logo

ugm-logo

Gempa Bumi Sulawesi Barat

Pada 14 Januari 2021 pukul 13.35 WIB, gempa terjadi di Majene Sulawesi Barat dengan kekuatan magnitudo 5,9 SR. Kemudian terjadi gempa susulan pada 15 Januari 2021 dini hari pukul 01.28 WIB dengan kekuatan magnitudo 6,2 SR. Banyak korban jiwa serta ribuan orang harus diungsikan akibat dari gempa tersebut. Informasi awal berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),  belasan ribu orang mengungsi dan terdampak, ratusan orang luka - luka, puluhan korban jiwa, data ini diduga akan terus bertambah seiring pencarian korban yang terus dilakukan.

Penanganan gempa pada kondisi pandemi COVID-19 ini menjadi tantangan besar berbagai pihak terkait untuk membantu korban bencana. Relawan kesehatan yang bertugas tidak hanya mempersiapkan logistik operasional pelayanan kesehatan, tetapi juga harus mempersiapkan logistik sesuai dengan protokol kesehatan pandemi COVID-19. Semua pihak tidak boleh lengah, jangan sampai terjadi klaster Covid-19 COVID-19 baru di klaster kesehatan, pengungsian dan pos - pos pelayanan kesehatan.

Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK dan Pokja Bencana FK - KMK UGM bekerja sama dengan AHS UGM, Caritas Germany dan kapasitas lokal di Palu Sulawesi Tengah untuk memberi bantuan baik medical dan management support. Kapasitas lokal mengirimkan tim yang siap bertugas dan bergabung dengan tim Pokja Bencana FK-KMK UGM dalam penanganan gemba Sulbar. Kapasitas lokal tersebut berasal dari FK Universitas Tadulako, FKM  Universitas Tadulako, FK Alhaeraat, RS Undata Palu, dan Puskesmas Marawola. Melalui laman ini kami hadir untuk berbagi informasi selama penanganan gempa Sulawesi Barat oleh tim. Laporan Kegiatan akan dikategorikan menjadi 3 kelompok yaitu :

  1. Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK FK-KMK UGM
  2. Tim Medis AHS UGM dan Pokja Bencana FK-KMK UGM
  3. Tim medis dan manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany dan Palu

Selain laporan kegiatan yang dilakukan tim, laman ini juga akan menampilkan aturan kebijakan, dan infografis. Harapannya informasi ini bermanfaat sebagai referensi pengambilan kebijakan serta untuk pengembangan penanganan manajemen bencana dan krisis kesehatan.

Laporan Kegiatan

Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK FK-KMK UGM

Laporan Kegiatan, Jumat, 15 Januari 2021

RESPON BENCANA GEMPA SULBAR

Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK FK-KMK UGM

Reportase oleh Happy P dan Madelina A
Sumber dari Tim Bencana Palu

team sulbar

Dok. Tim Bencana Palu: “Tim yang siap diberangkatkan ke lokasi Mamuju Sulawesi Barat”

Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK-KMK UGM melakukan pendampingan jarak jauh dengan tim bencana FK Universitas Tadulako, FKM Universitas Tadulako, FK Universitas Alhaeraat, berbagai organisasi profesi diantaranya IDI, PDUI, PDGI, IBI, IAI dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah terkait rencana pengiriman tim relawan kesehatan ke Sulawesi Barat. Koordinasi dilakukan melalui grup WhatsApp.

Sebelum tim diberangkatkan terlebih dahulu dibentuk struktur organisasi tim relawan untuk memudahkan pembagian tugas dan koordinasi antar anggota tim. Tim gabungan ini kemudian membentuk struktur pengorganisasian yang terdiri dari ketua, wakil ketua, penanggung jawab logistik, penanggung jawab manajemen, dan tim reaksi cepat. Tim Divisi Manajemen Bencana PKMK FK - KMK UGM, menekankan di dalam grup apa-apa saja yang perlu disiapkan oleh tim yang akan berangkat dan apa yang harus mereka lakukan sesampainya di lokasi.

Sementara itu, dari tim Divisi Manajemen Bencana PKMK FK - KMK UGM yang akan ditugaskan berangkat adalah Gde Yulian Yogadhita, Apt, M.Epid yang akan membantu dalam manajemen klaster kesehatan. Sebelum tim berangkat, terlebih dahulu menyiapkan logistik personal, logistik tim, logistik operasional, dan manajemen kit. Seluruh logistik tersebut harus memperhatikan protokol kesehatan COVID-19. Tidak lupa juga tim menyiapkan formulir terkait seperti form registrasi Emergency Medical Team (EMT), kartu identitas EMT, form laporan harian, form penerimaan logistik dan sebagainya. Sesampai di lokasi tim telebih dahulu melapor ke klaster kesehatan.

Rencana tindak lanjut :

Tim akan berangkat dan setibanya disana akan melapor ke klaster kesehatan. Tim yang berangkat akan melaporkan informasi situasi dan kebutuhan di lapangan.

 

Laporan Kegiatan, Sabtu, 16 Januari 2021

RESPON BENCANA GEMPA SULBAR

TIM GABUNGAN KAPASITAS LOKAL Sulawesi Tengah BERKOORDINASI DENGAN PKMK FK-KMK UGM

Reportase oleh Happy P dan Madelina A
Sumber dari Tim Bencana Palu

tim bencana

Dok. Tim Bencana Palu “Koordinasi tim dengan RS Regional Mamuju”

Laporan dari tim bencana Palu, mereka sudah sampai di lokasi RS Regional Mamuju sekitar pukul 21.00 WITA. Tim mengunjungi RS Regional Mamuju untuk mendapatkan informasi terkait kondisi dan kebutuhan disana. Tim Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK - KMK menginformasikan kepada tim bencana Palu bahwa klaster kesehatan sudah dibentuk dan tim bencana Palu akan diarahkan kesana. Sementara tim bencana Palu dari FKM Universitas Tadulako baru berangkat hari ini.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Tim Bencana Palu akan melapor ke klaster kesehatan

 

Laporan Kegiatan, Minggu, 17 Januari 2021

RESPON BENCANA GEMPA SULBAR

Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK FK-KMK UGM

Reportase oleh Happy P
Sumber dari Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Bencana Palu

gde Yulian

Dok. Tim Bencana Palu “Apt Gde Yulian bersama dengan tim bencana Palu menyusun peta respon Gempa Sulawesi Barat”

Informasi dari tim lapangan yang bertugas, tim sudah melapor ke klaster kesehatan dan untuk penugasan tim dibagi sesuai dengan struktur organisasi yang sudah dibentuk sebelumnya. Tim medis memberikan pelayanan kesehatan di RS regional Mamuju, sementara tim manajemen membantu manajemen di klaster kesehatan. Tim membantu dinas kesehatan untuk manajemen relawan dan bantuan yang datang. Tim juga menyusun peta respon di klaster kesehatan. Pendampingan terus dilakukan oleh Divisi Manajemen Bencana melalui grup WhatsApp, memantau setiap kegiatan yang dilakukan tim di lapangan, misalnya mengingatkan tim supaya membantu Dinkes Sulawesi Barat menggunakan form penerimaan bantuan serta mengecek bantuan yang datang.

