Filipina Belajar Penanganan Pasca-bencana ke Yogyakarta

Shigeru Ban Architects

YOGYAKARTA- Rombongan pemerintah Filipina hari ini, Rabu (07/05/2014) berkunjung ke kantor Gubernur DIY di kompleks Kepatihan. Kedatangan mereka untuk menimba ilmu penanganan pasca-bencana.

"Pemerintah Filipina ingin belajar tentang penanganan pasca-bencana," jelas Kepala BPBD DIY Gatot Saptadi, Rabu (07/05/2014).

Gatot menjelaskan, kunjungan pemerintah Filipina ke Yogya dilatarbelakangi problem yang sama terkait kebencanaan seperti gempa bumi dan erupsi gunung api. Akibat bencana tersebut, banyak rumah warga Filipina yang hancur.

Jika dilihat dari jumlahnya, kata Gatot, bencana di Filipina memiliki daya rusak yang tinggi. Terakhir, tahun lalu Filipina dilanda bencana badai Yolanda yang merusak sekitar 1 juta rumah.

Penanganan pasca-bencana itulah yang ingin dipelajari Filipina di Yogyakarta. Sebab mereka kagum dengan kecepatan penanganan pasca-bencana di DIY.

"Filipina ingin tahu langsung dari Sultan, bagaimana penanganan pasca-bencana. Kenapa bisa secepat ini pulihnya," katanya.

Cepatnya proses rekonstruksi pasca-bencana di DIY, menurut Gatot, karena kearifan lokal yang masih terjaga. Masyarakat Yogya tangguh dalam menghadapi bencana. Selain itu ada faktor pengaruh kepemimpinan DIY oleh Sultan HB X.

sumber: KOMPAS.com

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiadeskes
mutupel dokter-ruralm aids2
Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya