logo2

ugm-logo

Rumah Resilensi Indonesia

Senin -23 Mei

Reportase h-1

Pembelajaran Upaya Kesiapsiagaan Masyarakat dan Perangkat Desa dalam Penanganan Bencana

sesi1 cg

Dok. PKMK FK - KMK UGM “Upaya Kesiapsiagaan Masyarakat dan Perangkat Desa dalam Penanganan Bencana di NTT dan NTB

Dalam rangkaian Global Platform for Disaster Risk Reduction ke-7 di Bali pada 23-28 Mei 2022, sebagai bagian dari kegiatan untuk mengangkat pembelajaran dan praktik baik berbagai pihak di Indonesia ke tingkat dunia, Pemerintah Indonesia bersama berbagai lembaga/organisasi non-pemerintah menyelenggarakan Rumah Resiliensi Indonesia (RRI). PKMK FK - KMK UGM bersama Caritas Germany Indonesia turut berkontribusi dalam market place, panggung resiliensi, talkshow,  panel pameran, serta World Café yang bertempat di Art Bali - Bali Collection (AB-BC) - Nusa Dua Bali. Salah satu kegiatannya dalam mengkoordinasikan penampilan dari Caritas Germany dalam acara talkshow pada siang, Senin 23 Mei 2022 jam 13.00 WITA yang dimoderatori oleh Lioni Beatrik Tobing. Kegiatan ini berhasil menggali pembelajaran dari upaya pelokalan manajemen bencana melalui peran relawan Tim Siaga Bencana Desa atau TSBD, dibawakan oleh perwakilan KONSEPSI NTB, Hairul Anwar, yang selama ini telah berkontribusi dalam upaya penanggulangan bencana khususnya di wilayah NTB terutama dalam pembinaan masyarakat melalui kegiatan Desa Tangguh Bencana (Destana).  Destana merupakan Program Unggulan Pemerintah Provinsi NTB dalam rangka pengurangan risiko bencana yang sulit dilaksanakan secara optimal tanpa ada dukungan dan kerjasama dari semua pihak. kegiatan relawan TSBD ini sungguh besar maknanya untuk menjadikan Destana sebagai gerakan yang mengarah kepada kemandirian dan kesiapsiagaan masyarakat dalam penanggulangan bencana.

Dalam situasi bencana, fasilitas dan layanan kesehatan menjadi kunci utama untuk mengurangi dampak kesehatan akibat bencana dan pandemi. Pengalaman Indonesia dalam menghadapi bencana alam, bencana non alam maupun bencana alam selama pandemi, memberikan banyak pelajaran untuk menguatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam penanganan bencana. Selama pandemi, disebutkan bahwa masyarakat turut andil dalam pencegahan penularan kasus COVID-19, peran perangkat desa dalam upaya kedisiplinan untuk mengikuti prokes juga diperlukan. Sementara dari Yayasan Mitra Tani Mandiri (YMTM yang diwakili oleh Petrus Tanmenu Naibobe,  membahas peran dari forum pengurangan risiko bencana dalam sinkronisasi rencana pengurangan risiko bencana dalam RPJMDES dan RKPDES. YMTM bekerja sama dengan Caritas Germany menyelenggarakan pelatihan Desa Tangguh Bencana dan Tanggap Darurat bagi fasilitator di kabupaten Timor Tengah Utara – NTT, pelokalan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tim Destana terhadap penanggulangan dan pengurangan risiko bencana, meningkatkan kemampuan untuk melakukan kajian bencana partisipatif dan pengembangan sistem peringatan dini serta mampu menyusun rencana kontigensi dalam upaya penanggulangan dan pengurangan risiko bencana. Sehingga dihasilkan fasilitator yang siap memfasilitasi masyarakat untuk menyiapkan diri dalam menghadapi bencana dan mencegah atau mengurangi terjadinya bencana. Selain itu, juga untuk membangun kerjasama multi pihak mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Tujuannya ialah menyuarakan kepentingan masyarakat terkait isu bencana kepada para pengambil kebijakan. Harapannya agar kebijakan yang dibuat dapat mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dalam upaya penanggulangan dan pengurangan risiko bencana.