Rencana tindak lanjut:

  • Melanjutkan pendampingan dengan tim bencana Palu
  • Tim di lapangan melanjutkan pelayanan medis di RS Regional Mamuju dan melanjutkan manajemen di klaster kesehatan

Laporan Kegiatan, Senin, 18 Januari 2021

RESPON BENCANA GEMPA SULBAR

Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK FK-KMK UGM

Reportase oleh Happy R Pangaribuan
Sumber: Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Bencana Palu

koordinasi2

Dok Tim Lapangan “Tim Manajemen assessment ke puskesmas Dongkait (kiri) dan menyusun struktur organisasi di klaster kesehatan (kanan)”

Tim Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Manajemen Bencana dari Palu (FK Universitas Tadulako, FKM Universitas Tadulako, dan FK Universitas Alhaeraat)

Apt Gde Yulian tim manajemen dari Pokja Bencana FK-KMK UGM di klaster kesehatan sudah bergabung dengan tim dampingan Divisi Manajemen Bencana FK - KMK (Tim Bencana Palu) untuk membantu dinas kesehatan dalam penerimaan dan penugasan relawan di sejumlah wilayah. Tim juga sudah mulai mengarahkan dinas kesehatan untuk menyusun struktur organisasi selama tanggap darurat. Penyusunan struktur organisasi ini mengacu pada sistem komando atau incident command system. Tim manajemen juga membantu dinas kesehatan untuk melakukan assessment ke puskesmas yang terdampak. Hasil dari assessment, puskesmas masih membutuhkan EMT mobile, karena lokasi puskesmas ini sangat sulit dijangkau.

Tim Medis Bencana Palu (FK Universitas Tadulako, FKM Universitas Tadulako, dan FK Universitas Alhaeraat)

            Tim medis bencana palu ditugaskan di dua tempat yaitu di RSUD Mamuju (TBM Arteria) dan di Puskesmas Binanga (TBM Axis). Pelayanan kesehatan di RSUD Mamuju dilakukan mulai pukul 10.30-15.00 WITA dan di Puskesmas Binanga mulai pukul 09.00 – 16.00 WITA.

  1. Upaya pelayanan medis di RSUD Mamuju oleh TBM Arteria
    1. Upaya/jumlah pelayanan:
      • Balita (<5 th) : 2 orang
      • Dewasa (>=5 th) : 2 orang (minor surgery 1 orang)
      • Pasien yang dirujuk : 1 orang
      • Kapasitas tempat tidur : 2 orang
      • 3 penyakit terbanyak: Hipertensi, ISPA, vulnus
    2. Kendala di lapangan : Air terbatas
    3. Kebutuhan : Air bersih
    4. Masalah lingkungan : Masyarakat mengalami stres akut
  2. Upaya pelayanan medis di Puskesmas Binanga oleh TBM Axis, HIPGABI dan IBI Sulteng
    1. Upaya/jumlah pelayanan:
      • Balita (<5 th) : 4 orang
      • Dewasa (>=5 th) : 49 orang
      • Kapasitas tempat tidur : 2
      • 3 penyakit terbanyak: Hipertensi, Asma bronkial dan Migren
    2. Kendala di lapangan : Akses air sulit
    3. Kebutuhan : Air bersih
    4. Masalah lingkungan : Masyarakat mengalami stres akut

Rencana Tindak Lanjut :

  • EMT Mobile dari Jogja melakukan pemeriksaan rapid swab antigen dan pembelian tiket
  • Menyiapkan logistik yang dibutuhkan tim
  • Tim Manajemen yang berada di klaster kesehatan akan melanjutkan membantu Dinkes untuk manajemen relawan.
  • Tim medis melanjutkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Binanga dan RSUD Mamuju

 

Laporan Kegiatan, Selasa 19 Januari 2021

RESPON BENCANA GEMPA SULBAR

Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK FK-KMK UGM

Reportase oleh Happy R Pangaribuan
Sumber: Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Bencana Palu

21 sul bar

Dok. Pokja Bencana “Rapat Koordinasi Harian Pokja Bencana FK-KMK UGM dan AHS UGM (kiri) dan persiapan kelengkapan logistik (kanan)”

Tim Pokja Bencana dan AHS UGM kembali melakukan rapat koordinasi harian tentang persiapan keberangkatan tim. Hari ini tim menyiapkan perlengkapan logistik yang akan dibawa dan mengatur prosedur keberangkatan tim. Logistik dan tiket keberangkatan sudah siap dan esok tim berangkat penerbangan pukul 17.00 WIB ke Makasar (transit). Tim yang berangkat 6 orang (2 dokter, 3 perawat dan 1 surveilans). Sementara dr. Bella dan Madelina Ariani dari PKMK juga aktif melakukan pendampingan jarak jauh kepada tim bencana Palu yang bertugas di lokasi bencana. Pendampingan ini dilakukan melalui WhatsApp, khususnya mendampingi kelengkapan data dan informasi.

Berikut Laporan yang diterima dari lapangan :

21 sulbar 2

Dok. Tim Lapangan “Tim data dan informasi dari Dinas Kesehatan (kiri) dan update peta respon Kab. Mamuju (Kanan)
Tim Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM

Apt. Gde Yulian (tim manajemen Pokja Bencana) dari lapangan melaporkan bahwa hari ini tim manajemen melakukan transfer informasi terkait data dan informasi kepada staf Dinkes Provinsi Sulbar. Dimana sebelumnya, data dan informasi ini dipegang oleh relawan dampingan PKMK dari FKM Universitas Tadulako. Selanjutnya akan ada tambahan mahasiswa FKM Universitas Tadulako untuk merekap data laporan dari fasilitas kesehatan atau EMTs. Tim manajemen juga meng - update peta respon dan menyamakan definisi operasional titik pengungsi dan pos pelayanan kesehatan.

A. Tim Medis Bencana Palu (TBM Axis FK Universitas Tadulako)

  1. Upaya pelayanan medis di Puskesmas Binanga oleh TBM Axis
  2. Upaya/jumlah pelayanan:
    • Pasien rawat jalan (<5 th) : 2 orang
    • Pasien rawat jalan (>=5 th) : 31 orang
    • Kasus trauma (>=5 tahun) : 5 orang
    • Kapasitas tempat tidur : 2
    • 3 penyakit terbanyak: Diare, Hipertensi, Common Cold
  3. Kondisi di lapangan : akses air sudah lancar
  4. Sumber air dari PAM
  5. Masalah lingkungan : Masyarakat mengalami stress akut

B. Upaya pelayanan medis di Desa Botteng oleh TBM Axis

  1. Upaya/jumlah pelayanan:
    • Pasien rawat jalan (<5 th) : 1 orang
    • Pasien rawat jalan (>=5 th) : 14 orang
    • Minor surgery (>=5 tahun) : 1 orang
    • Kasus trauma (>=5 tahun) : 3 orang
    • Kapasitas tempat tidur : 2 (tandu)
    • 3 penyakit terbanyak: Diare, Hipertensi, Common Cold
  2. Kondisi di lapangan : akses air sulit dan tidak ada toilet umum
  3. Masalah lingkungan : Masyarakat mengalami stres akut

Rencana Tindak Lanjut :

  • EMT Mobile Pokja Bencana dan AHS UGM akan berangkat esok ke Makasar (transit) dan lanjut ke Mamuju
  • Melanjutkan kelengkapan logistik yang dibutuhkan tim
  • Tim Manajemen yang berada di klaster kesehatan Dinkes Provinsi Sulbar akan membantu pendampingan klaster kesehatan di Dinkes Kab. Mamuju
  • Tim Manajemen melanjutkan membantu dinkes untuk merekap data laporan dari fasilitas kesehatan atau EMTs dan mengupdate peta respon
  • Tim medis melanjutkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Binanga dan Desa Tappalang

 

Laporan Kegiatan, Rabu 20 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R Pangaribuan
Sumber dari Pokja Bencana FK-KMK UGM dan TBM Axis FK Universitas Tadulako

20 jan sulbar team1

Dok. Tim Pokja Bencana FK-KMK UGM “Penyusunan peta respon dan struktur organisasi di klaster kesehatan Kab. Mamuju”

Tim Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM

            Hari ini tim manajemen menuju Mamuju untuk membantu aktivasi klaster kesehatan di Dinkes Kab. Mamuju. Bersama Dinkes Kab. Mamuju tim manajemen menyusun peta respon yang akan membantu klaster kesehatan dalam manajemen relawan. Kemudian tim manajemen juga mengarahkan supaya dibentuk struktur organisasi di klaster kesehatan Kab. Mamuju. Struktur ini disusun mengacu pada sistem komando atau incident command system. Dengan adanya struktur organisasi ini akan memudahkan koordinasi dan pembagian kerja di klaster kesehatan.

Tim Medis Bencana Palu (TBM Axis FK Universitas Tadulako)

  1. Upaya pelayanan medis di Puskesmas Binanga oleh TBM Axis
    1. Upaya/jumlah pelayanan:
      • Pasien rawat jalan (<5 th) : 4 orang
      • Pasien rawat jalan (>=5 th) : 22 orang
      • Kasus trauma (>=5 tahun) : 2 orang
      • Minor surgery (>=5 tahun) : 1 orang
      • Kapasitas tempat tidur : 2
      • 3 penyakit terbanyak: Dispepsia, Common Cold, vulnus laceratum
    2. Kondisi di lapangan : akses air sudah lancar, sumber air dari PAM. Upaya promosi kesehatan yang dilakukan tentang personal hygiene dan melakukan protokol kesehatan COVID-19
    3. Masalah lingkungan : Masyarakat mengalami stres akut
  2. Upaya pelayanan medis di Desa Tappalang oleh TBM Axis
    1. Upaya/jumlah pelayanan:
      • Pasien rawat jalan (<5 th) : 4 orang
      • Pasien rawat jalan (>=5 th) : 64 orang
      • Kasus trauma (>=5 tahun) : 2 orang
      • Kapasitas tempat tidur : 2 (tandu)
      • 3 penyakit terbanyak: ISPA, Hipertensi, Bronkhitis
    2. Kondisi di lapangan : akses air sulit dan sumber air dari sungai.
    3. Masalah lingkungan : Masyarakat mengalami stress akut, ada ditemukan pasien gangguan jiwa.

Rencana Tindak Lanjut :

  1. Esok pagi Tim I Pokja Bencana dan AHS UGM melanjutkan penerbangan menuju Mamuju dan sesampainya disana akan melapor ke klaster kesehatan.
  2. Tim Manajemen ke Majene untuk melihat kondisi klaster kesehatan disana apakah sudah dibentuk
  3. Tim Manajemen melanjutkan membantu dinkes untuk merekap data laporan dari fasilitas kesehatan atau EMTs dan mengupdate peta respon
  4. Tim medis melanjutkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Binanga dan desa terdampak lainnya

 

Laporan Kegiatan, Kamis 21 Januari 2021

RESPON BENCANA GEMPA SULBAR

Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R Pangaribuan
Sumber : Gde Yulian Yogadhita M.Epid, Apt (Pokja Bencana FK-KMK UGM)

21 jan sulbar team1

Dok. Tim Pokja Bencana FK-KMK UGM “Tim manajemen membantu aktivasi klaster kesehatan di Kab. Majene”

Tim Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM

Hari ini tim manajemen menuju Kabupaten Majene untuk melihat situasi kegiatan klaster kesehatan. Struktur organisasi dan peta respon belum disusun di Kab Majene. Karena lokasi Dinas Kesehatan Kabupaten Majene kejauhan, sekitar 3 jam dari Kab. Mamuju, maka Klaster Kesehatan dibentuk di Desa Bukit Tinggi. Apt. Gde Yulian membantu petugas untuk menyusun struktur organisasi berdasarkan dengan kapasitas yang ada. Petugas klaster kesehatan menyambut baik bantuan yang diberikan, dan ini akan mempermudah koordinasi mereka selama aktivasi klaster kesehatan. Selanjutnya mereka juga diarahkan untuk menyusun peta respon, sehingga bisa memudahkan petugas memetakan kapasitas relawan kesehatan yang ada. Tim manajemen dari tim bencana Palu masih stay di Klaster Kesehatan Provinsi Sulbar untuk melanjutkan membantu dinkes merekap data laporan dari fasilitas kesehatan atau EMTs serta meng - update peta respon. Sementara Tim Medis Bencana Palu (TBM Axis dan TBM Arteria) hari ini mempersiapkan kepulangan ke Palu.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Melanjutkan Pelayanan Manajemen di Klaster Kesehatan Provinsi
  • Membantu Cleaning Data Relawan Kesehatan

21 jan sulbar 1 team1 

Dokumentasi Tim Lapangan “Struktur Organisasi saat Bencana (kiri) dan Posko Kesehatan di Bukit Tinggi (Kanan)

 

Laporan Kegiatan, Jumat 22 Januari 2021

RESPON BENCANA GEMPA SULBAR

Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R Pangaribuan
Sumber dari Gde Yulian Yogadhita, M.Epid, Apt (Pokja Bencana FK-KMK UGM)

22 jan sulbar 1 team1

Dok. Tim Pokja Bencana FK-KMK UGM “Rapat Koordinasi Klaster Kesehatan (kiri) dan Cleaning Data Relawan (Kanan)"

Tim Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM

Hari ini tim manajemen membantu melakukan cleaning data EMTs. Cleaning data ini dilakukan untuk memetakan kapasitas surge rumah sakit regional. Cleaning data ini dibantu oleh tim manajemen dari Tim Bencana Palu (mahasiswa FKM Universitas Tadulako). Apt. Gde Yulian mendapat tugas sebagai notulen untuk rapat rutin klaster kesehatan pukul 08.00 WITA dan pukul 20.00 WITA. Selain itu tim manajemen melanjutkan rekap data laporan dari fasilitas kesehatan atau EMTs serta mengupdate peta respon

22 jan sulbar 2 team1

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM “Wawancara langsung CNN dengan Apt. Gde Yulian”

Pukul 20.11 WIB CNN melakukan wawancara langsung dengan Apt. Gde Yulian untuk membahas update penanganan pasca Gempa Sulbar. Beberapa pertanyaan yang diajukan adalah apa perbedaan bencana Gempa Sulbar dengan bencana sebelumnya, penyakit tertinggi yang ditemukan di pengungsian dan dengan kondisi sekarang apa imbauan kepada masyarakat. Apt. Gde Yulian menekankan bahwa perbedaan terletak pada becana gempa Sulbar memiliki dua resiko yaitu risiko akibat gempa itu sendiri dan risiko pandemi COVID-19. Sementara penyakit tertinggi yang ditemukan di pengungsian adalah ISPA, dimana ISPA ini juga merupakan bentuk manifestasi dari COVID-19. Imbuan kepada masyarakat supaya tidak perlu takut akan terjadi gempa susulan, rumah dan rumah sakit sudah aman untuk dikunjungi, tetap memakai masker, menjaga jarak dan rajin cuci tangan.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Melanjutkan Pelayanan Manajemen di Klaster Kesehatan Provinsi
  • Rapat surveilans dengan dinas kesehatan provinsi dan dinas kesehatan kabupaten

