logo

ugm-logo

Kerangka Acuan Kegiatan
Seminar dan Workshop Online

PENYUSUNAN RENCANA PENANGGULANGAN BENCANA DAN KRISIS KESEHATAN DI DAERAH
(
DINAS KESEHATAN DISASTER PLAN)

4 – 5 November 2020

 

LATAR BELAKANG

Indonesia tercatat sebagai negara yang memiliki potensi bencana di hampir semua wilayahnya. Bencana ini tidak hanya berfokus pada bencana alam saja, namun bencana non alam seperti pandemi akan terus mengancam kehidupan manusia. Potensi terjadinya bencana ini tidak dapat diprediksi sehingga perlu diantisipasi dengan memperkuat sistem manajemen penanganan bencana sektor kesehatan. Dinas kesehatan sebagai leading sektor di bidang kesehatan penting mempersiapkan kapasitas dalam menghadapi bencana dan harus menyiapkan dokumen rencana penanggulangan bencana.

Amanat menyusun rencana penanganan bencana di Dinas Kesehatan tercantum pada UU 36 Tahun 2009 pasal 82 ayat (1) menyatakan bahwa pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat bertanggung jawab atas ketersediaan sumber daya, fasilitas dan pelaksanaan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan berkesinambungan pada bencana. Dinas kesehatan juga berperan dalam upaya mendorong dan mensosialisasikan Hospital Disaster Plan bagi rumah sakit umum dan swasta di wilayah kerjanya, termasuk juga untuk penanggulangan bencana di tingkat puskesmas.

Kementrian Kesehatan Indonesia dan beberapa lembaga juga mendampingi dinas kesehatan dalam penyusunan dokumen rencana penanggulangan bencana. Namun demikian implementasi dokumen tersebut belum optimal beroperasi di lapangan, ketidakjelasan sistem komando kerap sekali masih menjadi kendala utama. Tentu ini akan semakin sulit bagi dinas kesehatan yang belum memiliki dokumen perencanaan penanggulangan bencana. Kendala sistem komando mulai dari pembagian tugas yang kurang jelas, alur komunikasi yang belum optimal dan tidak ada rencana alternatif sangat menghambat kecepatan respon penanganan bencana.

Seperti situasi saat ini, dunia telah digemparkan dengan terjadinya bencana non alam pandemik COVID-19. Masalah yang dihadapi akan semakin kompleks, artinya peran dinas kesehatan tidak hanya sekedar sebagai pembuat kebijakan namun harus mampu menjamin bahwa perencanaan yang sudah disusun sebelumnya bisa mengakomodir segala kebutuhan penanganan bencana termasuk dalam pemutusan mata rantai penularan dan menghadapi lonjakan pasien. Dengan demikian sudah saatnya Dinas Kesehatan memperkuat kapasitas penanganan bencana di daerah melalui satu perencanaan yang operasional, yang hidup dan mencakup semua rencana kebutuhan dan penanganan bencana alam dan non alam.

Seminar dan workshop ini akan membahas bagaimana upaya penyusunan dokumen rencana penanggulangan bencana dinas kesehatan (Dinkes Disaster Plan), apa saja komponen dan indikatornya, bagaimana pengaktifan klaster kesehatan pada saat bencana, hingga sharing pengalaman dalam mengembangkan dokumen tersebut.

TUJUAN

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas daerah dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota dalam menyusun rencana penanggulangan bencana dan krisis kesehatan di daerahnya.

PROSES KEGIATAN

Seminar dan workshop ini akan dilaksanakan secara online. Proses kegiatan sebanyak 2 kali pertemuan meliputi penyampaian materi dan penugasan.

OUTPUT KEGIATAN

Peserta memahami pentingnya dinas kesehatan memiliki perencanaan penanggulangan bencana dan krisis kesehatan di daerah. Selanjutnya, peserta memahami Teknik penyusunan dokumen Dinas Kesehatan Disaster Plan.