Agenda kegiatan GPDRR yang lain dan beberapa kelas yang dapat diikuti secara online melalui https://globalplatform.undrr.org/programme/agenda-during
Untuk melihat seluruh organisasi yang terlibat dan bahasan pembicara silakan kunjungi   https://rumahresiliensiind.wixsite.com/my-site-2

Reporter : Gde Yulian Yogadhita
Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK - KMK UGM

Selasa - 24 Mei

Reportase Hari Kedua

Panggung Resiliensi Indonesia Difasilitasi oleh MC PKMK FKKMK UGM Sebagai Bagian dari kemitraan dengan Caritas Germany

Selasa, 24 Mei 2022

caritas germany booth

Dok. PKMK FK - KMK UGM “Stand Pameran Mitra Caritas Germany di Rumah Resiliensi Indonesia”

Masih dalam rangkaian Global Platform for Disaster Risk Reduction ke-7 di Bali pada 23-28 Mei 2022, Pemerintah Indonesia bersama berbagai lembaga/organisasi non-pemerintah menyelenggarakan Rumah Resiliensi Indonesia (RRI). PKMK FK - KMK UGM bersama Caritas Germany Indonesia turut berkontribusi salah satunya dalam panggung resiliensi. Hari kedua, PKMK dan mitra berkontribusi menjadi MC (dr Satrio Pamungkas mewakili PKMK dan Caritas Germany) dalam acara panggung resiliensi, pada Selasa 24 Mei 2022 sesi pagi, memfasilitasi beberapa institusi berikut dalam menyampaikan kontribusinya terhadap resiliensi bencana. Narasumber pertama dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dengan topik Addresing Ecological Disaster into Disaster Policy in Indonesia dengan narasumber Satrio Manggala. Kemudian dilanjutkan oleh Habitat for Humanity Indonesia dengan topik Youth Empowerment In Promoting Disaster Risk Reduction and Climate Change Awareness Through Enhancing Knowledge, Skill And Resource Mobilization dengan narasumber Andreas Hapsoro. Dilanjutkan dengan progam Kemitraaan Australia

Indonesia SIAP SIAGA yang mengadakan talkshow bertema Gunung Berapi Knowledge Sharing dengan moderator Kanjeng Pangeran Notonegoro sebagai Strategic Adviser SIAP SIAGA dan menghadirkan perwakilan BNPB, Kepala Program SIAP SIAGA Sofyan Safrizal. Event selanjutnya adalah paparan dari Yayasan Relief Islami Indonesia dengan judul Sharing Experiences in Deepening Sub-national  Resilience Efforts integrating the Role of Faiths Leaders and Religious Places in Disaster Risk Reduction in Central Sulawesi dengan pembicara Teuku Candra Kirana sebagai Programme Advisor Islamic Relief Indonesia, Asroel Repadjori sebagai Kepala BPBD Sigi, dan Mutmainah Korona sebagai anggota Forum PRB Kota Palu. Kemudian dilanjutkan Pusdiklat BNPB yang berkolaborasi dengan BMKG dengan topik Indonesia Tsunami Ready Recognition dengan narasumber Resty Herdiani Rahayu, SST, M.DM danMuhamad Harvan, ST, dan topik BMKG Resilient Airport dengan naras umber Mila Apriani, S.Tr, M.Si dan Gloria Simangunsong, S.Si. Even kemudian dilanjutkan oleh Catholic Relief Services yang mengambil topik DRR Financing: SILC A self-financing mechanism for resilience dengan narasumber Yohanes Edu Mungga and Helmi Hamid dan sesi pagi ditutup dengan pemaparan oleh Atma Connect mengenai COVID-19 response oleh Alfan Kasdar. Detail mengenai topik dan abstrak dari topik yang dibawakan dapat dilihat secara lebih detail di calendar of events yang dapat diunduh di tautan berikut: https://rumahresiliensiind.wixsite.com/my-site-2/blank-1 .