Laporan Kegiatan, Sabtu 23 Januari 2021

RESPON BENCANA GEMPA SULBAR

Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R Pangaribuan
Sumber dari Gde Yulian Yogadhita, M.Epid, Apt (Pokja Bencana FK-KMK UGM)

23 jan team1 1

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM “Rapat Rekonsiliasi Sistem Pelaporan Data Penyakit (kiri) dan Alur Pelaporan Data dari Relawan/Pos Pelayanan Kesehatan di Lapangan ke Puskesmas hingga ke Kemenkes (Kanan)”

Tim Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM

Setelah hari sebelumnya tim manajemen membantu melakukan cleaning data EMTs. dibantu oleh mahasiswa KKN bencana FKM Universitas Tadulako, pada pagi hari ini, tim manajemen bencana membantu memfasilitasi dinas kesehatan propinsi untuk menyusun alur informasi dari pos pelayanan kesehatan di pengungsian wilayah kerja puskesmas hingga ke Kemenkes. Hal ini menjadi perhatian karena akan memasuki minggu kedua penanganan bencana dimana arah startegi manajemen klaster kesehatan harusnya mulai bertahap beralih ke upaya upaya kesehatan masyarakat dengan memperkuat sistem pelaporan data penyakit. Pada rapat pagi ini juga dihadiri oleh pak Frans dari PHEOC (Public Health Emergency Operation Center) Direktorat SKK Kementerian Kesehatan RI.

23 jan team1 2

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM “Penguatan Sistem Pelaporan Data Penyakit (kiri) dan Rapat Koordinasi Kluster Kesehatan (Kanan)”

Sabtu sore, tim manajemen bencana merapat ke pos koordinasi klaster kesehatan Mamuju untuk menyampaikan hasil kesepakatan alur informasi data penyakit dari pos pelayanan kesehatan ke puskesmas yang akan direkap oleh dinas kesehatan kabupaten. Pak Irwan dari dinas kesehatan propinsi menjelaskan dengan baik alur informasi yang penyusunannya difasilitasi oleh tim manajemen bencana UGM, pada rapat ini juga tim dari PHEOC Kemenkes yang diwakili oleh pak Edy, pak Puhilan dan pak Frans menjelaskan tentang aktivasi SKDR Bencana di enam puskesmas terdampak bencana di Kabupaten Mamuju. Tim manajemen bencana mendapatkan tambahan tenaga berkualitas yaitu ibu epidemiolog Wafiyyah yang bersama dengan tim mahasiswa KKN FKM UNTAD akan membantu menginput dan menganalisa data dari SKDR Bencana menggunakan aplkasi DHIS2. Pukul 20.00 WITA informasi hasil rapat ini disampaikan ke pak Kadis, dr. Alif, dan peserta rapat klaster kesehatan lain.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Memperkuat Manajemen di Klaster Kesehatan Kabupaten
  • Mengintensifkan pendampingan pengimputan data SKDR Bencana dengan ibu Wafiyyah dan mahasiswa KKN FKM UNTAD di Puskesmas terdampak di Mamuju.

Laporan Kegiatan, Minggu 24 Januari 2021

RESPON BENCANA GEMPA SULBAR

Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R Pangaribuan
Sumber dari Gde Yulian Yogadhita, M.Epid, Apt (Pokja Bencana FK-KMK UGM)

24 jan team1 1

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM “Rapat Inisiasi Sistem Pelaporan Data Penyakit antara Petugas Puskesmas dengan Epidemiolog UGM dan Relawan KKN Penginput Data (kiri) dan Pemetaan Alur Pelaporan Data dari Pos-pos Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Mamuju (Kanan)”

 

Tim Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM

Pada hari Minggu, setelah diumumkan oleh koordinator relawan klaster kesehatan propinsi, Pak Saleh Kandar, Pak Rizal dan dr Ikhwan bahwa tidak ada rapat pagi dan pos klaster propinsi diturnkan ke kabupaten, tim manajemen bencana lebih berfokus ke pendampingan pos klaster kesehatan kabupaten. Penguatan pos klaster kabupaten sudh diinisiasi sebelumnya dengan pembuatan peta respon dan pengaktivasian sub-sub klaster kesehatan yang ada. Agenda pada pagi ini adalah pengintensifan pendampingan pengimputan data SKDR Bencana dengan ibu Wafiyyah dan mahasiswa KKN FKM UNTAD di Puskesmas terdampak di Mamuju dengan menghadirkan petugas petugas surveilans puskesmas bertemu dengan petugas teknis di PHEOC Kementerian Kesehatan RI untuk mendapatkan bimbingan teknis.

24 jan team1 2 

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM “Pengenalan SKDR Bencana ke Kepala Puskesmas Bambu dan Relawan yang Akan Membantu Penginputan Data Penyakit (kiri) dan Hands-on Penginputan Data Penyakit ke Aplikasi DHIS2 di Puskesmas Tampa Padang (Kanan)”

Hari Minggu sore harinya, tim manajemen bencana bersama tim mahasiswa relawan KKN FKM UNTAD berkeliling ke puskesmas puskesmas bersama pj petugas surveilans puskesmas untuk memperkenalkan diri dan mencoba menginput data penyakit harian ke platform DHIS2. Bu Wafiyyah dan Nur Intan membantu di Puskesmas Rangas mendampingi bapak Angga dan Puskesmas Binanga bersama bapak Yusman. Bapak Gde Yulian, Yulinar dan Windi membantu di Puskesmas Tampa Padang mendampingi ibu Nilam dan Puskesmas Bambu mendampingi Bu Hilda. Tim dari PHEOC, Pak Frans dengan Bu Widya yang diperbantukan dari Puskesmas Campaloga membantu ke Puskesmas Tapalang mendampingi Bu Shela. Dari hasil pendampingan ditemukan ada beberapa puskesmas yang kesulitan untuk mendapatkan data penyakit dari pos pelayanan kesehatan yang didirikan oleh relawan kesehatan (EMT) dan pustu karena kurangnya koordinasi maupun permasalahan teknis seperti sinyal dan sumberdaya. Hal ini kemudian disampaikan dalam evaluasi dan di grup komunikasi whatsapp relawan.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Memperkuat Manajemen di Klaster Kesehatan Kabupaten
  • Mengintensifkan pendampingan pengimputan data SKDR Bencana dengan tim PHEOC dan Propinsi di Puskesmas terdampak di Majene.

