logo2

ugm-logo

Laporan Harian Gempa, Tsunami, dan Likuifaksi Palu, Donggala,Sigi, Sulawesi Tengah

Laporan dari Palu - Donggala

AHS UGM, Caritas Germany, dan Yogya Peduli Gempa, Tsunami, dan Likuifaksi Palu, Donggala,Sigi, Sulawesi Tengah

Hari 1

Kamis, 4 Oktober 2018

tim ahs ugm

Dok. AHS UGM dan Caritas Germany: Pelepasan secara simbolis dan keberangkatan di Bandara Adi SUtjipto, Yogyakarta

Seluruh tim yang berjumlah 20 orang berkumpul di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta pukul 06.00 WIB. Dari Yogyakarta tim diberangkatkan ke Balikpapan menggunakan pesawat komersil dan dari Balikpapan ke Palu menggunakan pesawat TNI AU. Tim tersebut terdiri dari:

Management Support:

  • dr. Bella Donna, M.Kes (Ketua Tim)
  • Madelina Ariani, SKM, MPH (Sekertaris)
  • Sutono, S.Kp, M.Sc, M.Kep
  • Cipto Leksono (Lapangan dari Caritas Germany)

Medical Support:

  • dr. Agung Widianto, Sp. B-KBD
  • dr. I Nyoman Suci Anindya Murdiyantara, Sp. OT
  • dr. Dewa Gede Andi Kurnia
  • dr. Muhammad Subhan Alfaqih
  • Arin Wahyu Purnomo, S.Kep, Ns
  • Yohanes Adi Susilo, Ns
  • Arief Dharma K, S.Kep, Ns
  • Dr. Hanifah Arrozi
  • Marjudi
  • Rahmat Wibowo
  • dr. Lipur Riyantiningtyas B.S., S.H., Sp. F
  • dr. Indra Faisal, MH
  • dr. Herratri Wikan Nur Agusti
  • dr. Arif Ikhwandi
  • dr. Nasrun
  • Paramon Apprilio, Apt

ahs caritas

Dok. AHS UGM dan Caritas Germany: Tim bersama pilot Hercules saat persiapan berangkat dari Balikpapan ke Palu

Waktu tempuh perjalanan udara tidak begitu lama tetapi antri untuk menunggu terbang yang cukup lama. Tim tiba di Palu sekitar pukul 17.00 WITA. Banyakmya logistik medis dan non medis yang dibawa menyebabkan kesulitan transportasi keluar bandara. Namun, bantuan dari TNI AU, akhirnya kami dipinjamitruk untuk mengangkut barang, serta bantuan dari tim RS Bhayangkara Palu.

Tujuan pertama kami adalah mendaftarkan tim ke Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. Berkoordinasi untuk mendapatkan arahan tentang wilayah dan masukan untuk rencana kegiatan selanjutnya. Di sini tim bertemu juga dengan Pusat Krisis Kesehatan (PKK) Kemenkes, diskusi singkat terjadi tentang situasi sistem kesehatan pasca gempa dan tsunami di daerah ini. Namun, karena sudah cukup malam akhirnya diputuskan untuk melanjutkan diskusi esok, pukul 07.00 WITA pada kegiatan rutin health cluster meeting di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawasi Tengah.

Tim akhirnya kembali ke RS Bhayangkara, untuk berkumpul dengan tim dari RSUP Sardjito. RS ini dijadikan tempat penampungan korban meninggal dunia saat gempa terjadi, tetapi saat ini sudah cukup bersih dan rencananya akan difungsikan kembali sebagai rumah sakit seperti biasanya. Tidak hanya itu, ada beberapa relawan yang ditugaskan dari kepolisian berbagai daerah untuk rumah sakit ini.

Rencana selanjutnya, tim ini akan dibagi dalam 3 kelompok:

  1. Tim manajemen di dinas kesehatan provinsi
  2. Tim assessment menyisir lokasi untuk mencari puskesmas yang terdampak berat
  3. Tim layanan kesehatan melakukan layanan kesehatan di rumah sakit, puskesmas, ataupun mobile sesuai dengan kebutuhan dan arahan dari dinas kesehatan.

caritas germany