Dokumentasi kegiatan Arsip Video

Agenda kegiatan GPDRR yang lain dan beberapa kelas yang dapat diikuti secara online melalui https://globalplatform.undrr.org/programme/agenda-during

Untuk melihat seluruh organisasi yang terlibat dan bahasan pembicara silakan kunjungi   https://rumahresiliensiind.wixsite.com/my-site-2

Reporter : Gde Yulian Yogadhita
Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK - KMK UGM

Rabu - 25 Mei

Kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Stand Pameran Mitra Caritas Germany di Hari Ketiga Rumah Resiliensi Indonesia

Stand Pameran Mitra Caritas Germany di RRI

RI1 ke caritas booth

Dok. PKMK FK - KMK UGM “Presiden Joko Widodo Berkunjung ke Stand Pameran Mitra Caritas Germany di Rumah Resiliensi Indonesia”

Global Platform for Disaster Risk Reduction ke-7 secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo pada 25 Mei 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), dalam pembukaannya Jokowi berpesan bahwa sebagai negara yang rawan bencana, Indonesia mempunyai akumulasi pengetahuan dan pengalaman yang bisa menjadi pelajaran penting bagi dunia. Namun, Indonesia juga sangat ingin belajar dari pengalaman internasional. Sejalan dengan niat berbagi pengalaman oleh Indonesia, Jokowi mengunjungi stand pameran Rumah Resiliensi Indonesia yang bertempat di Gedung eksebisi Art Bali – Bali Collection (ABBC) dan berkesempatan untuk mengunjungi stand pameran mitra Caritas Germany yang berisikan kolaborasi dari tujuh lembaga termasuk PKMK FK - KMK UGM yang didanai oleh Caritas. Dalam kunjungannya, Jokowi membubuhkan tanda tangan di daftar hadir sebagai dukungan atas aktivitas berbagi best practice pelokalan usaha pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan bencana.

tim together

Dok. PKMK FK - KMK UGM “tim TOGETHER melakukan wawancara panel pameran di studio mini Rumah Resiliensi Indonesia”

Pada sesi siang hari, tim TOGETHER yang diwakili oleh Direktur Yayasan Panorama Alam Lestari (YPAL) Yopi Hari dan Direktur Yayasan Pelangi Maluku, Rosano Pentury,S.Pd.,M.Si berkesempatan untuk melakukan wawancara dengan tim media BNPB dan Pujiono Center dengan host Vincentia Angelique dan Sri Hari Murti Faldy Trihatmo, wawancara ini mengambil topik “Dukungan Program TOGETHER dalam Upaya Memperkuat Jaringan Organisasi Lokal untuk Kesiapsiagaan Kebencanaan di Indonesia” yang dilakukan bersama. Kegiatan berlangsung di studio mini Rumah Resiliensi Indonesia dan dokumentasinya dapat diputar kembali di sini

Dokumentasi kegiatan https://www.youtube.com/watch?v=ibqYXwgKiWI&ab_channel=BNPBIndonesia

Reporter : Gde Yulian Yogadhita

Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK - KMK UGM

Kamis - 26 Mei

Kegiatan PKMK FK-KMK UGM dan Mitra Caritas Germany di Hari Kempat Penyelenggaraan Rumah Resiliensi Indonesia

Panggung Resiliensi Rumah Resiliensi Indonesia
Rabu, 26 Mei 2022

sesi mas gde rri

Dok. PKMK FK - KMK UGM 

Di hari keempat pelaksanaan Rumah Resiliensi Indonesia yang menjadi acara pelengkap Global Platform for Disaster Risk Reduction ke-7 secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo pada 25 Mei 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) kemarin. PKMK FK-KMK UGM mendapat kesempatan untuk berbagi best practice pelokalan usaha pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan bencana di panggung resiliensi Bersama dengan KUN dan MDMC di agenda PR39 dengan topik “Response of Health Services in Remote Areas and Strengthening of Health Office Disaster Plan”. Salah satu pendiri KUN yang menjadi pembicara di kesmpatan ini, dr Chandra Sembiring, menyampaikan bagaimana tim disaster medical team (DMT) mereka melakukan pelayanan kesehatan di daerah yang sulit dijangkau, kemudian perwakilan MDMC, dr Ahmad Muttaqin Alim, SpAn, EMDM, membagi konsep rumah sakit aman bencana dan pengalaman RS Muhammadiyah Bantul dalam menangani Covid-19. Peneliti PKMK FK-KMK UGM, apt Gde Yulian Yogadhita, MEpid., menambahkan bahwa sebagai akademisi, PKMK UGM berinisiatif untuk “connecting the dot” bagaimana pelayanan di perifer tersambung dengan system rujukan rumah sakit dan masuk ke dalam sebuah grand design system pelayanan kesehatan yang paripurna saat bencana dalam sebuah rencana kontingensi kesehatan yang disusun oleh dinas kesehatan propinsi maupun kabupaten/kota. Inisiatif ini kemudian terlaksana salah satunya berkat pendanaan dari Caritas Germany.

sesi caritas siang 26 5

Dok. PKMK FK - KMK UGM “Tangkapan Layar Rumah Resiliensi Day-4 dari Youtube Channel BNPB Indonesia https://youtu.be/-V18f3a9Lxs?t=13098

Pada sesi selanjutnya, Direktur Caritas Germany Indonesia, Cipto Priyo Leksono menjadi moderator dalam Talkshow K dengan topik “The role of faith-based organization in empowering local humanitarian actors for an effective response and coordination in COVID-19 response, resilience building, and Build Back Better”. Pembicara dalam acara ini adalah Pangarso Suryotomo, Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Romo Fredy Rante Taruk dari Caritas Indonesia, Surya Rahman Muhammad Direktur Eksekutif Humanitarian Forum Indonesia dan Helmi Hamid, Program Manager dari Catholic Relief Services (CRS). Dari diskusi disepakati bahwa organisasi lokal adalah pemberi bantuan pertama dalam keadaan bencana, dan lembaga-lembaga keagamaan seringkali menjadi tempat pertama yang memberikan perlindungan. Dengan kapasitas yang signifikan untuk memobilisasi sumber daya, didorong oleh solidaritas, kasih sayang, dan pemahaman yang mendalam tentang konteks lokal. Melalui inisiatif yang dipimpin oleh masyarakat, masyarakat yang terkena dampak bencana yang berkepanjangan menjadi lebih tangguh dan mendorong pemulihan mandiri. Dalam perspektif ini, partisipasi efektif dan inklusi masyarakat lokal dalam proses pengambilan keputusan, akuntabilitas kepada orang-orang yang terkena dampak dan pengakuan kemampuan lokal adalah kunci untuk pengurangan risiko bencana dan pembangunan ketahanan. BNPB siap untuk berperan sebagai wadah koordinasi actor-aktor kemanusiaan dan terutamanya akan lebih meningkatkan peran organisasi kemanusiaan berbasis keagamaan dalam kesiapsiagaan bencana dan pelokalan kapasitas pengurangan risiko bencana.

Dokumentasi Video kegiatan (https://www.youtube.com/watch?v=ibqYXwgKiWI&ab_channel=BNPBIndonesia )

Agenda kegiatan GPDRR yang lain dan beberapa kelas yang dapat diikuti secara online melalui https://globalplatform.undrr.org/programme/agenda-during dan tautan Zoom untuk kegiatan Panggung Resiliensi dan Talkshow pada link berikut https://us02web.zoom.us/meeting/register/tZcqcOugpjsrHNRW0MPlkQZkWu1VCp0gHpDw.

Untuk melihat seluruh organisasi yang terlibat dan bahasan pembicara silakan kunjungi   https://rumahresiliensiind.wixsite.com/my-site-2

Reporter : Gde Yulian Yogadhita

Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK - KMK UGM

Jumat - 27 Mei

Reportase

Kegiatan PKMK FK - KMK UGM dan Mitra Caritas Germany di Hari Ke-lima Penyelenggaraan Rumah Resiliensi Indonesia

Panggung Resiliensi Rumah Resiliensi Indonesia
Jumat 27 Mei 2022

rumah resilensi 27 1

Dok. PKMK FK - KMK UGM “Tangkapan Layar Rumah Resiliensi Day-4 dari Youtube Channel BNPB Indonesia https://youtu.be/-V18f3a9Lxs?t=5192 ”

Di hari kelima pelaksanaan Rumah Resiliensi Indonesia yang menjadi acara pelengkap Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 beberapa dari stand sudah ditutup seiring dengan penutupan GPDRR yang akan dilangsungkan di sore harinya. Di hari kelima ini Rumah Resiliensi diserbu oleh para pelajar dari SD 1 dan 2 Tanjung Benoa dan SMP dan SMA di sekitar Nusa Dua. Kesempatan ini digunakan untuk mengedukasi para adik - adik pelajar yang berkunjung ke stand mitra Caritas Germany yang kebetulan sedang dijaga oleh tim dari PKMK FK - KMK UGM bersama dengan YMTM dan Caritas Germany akan pengetahuan dasar tentang kebencanaan. Bagi mereka yang menjawab benar dan mengisi buku tamu, mendapatkan souvenir menarik yang sudah dipersiapkan.