 

 

Laporan Kegiatan, Senin 25 Januari 2021

RESPON BENCANA GEMPA SULBAR

Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R Pangaribuan
Sumber dari Gde Yulian Yogadhita, M.Epid, Apt (Pokja Bencana FK-KMK UGM)

25 jan team1 1

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM “Rapat Koordinasi Klaster Kesehatan Kabupaten Majene dengan BTKL Makassar dan tim PHEOC (kiri) dan Hasil Pendampingan Berupa Struktur Komando dan Peta Respon Digunakan di Pos Koordinasi Kesehatan Kab.Majene (Kanan)”

Tim Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM

Sesuai kesepakatan sebelumnya, di mana pos klaster kesehatan propinsi diturunkan ke kabupaten, tim manajemen bencana memantau operasionalisasi pos klaster kesehatan kabupaten Majene yang sebelumnya dikuatkan dengan inisiasi pembuatan peta respon dan pengaktivasian sub-sub klaster kesehatan yang ada. Pos koordinasi kabupaten majene terletak di halaman Rumah Makan Bukit Tinggi di Kota Tinggi Kecamatan Salutambung. Pos ini juga berdekatan dengan pos Brimob dan Yonkes. Dapat dilihat pada gambar, struktur yang sebelumnya sudah diinisiasikan digunakan di pos klaster kesehatan lengakp dengan kontak person dan petugas nya, juga peta respon dilengkapi oleh tim kabupaten dengan kontak person dan nama-nama pos pelayanan kesehatan di setiap wilayah kerja puskesmas yang terdampak di Kabupaten Majene.

25 jan team1 2

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM “Skema Alur Pelaporan Data Penyakit di Kabupaten Majene (kiri) dan Pengenalan SKDR Bencana ke PJ Surveilans Puskesmas-Puskesmas di Majene (Kanan)”

Fokus ke wilayah teknis SKDR Bencana, karena sulitnya daerah terdampak di kabupaten Majene terutama di wilayah Puskesmas Ulumanda, tim manajemen bencana belum mendapatkan relawan maupun petugas dari puskesmas lain yang mau diterjunkan ke sana. Sementara baru pj surveilans nya saja, bapak Jabal Nur yang turun gunung untuk mendapatkan bimbingan teknis mengenai SKDR Bencana dan hands-on menggunakan DHIS2. Meskipun puskesmas Malunda dan Puskesmas Salutambung terletak di tepi jalan trans-Sulawesi namun karena beberapa plafon dan eternit yang runtuh, puskesmas masih belum difungsikan terutama untuk kegiatan sehari-hari, Ibu Ida Sam dari Puskesmas Malunda dan ibu Reski dari puskesmas Salutambung mewakiliuntuik mendapatkan materi SKDR Bencana yang diberikan oleh tim PHEOC Kemenkes RI dan difasilitasi oleh tim manajemen bencana UGM. Dari hasil fasilitasi (gambar di atas) dapat dilihat pelaporan data penyakit dari relawan dikoordinasikan olek Pak Suparno dari Yonkes Kostrad Makassar untuk kemudian disampaikan ke pos koordinasi klaster kesehatan Kab.Majene yaitu pj.surveilans bu Waliyah atau pak Umar.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Melakukan serah terima kepada tim manajemen bencana yang datang menggantikan, dan perkenalan ke Klaster Kesehatan Propinsi Sulawesi Barat dan Kabupaten Mamuju
  • Menyiapkan exit report untuk penugasan pendampingan klaster kesehatan.

Laporan Kegiatan, Selasa 26 Januari 2021

RESPON BENCANA GEMPA SULBAR

Tim Gabungan Kapasitas Lokal Sulawesi Tengah Berkoordinasi dengan PKMK & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R Pangaribuan
Sumber dari Gde Yulian Yogadhita, M.Epid, Apt (Pokja Bencana FK-KMK UGM)

26 jan team1 1

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM “Rapat Koordinasi Klaster Kesehatan Kabupaten Mamuju dengan Dinas Kesehatan Propinsi Difasilitasi oleh Tim Manajemen Bencana UGM (kiri) dan Perkenalan Tim Pengganti dengan Tim Mahasiswa KKN FKM UNTAD (Kanan)”

Tim Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM 

Karena tim pengganti dan tim layanan kesehatan dari UGM bekerjasama dengan tim lokal Sulawesi Tengah  (RS UNDATA dan Puskesmas Marawola) sudah datang, maka kegiatan hari ini adalah aklimatisasi tim pengganti yang dikomandani oleh ibu Madelina Ariyani, SKM, MPH dengan situasi di pos klaster kesehatan kabupaten didampingi juga oleh petugas dari dinas kesehatan propinsi, bapak Saleh Kandar, SKM, Mkes(Biostat). Di pertemuan ini kembali dibahas dan diingatkan kembali mengenai standard-standard dan alur dalam manajemen relawan kesehatan dan bagaimana sistem rujukannya. Pertemuan ini dipimpin oleh pak Haji Burgan kepala PSC 119 Mamuju yang juga adalah pelaksana harian pos koordinasi klaster kesehatan kabupaten Mamuju bersama pak Andi Suidan alias Pandu sebagai pj sub-klaster pelayanan kesehatan, bu Mardiyah sebagai koordinator penerima/registrasi relawan dan pak Arsyad dan pak Ade sebagai pj Data Informasi.

 25 jan team1 2  

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM “Test Swab Antigen Rutin Setelah Seminggu Melakukan Pendampingan di Pos Klaster Kesehatan Propinsi (kiri) dan Sesi Knowledge Management dengan Dinkes Sulawesi Barat (Kanan)”

Setelah selesai lebih dari satu minggu melakukan pendampingan di pos klaster kesehatan baik propinsi maupun kabupaten terdampak bencana gempa di propinsi Sulawesi Barat, pada khususnya di Kabupaten Mamuju dan Majene, bertemu dengan sekitar perwakilan dari 101 tim relawan kesehehatan dari luar daerah terdampak dan petugas petugas dari dinas kesehatan propinsi, kabupaten dan puskesmas, hari ini dilakukan test swab antigen di taman sebelah utara PSC 119 Mamuju. Gde Yulian sebagai tim manajemen bencana bersama juga adik adik mahasiswa relawan KKN FKM UNTAD telah dilakukan swab antigen dengan hasil alhamdulillah semua negatif. Pada sore hari sekitar jam 16.00 Gde Yulian juga diminta untuk mengisi instagram live oleh dinkes propinsi Sulawesi Barat dengan moderator bapak Saleh yang dapat disimak kembali silakan Klik Disini

Dalam sesi IG live ini, Gde menyampaikan penanganan bencana yang makin baik dari tahun ke tahun karena terus berproses dan tim manajemen bencana UGM selalu mencoba untuk mendampingi dinas kesehatan terdampak berbekal dari pengalaman baik itu lesson learnt dan best practices dari penanganan bencana kesehatan sebelum sebelumnya dan melakukan pelokalan dengan universitas terdekat di sekitar lokasi terdampak bencana.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Menyiapkan exit report untuk penugasan pendampingan klaster kesehatan. 

 

Tim Medis AHS UGM dan Pokja Bencana FK-KMK UGM

Laporan Kegiatan, Sabtu 16 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM dan Pokja Bencana FK-KMK UGM

Reportase oleh Happy P dan Madelina A
Sumber dari AHS UGM dan Pokja Bencana FK-KMK UGM

16 januari ahs ugm

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM “Rapat koordinasi terkait gempa Sulteng”

Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK dan Pokja Bencana FK - KMK UGM melakukan rapat koordinasi terkait dengan gempa Sulawesi Barat. FK - KMK UGM sudah bisa membentuk tim bayangan yang siap diberangkatkan jika dibutuhkan. Tim ini merupakan EMT 1 fix dan EMT 1 mobile.

