

 Enam belas tahun sejak tsunami Samudra Hindia 2004, yang menyebabkan kerusakan besar di sekitar Laut Andaman, masyarakat telah berpartisipasi dalam upaya mengurangi risiko tsunami di Indonesia. Namun, pertanyaan yang paling penting adalah apakah upaya tersebut cukup dalam menghadapi risiko tsunami. Diantara tantangan yang paling mencolok disini adalah menjembatani kesenjangan dalam pengurangan risiko tsunami antara daratan Sumatera dengan masyarakat di beberapa pulau kecil. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terkini kota - kota terpilih di pulau - pulau kecil yang rawan tsunami dan mengidentifikasi hambatan - hambatan dalam kesiapsiagaan bahaya tsunami. Ini berfokus pada membandingkan upaya dalam hal fasilitas yang tersedia untuk rencana evakuasi tsunami dan perkiraan waktu kedatangan tsunami (estimated time of arrival/ ETA), yang dihitung berdasarkan model propagasi tsunami deterministik. Dalam kaitan ini, lima lokasi yang diamati tergolong dalam kondisi siaga tsunami kritis, yaitu Pulau Balai, Lahewa Pulau Nias, Sabeugunggung Pulau Pagai Utara, Surat Aban Pulau Pagai Selatan, dan Pulau Enggano. Sebagian besar dari mereka memiliki ruang terbatas untuk evakuasi tsunami dan ETA tsunami pendek, yang merupakan kondisi ekstrem yang membutuhkan tindakan mitigasi tsunami segera. Salah satu pendekatan yang mungkin adalah membangun bangunan evakuasi tsunami vertikal atau memodifikasi bangunan yang ada yang dapat digunakan untuk evakuasi tsunami di pulau - pulau. Artikel ini juga menyoroti aspek sosial terkait kesiapsiagaan tsunami. Riset ini dipublikasikan pada 2020 di International Journal of Risk Reduction

Selengkapnya


Diseminasi Hasil Penelitian
Laporan Penelitian ‘Investing in Inclusive WASH’
dan Panduan Praktis Penelitian Partisipatoris bersama Penyandang Disabilitas

asb usaid

ASB bersama Kelompok Kerja Organisasi Penyandang Disabilitas (Pokja OPDis) Sulawesi Tengah dan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Universitas Gadjah Mada (PKMK UGM) telah melakukan penelitian ‘Investing in Inclusive Water, Sanitation and Hygiene (WASH)’ (iiiWASH). Penelitian ini didukung oleh Elrha’s Humanitarian Innovation Fund (HIF) dan UK’s Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO), berfokus untuk memahami tantangan maupun peluang dalam pemenuhan layanan air, sanitasi dan kebersihan (WASH) inklusif. Penelitian ini bersifat partisipatoris yang mana OPDis terlibat langsung di dalam penelitian sebagai mitra peneliti (co-researchers).

Selengkapnya

 


corona 19


Update Manajemen Bencana Kesehatan

kalsel sumsel1

Pembaca website sekalian, melalui laman ini kami mencoba membagikan informasi mengenai penanganan bencana yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia saat ini. Laman ini harapannya dapat menjadi dokumentasi kegiatan tim ataupun berbagai data informasi resmi yang sangat berguna sebagai media pembelajaran kebencanaan kita bersama.

Gempa Sulbar    Banjir Kalsel


LIVE REPORT

PENGELOLAAN BENCANA ALAM DI KALA PANDEMI

koodinasi sulbar

Setelah memberangkatkan tim pertama pada 25 Januari – 2 Februari 2021 lalu dan tim kedua pada 1 hingga 9 Februari 2021, Pokja Bencana FK - KMK UGM bekerja sama dengan Caritas Germany kembali mengirimkan tim yang ketiga. Tim ketiga merupakan tim penutup dan sama seperti tim sebelumnya merupakan gabungan Tim Medis dan Manajemen Pokja Bencana FK - KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar. Tim ini bekerja pada masa transisi bencana gempa bumi Sulbar. Beberapa hal menarik dari penugasan tim ketiga adalah perawat luka melakukan pelayanan didampingi oleh perawat organik puskesmas; layanan fisioterapi, koordinasi rutin tim kesling dengan Kepala Seksi Kesling Dinkes Kab. Mamuju untuk penanganan sampah di Botteng Utara dan time management bersama dengan Kepala Puskesmas Mamuju memperbaiki manajemen layanan di luar gedung puskesmas. Bagaimana tim melakukan upaya layanan tersebut, apa pembelajaran dan best practice tim selama bertugas, jangan lewatkan, silakan mengikuti kegiatan tersebut dengan mendaftar melalui KLIK DISINI

--------
Arsip Live Report >>

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiaicon covid
mutupel Sistem Kesehatan Nasional aids2
Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

Website Terkait

altwhodepkesaltaltaltidrccawbibkkbn