Pada sesi siang hari, mitra Caritas Germany yaitu Yayasan Mitra Alam dan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) mengisi acara Talkshow K di Panggung Resiliensi yang mengangkat topik “Marginal Issues with Disabilities and PLWHA in Handling Natural and Non-Natural Disasters” Bersama YAKKUM dan KPPA. Berdasarkan pengalaman Yayasan Mitra Alam yang pada Talkshow -ini diwakili oleh Ligik Triyogo, SE sebagai Direktur Pelaksana. Dalam pendampingan kelompok pendukung Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) dan pelaksanaan tanggap darurat COVID-19 untuk 1.072 ODHA dan 40 Anak dengan HIV dan AIDS di 13 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah, ODHA merupakan salah satu kelompok masyarakat paling berisiko yang memerlukan perhatian khusus pada saat kondisi bencana. Untuk dapat memberikan dukungan intervensi sesuai dengan kebutuhannya, diperlukan keterlibatan komunitas ODHA sebagai relawan dalam tanggap bencana. Ini adalah langkah awal yang harus dilakukan untuk mengembangkan tim tanggap darurat atau program pengurangan risiko bencana untuk kelompok ODHA. Intervensi program harus dilakukan bersama - sama dengan penguatan organisasi masyarakat dan keterlibatan aktif peran masyarakat dalam program. Penting untuk mengarusutamakan isu ODHA dan kelompok paling berisiko lainnya dalam program PRB dan penyusunan rencana kontinjensi daerah. Intervensi tindak lanjut program mata pencaharian diperlukan bagi ODHA yang terkena dampak kehilangan mata pencaharian. Perlu penguatan organisasi ODHA rentan lainnya dalam penanggulangan bencana

rumah resilensi 27 2

Dok. PKMK FK - KMK UGM ““Tangkapan Layar Rumah Resiliensi Day-5 dari Youtube Channel BNPB Indonesia https://youtu.be/GFtq92AoLIE?t=12892 .

Pembicara selanjutnya, Sekretaris Unit Layanan Disabilitas BPBD Klaten, Warsito, menceritakan tentang proses pembentukan ULP BPBD di Klaten sejak 2017 lalu. Pembentukan ULD BPBD Klaten merujuk pada Perka BNPB No. 14/2014 tentang Penanganan, Perlindungan, dan Partisipasi Penyandang Disabilitas dalam Penanggulangan Bencana. Hal ini didasari bahwa dalam kebencanaan disabilitas juga berpotensi menjadi sukarelawan kebencanaan jika mendapat pelatihan. Membentuk sukarelawan difabel itulah yang menjadi salah satu kegiatan ULD BPBD Klaten selain menyosialisasikan kegiatan mitigasi bencana terutama untuk penyandang disabilitas. Ke depannya Warsito berharap untuk teman teman disabilitas dapat diberikan peluang pada bidang lain melalui dibentuknya ULD BPBD Klaten. Peningkatan kapasitas teman-teman disabilitas diperlukan untuk memandirikan mereka untuk memaksimalkan potensinya.

Agenda kegiatan GPDRR yang lain dan beberapa kelas yang dapat diikuti secara online melalui https://globalplatform.undrr.org/programme/agenda-during dan tautan Zoom untuk kegiatan Panggung Resiliensi dan Talkshow pada link berikut https://us02web.zoom.us/meeting/register/tZcqcOugpjsrHNRW0MPlkQZkWu1VCp0gHpDw.

Untuk melihat seluruh organisasi yang terlibat dan bahasan pembicara silakan kunjungi   https://rumahresiliensiind.wixsite.com/my-site-2

 

Reporter : Gde Yulian Yogadhita

Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK - KMK UGM

 

 

Sabtu - 28 Mei

Kegiatan PKMK FK - KMK UGM dan Mitra Caritas Germany di Hari Keenam

Panggung Resiliensi Rumah Resiliensi Indonesia
Sabtu 28 Mei 2022

rumah resilensi 28 1

Dok. PKMK FK - KMK UGM “Tangkapan Layar Rumah Resiliensi Day-6 dari Youtube Channel BNPB Indonesia https://youtu.be/-V18f3a9Lxs?t=5192 ”

Dalam sesi terakhir penyelenggaraan Rumah Resiliensi Indonesia (RRI) pada hari terakhir (keenam), apt Gde Yulian sebagai perwakilan PKMK FK-KMK UGM bertugas menjadi MC cadangan dari Ketua Platform Nasional Pengurangan Risiko Bencana Indonesia (Planas PRB), Ninil Jannah. Acara ini dimulai paparan BMKG dengan topik Sistem Peringatan Dini Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (SPARTAN) oleh Miming Saepudin, yang dilanjutkan dari U-INSPIRE Indonesia dengan topik Outsmarting Disaster: Decentralized knowledge for resilience village oleh Hilman Arioaji dan Wina Natali. Selanjutnya talkshow dari dari Wahana Visi Indonesia (Amertiaa Reesia, Indah Syakirana, Galvin Putra) yang dimoderatori oleh Ngurah Agung tentang Child and Youth Action on Disaster Risk Reduction and Climate Change through Digital Campaign, Citizen Voice and Action, and Waste Management. Dilanjutkan oleh Forum Pengurangan Risiko Bencana Jawa Timur yang mengangkat topik The Role of FPRB Jatim to develop Destana as DRR Program in East Java sebagai event selanjutnya yang disambung dengan presentasi oleh Gilang Aria Seta dari World Food Programme tentang PRISM INDONESIA: Combining remote sensing and vulnerability data for risk and impact. Acara panggung resiliensi di RRI ditutup oleh talkshow Program Kemitraaan Australia - Indonesia SIAP SIAGA dan Pemprov Bali dengan narasumber Diyah Perwitosaridan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin yang mengangkat topik "Local Leadership and Partnership in DRR".

rumah resilensi 28 2

Dok. PKMK FK - KMK UGM: Sestama BNPB, Lilik Kurniawan, ST, MSi yang merupakan anggota KAGAMA dari Teknik Geodesi UGM berfoto Bersama tim PKMK FK-KMK UGM yang menjadi salah satu mitra Caritas Germany di stand pameran Rumah Resiliensi Indonesia (RRI) pada penutupan RRI Sabtu, 28 Mei 2022.

Rangkaian acara GPDRR ditutup kemarin, Kamis 27 Mei 2022 oleh Kepala BNPB dan RRI pun menyusul ditutup hari ini oleh Sekertaris Utama BNPB, Lilik Kurniawan, ST., MSi. BNPB menyampaikan rasa bangga terhadap keberlangsungan RRI ini karena banyak Lembaga dari pemerintah, non pemerintah dan lembaga internasional berpartisipasi dalam event di Rumah Resiliensi ini, kolaborasi dari seluruh elemen membuat Indonesia tangguh menghadapi bencana. Pihaknya juga menambahkan RRI ini dibuka oleh Menko PMK dan dikunjungi Presiden Jokowi sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap karya nyata aktor kemanusiaan nasional dan lokal. Ke depannya, pada 2025 di Genewa akan ditanyakan kembali tentang bagaimana progress pencapaian Bali Agenda sebagai hasil rekomendasi GPDRR ke-7 dan semoga seluruh aktor kemanusiaan nasional selalu bersinergi dan aktif berkolaborasi dalam mengawal sejumlah agenda tersebut.

Dokumentasi kegiatan (https://www.youtube.com/watch?v=ibqYXwgKiWI&ab_channel=BNPBIndonesia )

Agenda kegiatan GPDRR yang lain dan beberapa kelas yang dapat diikuti secara online melalui https://globalplatform.undrr.org/programme/agenda-during dan tautan Zoom untuk kegiatan Panggung Resiliensi dan Talkshow pada link berikut https://us02web.zoom.us/meeting/register/tZcqcOugpjsrHNRW0MPlkQZkWu1VCp0gHpDw.

Untuk melihat seluruh organisasi yang terlibat dan bahasan pembicara silakan kunjungi   https://rumahresiliensiind.wixsite.com/my-site-2

Reporter : Gde Yulian Yogadhita

Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK - KMK UGM