Sekarang ini yang bisa dilakukan adalah koordinasi dulu dengan Dinkes Sulawesi Barat, apakah mereka masih membutuhkan EMT?. Hal yang perlu diperhatikam tim yang akan berangkat dilengkapi dengan swab antigen dengan syarat tertentu seperti tanpa Komorbid dan usia <60 tahun. Dengan kondisi pandemi COVID-19, persiapan harus lebih spesifik, benar - benar memperhatikan protokol kesehatan, mulai dari perlengkapan APD tim yang akan berangkat.

Disampaikan juga bahwa dari Palu meminta dampingan dari FK - KMK UGM dan koordinasi sudah berjalan sejak kemarin. Sudah disampaikan kepada mereka kebutuhan kebutuhan logistik disiapkan dengan memperhatikan protokol kesehatan (tim, personal, operasional). Selanjutnya dibahas juga terkait dengan rencana penggalangan dana dari alumni FK UGM dan sumber lainnya yang bisa dipakai untuk memberangkatkan personil. Dalam rapat ini ditunjuk dr. Yudha Mathan sebagai koordinator sementara Pokja Bencana FK-KMK UGM.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Menunggu hasil koordinasi dari lapangan (dari Gde Yulian)
  • menyusun logistik tim yang akan diberangkatkan
  • koordinasi Genus dan koordinasi penggalangan dana.
  • Rapat selanjutnya sementara dilakukan setiap hari pukul 13.00-14.00 WIB.

Laporan Kegiatan, Minggu 17 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM dan Pokja Bencana FK-KMK UGM

Reportase oleh Happy P dan Madelina A
Sumber dari AHS UGM dan Pokja Bencana FK-KMK UGM

17 januari ahs ugm

Dok. Pokja Bencana FK - KMK UGM “Rapat Koordinasi Harian Pokja Bencana FK - KMK UGM dan AHS UGM”

Pokja Bencana FK - KMK UGM dan AHS UGM kembali melakukan rapat koordinasi dengan agenda diskusi rencana pembentukan tim respon dan persiapan logistic dan update laporan dari Apt Gde Yulian. Informasi yang didapatkan dari dr. Budi dan dr Rahmat yang merupakan perwakilan Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes yang ada di pos klaster kesehatan Sulawesi Barat, dibutuhkan EMT mobile yang mendatangi pengungsi mandiri di depan rumah. Meeting klaster kesehatan baru dilakukan pukul 08.00 WITA. Gde Yulian yang berada di pos klaster kesehatan sudah bergabung dengan tim bencana Palu dan Pusat Krisis Kemenkes. Evaluasi hari ini akan dilaporkan kapasitas, kuantitas, dan jumlah yang dibutuhkan untuk EMT. EMT fixed ini bisa disiapkan karena memang disana pasti membutuhkan yang ditujukan untuk follow up. EMT mobile dan manajemen support diupayakan berangkat secepat mungkin. Rencana jumlah tim yang akan ditugaskan dari Joga adalah 5 orang EMT mobile (1 dokter umum, 1 dokter bedah dan 3 perawat), disiapkan untuk tim surveilans juga. Pokja FK - KMK UGM akan menyurati rumah sakit yang tergabung dalam jejaring AHS UGM untuk mendapatkan dokter dan perawat yang siap ditugaskan ke Sulawesi Barat.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Membuat target keberangkatan tim manajemen dan EMT mobile tim medis AHS
  • Menyiapkan surat untuk dikirimkan tim AHS
  • Rapat harian selanjutnya dilakukan esok pukul 19.00 WIB

 

Laporan Kegiatan, Senin 18 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R P
Sumber dari dr. Yudha Mathan Sakti (Tim Medis AHS UGM)

18 januari ahs ugm

Dok. Pokja Bencana “Rapat Harian Koordinasi Pokja Bencana dan AHS untuk Persiapan tim yang akan Berangkat”

Hari ini pukul 19.00 WITA Tim Pokja Bencana FK-KMK UGM dan AHS UGM kembali melakukan rapat koordinasi untuk persiapan tim yang akan diberangkatkan. Apt. Gde Yulian dari lokasi bencana menyampaikan ada beberapa puskesmas yang tidak bisa dijangkau, sangat dibutuhkan sekali EMT mobile. Daerah yang perlu dijangkau itu sangat jauh, karena puskesmas sendiri tidak bisa difungsikan. Setelah mendapatkan laporan tersebut, Tim sepakat mengirimkan tim EMT Type I mobile. Jumlah tim yang siap diberangkatkan sebanyak 6 orang (2 dokter, 3 perawat dan 1 surveilans). Tim akan berangkat pada 20 Januari 2021. Saat ini tim sedang mempersiapkan perbekalan logistik selama 7 hari bekerja di lapangan.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Tim medis AHS UGM akan melakukan pemeriksaan rapid swab antigen dan pembelian tiket
  • Menyiapkan logistik yang dibutuhkan tim

Laporan Kegiatan, Selasa 19 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R P
Sumber dari dr. Yudha Mathan Sakti (Tim Medis AHS UGM)

19 jan team ahs

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM “Rapat Koordinasi Harian Pokja Bencana FK-KMK UGM dan AHS UGM (kiri) dan persiapan kelengkapan logistik (kanan)”

Tim Pokja Bencana dan AHS UGM kembali melakukan rapat koordinasi harian tentang persiapan keberangkatan tim. Hari ini tim menyiapkan perlengkapan logistik yang akan dibawa dan mengatur prosedur keberangkatan tim. Logistik dan tiket keberangkatan sudah siap dan esok tim berangkat penerbangan pukul 17.00 WIB ke Makasar (transit). Tim yang berangkat 6 orang (2 dokter, 3 perawat dan 1 surveilans). Sementara dr. Bella dan Madelina Ariani dari PKMK juga aktif melakukan pendampingan jarak jauh kepada tim bencana Palu yang bertugas di lokasi bencana. Pendampingan ini dilakukan melalui WhatsApp, khususnya mendampingi kelengkapan data dan informasi.

Rencana Tindak Lanjut :

  • EMT Mobile Pokja Bencana dan AHS UGM akan berangkat esok ke Makasar (transit) dan lanjut ke Mamuju
  • Melanjutkan kelengkapan logistik yang dibutuhkan tim

Laporan Kegiatan, Rabu 20 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R P
Sumber dari dr. Yudha Mathan Sakti (Tim Medis AHS UGM)

20 jan sulbar

Dok. Tim Medis AHS UGM “Pelepasan Tim dan briefing di Bandara Yogyakarta International Airport.

Pelepasan Tim I Pokja Bencana dan AHS UGM dilakukan di depan KPTU FKKMK UGM, bersama dekanat FKKMK UGM dan Direktur Utama RSA. Tim melakukan briefing sebelum boarding di bandara Yogyakarta International Airport. Tim berangkat pada penerbangan pesawat pukul 17.00 WIB menuju Makasar (transit) dan esok lanjut penerbangan menuju Mamuju. Tim tiba di Makasar sekitar pukul 19.25 WIB. Tim yang berangkat 6 orang yang terdiri dari :

  1. dr. Yudha Mathan Sakti, Sp.OT(K)
  2. dr. Wahyu Kartikotomo, Sp.B
  3. Septian Gatot Nugroho
  4. Wafiyyah Rizki Wiariyanti
  5. Agus Damar Septiaji
  6. Sutarno Eko Prasetyo

Rencana Tindak Lanjut :

  • Esok pagi Tim I Pokja Bencana dan AHS UGM melanjutkan penerbangan menuju Mamuju dan sesampainya disana akan melapor ke klaster kesehatan.

