logo

ugm-logo

Agenda Mendatang

  • bimtek kkp
  • hdp rs
  • bl konsultan alert

Pengantar Website Bencana

Edisi : 17 - 24 September 2019


Soft Launching dan Bedah Buku: Siaga di Negeri Bencana

bedah bukuJika melihat potensi bencana di Indonesia, mengharuskan masyarakat untuk memahami kesiapsiagaan dan mitigasi. Pemahaman ini dapat menurunkan angka cedera, jatuh korban dan hilang.  Berdasarkan hal tersebut, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK - KMK) menggelar bedah buku Siaga di Negeri Bencana yang dilaksanakan pada Rabu, 2 Oktober 2019 pukul 09.30 – 12.00 WIB di Ruang Theater, Perpustakaan FK - KMK UGM. Pembicara dalam agenda ini antara lain: Suparlan (Yayasan SHEEP Indonesia), Danang Syamsurizal, ST (BPBD) dan dr Hendro Wartatmo, SpB, KBD (salah satu penulis). Harapannya bedah buku ini akan semakin menggugah kesadaran masyarakat atas mitigasi dan kesiapsiagaan. Kegiatan ini terbuka untuk umum, namun harus melakukan registrasi.

Selengkapnya Klik Disini

Lindungi Diri dari Bencana Kabut Asap

Indonesia setiap tahun dilanda kebakaran hutan dan kebakaran lahan. Pada 2015, Indonesia pernah mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) yang dinilai sangat parah dimana jumlah hutan dan lahan yang terbakar luasnya sebesar 2.089.911 hektar dan kerugian mencapai 20 Triliun rupiah. Informasi terkini dari beberapa sumber berita, Indonesia kembali dilanda oleh kabut asap. Bahkan kabut asap semakin memburuk di beberapa wilayah terdampak karhutlah seperti Kalimantan Barat, Pekan Baru dan Palembang. Dampak asap juga merembes ke Kuala Lumpur Malaysia. Akibatkan aktivitas warga jadi terganggu. Pemerintah daerah mengambil kebijakan untuk mengurangi dampak bencana kabut asap, seperti  mengeluarkan surat edaran libur sementara belajar mengajar di sekolah. Beberapa maskapai juga membatalkan penerbangan rute domestic karena kabut asap mengakibatkan jarak pandang pendek tidak memenuhi syarat keselamatan penerbangan.

Karhutlah bisa terjadi secara alami dan disebabkan karena aktivitas manusia baik disengaja maupun tidak disengaja. Kebakaran secara disengaja kebanyakan dipicu untuk membuka lahan dan eksploitasi sumber daya alam. Kejadian tersebut membutuhkan penanganan khusus terlebih perlindungan dari aspek hukum. Selanjutnya kabut asap ini berdampak langsung bagi kesehatan, khususnya pada gangguan pernapasan seperti ISPA, asma, penyakit paru obstruktif kronik dan iritasi mata. Mengurangi atau menghindari aktivitas di luar rumah/gedung merupakan salah satu upaya melindungi diri dari bencana asap. Jika terpaksa keluar rumah/gedung sebaiknya menggunakan masker. Kandungan kimia pada asap memicu dampak buruk bagi masyarakat. Banyak pihak mengkampanyekan PHBS saat bencana asap diantaranya makan bergizi, jangan merokok, istirahat yang cukup, banyak minum air putih, mencuci sayuran dan buah buahan sebelum dikonsumsi dan sebagainya. Upaya melindungi diri dari bencana asap.

Selengkapnya Klik Disini

Website Manajemen

mrsmpk
mjkmpkk

Pengembangan website-website manajemen dilandasi dengan logika berfikir bahwa kebijakan yang baik dapat gagal dalam pelaksanaannya karena buruknya manajemen organisasi dan program. Selengkapnya

Website Isu Prioritas

bencanakiadeskes
mutupel dokter-ruralm aids2
Website-website isu prioritas dikembangkan agar berbagai tujuan utama sistem pembangunan kesehatan Indonesia dapat dicapai dengan lebih cepat. Selengkapnya

Website Terkait

altwhodepkesaltaltaltidrccawbibkkbn