KBRN, Bangka : Pemerintahan Desa (Pemdes) Petaling Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka terus melakukan pendataan terhadap kerusakan rumah warga terdampak bencana angin kencang yang terjadi siang tadi, Rabu (20/8/2025).
Dikatakan Kades Petaling Ahmad Supandi, jumlah rumah terus bertambah dari hasil pendataan hingga malam ini sejumlah 32 rumah termasuk satu sekolah dan 1 pondok pesantren terdampak angin kencang.
“Kami perkirakan bisa lebih dari jumlah itu rumah yang terdampak, saat ini kita terus lakukan update data, dan menerima laporan warga yang mengalami dampak bencana ini,” ujar Ahmad Supandi.
Sejauh ini, diungkapkannya, belum ada penanganan dari desa kepada rumah terdampak, kecuali pendataan rumah terdampak untuk dilaporkan ke BPBD dan pemerintah daerah.
“Karena kita baru lakukan pendataan sore hingga malam ini, sehingga belum bisa untuk beri bantuan apapun, dan kami juga terus berkoordinasi mengenai bantuan nanti, apakah bisa ngutang dulu terpal di toko bangunan atau apa, karena malam, toko pun sudah tutup,” kata dia.
Dari hasil pendataan, menurutnya, kerusakan rumah yang terdampak angin kencang dengan berbagai kategori, mulai rusak ringan hingga berat.