 

Laporan Kegiatan, Kamis 21 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R P
Sumber dari dr. Yudha Mathan Sakti (Tim Medis AHS UGM)

21 jan sulbar tim2

Dok. Tim Medis AHS UGM “Ketua Tim melapor ke klaster kesehatan”

Tim Medis AHS UGM & Pokja Bencana FK - KMK UGM tiba di bandara Tampa Padang pukul 11.30 WITA dan tiba di basecamp RSUD Provinsi Sulawesi Barat pukul 12.00 WITA. Tim tinggal di rumah dinas dr. Helmi Sp.OT dengan kondisi rumah baik, 2 kamar, air bersih tersedia, listrik menyala dan kompor tersedia. Tim melakukan briefing awal di basecamp dan unpacking logistik mulai pukul 13.00 - 17.00 WITA. Sementara dr. Yudha Mathan Sakti dan dr. Wahyu Kartikotomo mewakili tim menuju klaster kesehatan untuk melaporkan dan mendaftarkan anggota tim yang siap bertugas selama satu minggu di lapangan.

Pukul 14.00 - 15.30 WITA di klaster kesehatan dr. Yudha Mathan Sakti dan dr. Wahyu Kartikotomo berkoordinasi dengan dr. Budi (kepala pusat krisis kemenkes) dan Kepala Dinas Kesehatan Mamuju untuk melaporkan rencana kegiatan tim selama di lapangan. Tim menyampaikan bahwa tim merupakan EMT mobile yang siap ditugaskan ke daerah yang sulit untuk dijangkau.

Pukul 16.00 – 17.30 WITA, tim melakukan survey ke RS Lapangan yang aktif untuk mengetahui sistem rujukan (RS Bayangkhara dan RS KRI Soeharso). Tim kembali ke RS Provinsi untuk mencari informasi bagaimana alur koordinasi penanganan pasien covid 19 selama tanggap darurat becana. Selanjutnya pukul 20.00 WITA tim mengikuti rapat koordinasi harian klaster kesehatan.

21 jan sulbar 1 tim2

Dok. Tim Medis AHS UGM “Rapat koordinasi dengan pusat krisis kesehatan Kemenkes”

Rencana Tindak Lanjut :

  • Mulai melakukan pelayanan kesehatan mobile di Dusun Galang Utara Mamuju
  • Mengikuti rapat rutin klaster kesehatan pukul 08.00 WITA dan pukul 20.00 WITA
  • Mengerjakan laporan kegiatan (daily report)

 

Laporan Kegiatan, Jumat 22 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R P
Sumber dari dr. Yudha Mathan Sakti (Tim Medis AHS UGM)

22 jan sulbar 0 tim2

Dok. Tim Medis AHS UGM “Tim Pokja Bencana dan AHS UGM”

Pukul 07.15 – 07.30 WITA, tim melakukan briefing awal untuk membicarakan teknis pelayanan kesehatan yang akan dilakukan hari ini. Pukul 08.00 – 08.45 WITA tim mengikuti pertemuan rutin di klaster kesehatan.

Tim ditugaskan melakukan pelayanan ke Puskesmas Petalang yang berlokasi sekitar 1 jam dari klaster kesehatan. Tim tiba di lokasi pukul 10.00 WITA da terbagi dalam dua kelompok untuk melakukan pelayanan kesehatan di Posko Galung Utara dan Posko Tapalang. Tim memberikan pelayanan orthopedi (gips, skin traksim debridement) di Posko Galung Utara. Sementara layanan kesehatan di Posko Tapalang adalah layanan kesehatan di puskesmas pengganti Tapalang.

22 jan sulbar 1 tim2

Dok. Tim Medis AHS UGM “Upaya Layanan Kesehatan”

Layanan kesehatan yang diberikan sebagai berikut :

Lokasi pelayanan kesehatan : Dusun Galang Utara, Tapalang Mandar, Mamuju

  1. Jumlah pasien terlayani sebanyak 25 pasien terdiri dari :
    • Balita : 2 orang
    • Anak : 1 orang
    • Remaja : 9 orang
    • Dewasa : 3 orang dan
    • Lansia : 10 orang
    • Penyakit yang dilayani : myalgia, hipertensi, ISPA, alergi kulit
  2. Kendala dilapangan :
    • Lokasi sangat sulit dijangkau dengan akses transportasi
    • Alat dan bahan gips dibawa sendiri oleh tim
    • Pasien yang datang banyak tidak menggunakan masker
    • Pasien tidak pergi ke layanan kesehatan karena tidak ada dokter
    • Pasien takut ke RS Bhayangkara karena berlokasi dekat dengan pantai, takut terjadi tsunami
  3. Kebutuhan :
    • Transportasi
    • Cadangan alat dan bahan jika dari persediaan tim sudah habis
  4. Saran :
    • Support masker, hand sanitizer, APD ke masyarakat.
    • Fasyankes menyiapkan alat dan bahan untuk kasus - kasus orthopedi.
    • Peningkatan upaya promosi kesehatan supaya korban disiplin melaksanakan protokol kesehatan COVID-19

22 jan sulbar tim2

Dok. Tim Medis AHS UGM “Pertolongan medis kepada pasien patah tulang”

Pukul 20.00 WITA tim mengikuti rapat rutin klaster kesehatan. Dalam rapat tim melaporkan kegiatan pelayanan kesehatan yang sudah dilakukan hari ini, apa yang menjadi kendala dilapangan, kebutuhan tim dan saran.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Mulai melakukan pelayanan kesehatan mobile
  • Mengikuti rapat rutin klaster kesehatan pukul 08.00 WITA dan pukul 20.00 WITA
  • Mengerjakan laporan kegiatan (daily report)

 

Laporan Kegiatan, Sabtu 23 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R P
Sumber dari dr. Yudha Mathan Sakti (Tim Medis AHS UGM)

23 jan sulbar ahs1

Dok. Tim Medis AHS UGM  “Tim menuju lokasi pelayanan kesehatan mobile”

                Seperti biasa tim mengadakan briefing pukul 07.30 - 07.45 WITA dengan agenda rencana pelayanan kesehatan yang dilakukan hari ini. Selanjutnya tim juga mengikuti pertemuan rutin pagi hari dengan Pusat Krisis Kemenkes pukul 08.00 – 08.45 WITA. Tim bidang surveilans tinggal di klaster kesehatan untuk koordinasi perkembangan surveilans saat bencana. Sementara tim medis menuju Puskesmas Bateng sesuai dengan arahan hasil rapat di klaster kesehatan. Perjalanan ke Puskesmas Bateng ditempuh sekitar 75 menit. Pelayanan kesehatan terbagi dalam 3 titik utama:

  1. Pelayanan mobile di Posko Pengungsian Bateng : Pelayanan orthopedi dan rawat luka serta pelayanan kesehatan umum (gips, skin traksi, debridement), perawatan pasca cedera kepala dan rehabilitasi pasca operasi ortopedi.
  2. Pelayanan mobile di Desa Salletto Botteng : layanan kesehatan umum di puskesmas pengganti dan layanan dan pelayanan rawat luka.
  3. Penatalaksanaan kasus orthopaedi ke beberapa tempat di Desa Salletto dengan arahan Bidan Desa Mardiyah (pemasangan gips, rawat luka dan rehbilitasi pasca operasi)

