logo

ugm-logo

Mengatasi Keadaan Darurat Kesehatan Masyarakat melalui Survei Facebook: Keuntungan, Tantangan, dan Pertimbangan Praktis

Indonesian officials conduct health screening on 156 migrant workers who arrived from Malaysia at Surabaya airport in Indonesia's East Java on April 7, 2020, amid concerns of the spread of the COVID-19 coronavirus. (Photo by JUNI KRISWANTO / AFP)Media sosial menjadi media utama yang digunakan untuk publikasi informasi kesehatan. Selama pandemi COVID-19 penggunaan media ini semakin meningkat, banyak infografis atau poster yang mudah ditemukan di beberapa fitur media sosial seperti facebook, twitter, instagram, website dan sebagainya. Artikel ini menjelaskan keuntungan, tantangan dan pertimbangan praktis menggunakan survei Facebook untuk kampanye informasi sehubungan dengan pandemi. Termasuk diskusi potensial bias informasi dan bagaimana pembaca menanganinya. Penilaian didasarkan pada Survei Perilaku Kesehatan COVID-19 (CHBS) yang dilakukan antara 13 Maret dan 12 Agustus 2020 di 8 negara (yaitu, Belgia, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat) dengan menghasilkan total 144.034 kuesioner. Facebook adalah platform media sosial terbesar, dengan 2,45 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia pada Musim Gugur 2019, salah satu keuntungan penggunaan facebook ini memungkinkan menarik sampel multinasional dari berbagai bagian dari masing-masing populasi nasional. Serangkaian tantangan yang paling penting berkaitan dengan masalah bias seleksi diri. Ada beberapa aspek praktis yang perlu dipertimbangkan saat menggunakan iklan Facebook untuk penelitian survei. Salah satunya, kemungkinan menargetkan kelompok pengguna tertentu memudahkan untuk merekrut anggota dari sub-populasi tertentu, bahkan ketika mereka kurang terwakili di facebook. iklan bertarget di Facebook dapat menjadi alat yang ampuh untuk merekrut peserta dalam survei ad hoc dari populasi umum selama keadaan darurat kesehatan masyarakat, selama langkah-langkah metodologis tertentu diambil untuk mengatasi masalah seleksi mandiri.

Selengkapnya