PESERTA

Peserta kurang lebih berjumlah 25- 40 orang yang berasal dari

  • Dinas Kesehatan Provinsi
  • Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota

Peserta dari masing-masing dinas terdiri dari:

  • Kepala Dinas, sekretaris
  • Bidang/bagian yang mengurusi rujukan, wabah, bencana, krisis kesehatan
  • Tim penanggulangan bencana dinkes *jika sudah terbentuk
  • 2-3 orang tim kecil sebagai tim penyusun

TENAGA KONSULTAN DAN ASISTEN KONSULTAN

  • dr. Hendro Wartatmo, SpB.KBD
  • dr. Handoyo Pramusinto, SpB
  • dr. Sulanto Saleh Danu, Sp.FK
  • dr. Bella Donna, M.Kes
  • Gde Yulian Yogadhita M.Epid, Apt
  • Madelina Ariani, SKM, MPH
  • Happy Pangaribuan, SKM, MPH

 

Jadwal dan Materi Kegiatan

Hari tanggal        : Rabu-Kamis/4-5 November 2020
Pukul                 : 10.00 – 12.00 WIB
Tempat             : di tempat masing-masing

Rundown Kegiatan

Hari Pertama : Rabu, 4 November 2020
Waktu Materi/Kegiatan Narasumber/ fasilitator
09.00 – 09.10 WIB Pembukaan  

09.10 – 09.40 WIB

09.40 – 09.50 WIB

Materi 1: Kebijakan dan Komponen penyusunan rencana penanggulangan bencana di Dinas Kesehatan

Diskusi

Tim PKMK FK-KMK UGM

09.50 – 10.20 WIB

10.20 – 10.35 WIB

Materi 2 : Standar Pelayanan Minimum dan Surveilans Kesehatan

Diskusi

Tim PKMK FK-KMK UGM

10.35 – 11.05 WIB

11.05 – 11.20 WIB

Materi 3 : Sistem Komando dan Pengorganisasian

Diskusi

Tim PKMK FK-KMK UGM
11.20 – 11.50 WIB Penugasan Sistem Komando dan Pengorganisasian Tim PKMK FK-KMK UGM
11.50 – 12.00 WIB Penutupan hari I dan Arahan Hari II  
     
Hari Kedua : Kamis, 5 November 2020
Waktu Materi/Kegiatan Narasumber/ fasilitator
09.00 – 09.10 WIB Pembukaan Fasilitator

09.10 – 09.40 WIB

09.40 – 09.50 WIB

Materi 4: Logistik Medik, Manajemen Relawan dan Fasilitas

Diskusi

Tim PKMK FK-KMK UGM
09.50 – 10.20 WIB Materi 5 : Analisis Risiko dan Pengembangan Skenario Tim PKMK FK-KMK UGM
10.20 – 10.50 WIB Diskusi dan Penugasan Analisis Risiko dan Pengembangan Skenario Tim PKMK FK-KMK UGM

10.50 – 11.20 WIB

11.20 – 11.30 WIB

Materi 6 : Data Informasi dan Komunikasi

Diskusi

Tim PKMK FK-KMK UGM
11.30 – 11.50 WIB Materi 7 : Pengembangan Skenario, Form dan Peta Respon Tim PKMK FK-KMK UGM
11.50 – 12.00 WIB Penutupan  

 

PENUTUP

Demikian kerangka acuan kegiatan Seminar dan Workshop Rencana Penyusunan Penanggulangan Bencana di Daerah (Dinas Kesehatan Disaster Plan). Kami berharap Dinas Kesehatan dapat memahami Teknik penyusunan dokumen Dinas Kesehatan Disaster Plan. Sebagai lembaga riset dan konsultasi, Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (PKMK FK-KMK) UGM, akan memberikan sumbangan pengembangan inovasi dalam dunia keilmuan di bidang kesehatan dan Manajemen Bencana di daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan.

 

LAMPIRAN HARGA

Biaya Kegiatan :

Individu            : Rp. 150.000,-
Group              : Rp. 700.000,- (untuk 5 orang peserta)

Pembayaran peserta dapat dilakukan dengan melalui transfer ke rekening panitia:
No Rekening    : 9888807171130003
Nama Pemilik    : Online Course/ Blended Learning FK UGM
Nama Bank      : BNI
Alamat            : Jalan Persatuan, Bulaksumur Yogyakarta 55281

Contact Person :

Konfirmasi Kepesertaan      : Dewi Catur (0818263653)
Konfirmasi Konten             : Happy R Pangaribuan (085358727172)