23 jan sulbar ahs

Dok. Tim Medis AHS UGM “Tim melakukan pelayanan kesehatan”

Layanan kesehatan yang diberikan sebagai berikut :

  1. Jumlah pasien terlayani sebanyak 47 pasien terdiri dari :
    • Balita : 3 orang
    • Anak : 3 orang
    • Remaja : 23 orang
    • Dewasa : 12 orang dan
    • Lansia : 6 orang
    • Penyakit yang dilayani : myalgia, ISPA, dermatitis, kasus patah tulang
  2. Situasi di dilapangan :
    • Promosi kesehatan masih sangat kurang terkait penggunaan masker, banyak pasien datang tanpa menggunakan masker
    • Banyak pasien merupakan pasien pasca tata laksana di RS
    • Satu kasus infeksi pada degloving pedis dilakukan redebridemen dan edukasi untuk tata laksana lanjutan d RS
    • Belum mau kontrol ke RS dengan alasan sulitnya transportasi dan takut terjadi gempa susulan
    • Peran bidan sangat baik dalam mendata dan melakukan pelayanan medis

Pukul 20.00 WITA tim mengikuti kembali rapat rutin klaster kesehatan untuk melaporkan kegiatan yang dilakukan hari ini.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Melanjutkan pelayanan kesehatan mobile dan membantu pelayanan di RSUD Provinsi
  • Koordinasi surveilans di klaster kesehatan
  • Mengikuti rapat rutin klaster kesehatan pukul 08.00 WITA dan pukul 20.00 WITA
  • Mengerjakan laporan kegiatan (daily report)

 

Laporan Kegiatan, Minggu 24 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R P
Sumber dari dr. Yudha Mathan Sakti (Tim Medis AHS UGM)

24 sulbar ahs

Dok. Tim Medis AHS UGM “Tim melakukan pelayanan kesehatan”

Pukul 08.00 - 08.25 WITA tim melakukan pertemuan rutin. Dari hasil rapat, tim dibagi dalam tiga kelompok yaitu surveilans, EMT mobile, support di RSUD provinsi untuk operasi tulang belakang. Kelompok surveilans melakukan pertemuan Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) untuk koordinasi perkembangan surveilans. Kelompok EMT mobile melakukan pelayanan di empat titik lokasi yaitu :

  1. Puskesmas Binanga, dengan keterangan faskes sudah lengkap.
  2. Pos Pengungsian jalur dua (Desa Binanga), dengan keterangan faskes sudah lengkap.
  3. Pos pengungsian POLDA SulBar.
  4. Pos pengungsian Tapandulu (1.5 jam perjalanan)
    • Luka nekrotik post trauma pedis/kaki dilakukan nekrotomi jaringan.
    • Luka nekrotik ec DM dilakukan nekrotomi jaringan.
    • Ankle Sprain (elastic bandage)

Kelompok support melakukan operasi pasien Tulang Belakang/Spine ( Fraktur V Lumbal I, Frankel D TLICS V) dan 2 pasien redebridement open fraktur cruris S di RSUD provinsi.

Layanan kesehatan yang diberikan sebagai berikut :

  1. Jumlah pasien terlayani sebanyak 4 pasien terdiri dari :
    • Balita : 0 orang
    • Anak : 0 orang
    • Remaja : 1 orang
    • Dewasa : 2 orang dan
    • Lansia : 1 orang
    • Penyakit yang dilayani : Necrotic wound (dilakukan nekrotomi jaringan), Ankle sprain (elastic bandage), VL
  2. Situasi di lapangan :
    • Promosi kesehatan terkait protokol kesehatan COVID-19 masih kurang, banyak pasien datang tanpa masker.
    • Pelayanan evaluasi luka pasien dari tenaga kesehatan setempat belum rutin dilakukan.
    • Peran bidan dan perawat setempat sangat baik dalam mendata dan melakukan pelayanan medis.
    • Pelayanan kesehatan banyak terfokus pada pelayanan jemput bola, tanpa melihat kasus - kasus lain yang lebih berat, misal ternyata masih ditemukan kasus fracture, luka kronis yang tidak dilakukan evaluasi.

Pukul 20.00 WITA tim mengikuti kembali rapat rutin klaster kesehatan untuk melaporkan kegiatan yang dilakukan hari ini.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Melanjutkan pelayanan kesehatan mobile
  • Update perkembangan surveilans di klaster kesehatan
  • Mengikuti rapat rutin klaster kesehatan pukul 08.00 WITA dan pukul 20.00 WITA
  • Mengerjakan laporan kegiatan (daily report)

 

Laporan Kegiatan, Senin 25 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R P
Sumber dari dr. Yudha Mathan Sakti (Tim Medis AHS UGM)

25 sulbar team ahs 1

Dok. Tim Medis AHS UGM “Puskesmas Dungkait (kiri) dan koordinasi dengan petugas puskesmas setempat (kanan)

Pukul 09.00 - 09.25 WITA tim melakukan pertemuan rutin internal untuk membicarakan rencana pelayanan hari ini. Dua target pelayanan yaitu di Puskesmas Tapalang dan Puskesmas Dungkait Tapalang Barat. Bidang surveilans akan melakukan koordinasi data surveilans di klaster kesehatan dan mulai mengolah data. Perjalanan ke Puskesmas Dungkait menempuh waktu 2 jam namun ternyata disana tidak ada pasien yang membutuhkan layanan kesehatan. Tim berlanjut menuju Puskesmas Tapalang, dan atas arahan kepala puskesmas tim menuju lokasi korban patah tulang paha. Ada satu pasien Open Fracture Intercondyler Femur Sinistra, dilakukan pemasangan Skin Traksi dan debridement luka.

25 sulbar team ahs 2

Dok. Tim Medis AHS UGM “Layanan kesehatan patah tulang di daerah Tapalang”

Layanan kesehatan yang diberikan sebagai berikut :

  1. Jumlah pasien terlayani sebanyak 2 pasien terdiri dari :
    • Balita : 0 orang
    • Anak : 0 orang
    • Remaja : 2 orang
    • Dewasa : 0 orang dan
    • Lansia : 0 orang
    • Penyakit yang dilayani : (1) Open Fracture Intercondyler Femur Sinistra, dilakukan Skin Traction dan Debridement; (2) Ganglion pedis S, motivasi eksisi
  2. Situasi di dilapangan :
    • Banyak pasien patah tulang tidak bersedia dirujuk ke RS, meskipun sudah dilakukan penjemputan dengan ambulance 119
  3. Saran :
    • Perawatan luka secara rutin pada pasien -pasien open fracture oleh tenaga medis terdekat, tenaga medis yang datang ke lokasi.
    • Tenaga kesehatan yang datang melakukan pendekatan dan pemahaman kepada pasien dan keluarga supaya bersedia dirujuk ke RS.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Melanjutkan pelayanan kesehatan mobile
  • Mengolah data surveilans
  • Mengikuti rapat rutin klaster kesehatan pukul 08.00 WITA dan pukul 20.00 WITA
  • Mengerjakan laporan kegiatan (daily report)

 

Laporan Kegiatan, Selasa 26 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R P
Sumber dari dr. Yudha Mathan Sakti (Tim Medis AHS UGM)

26 sulbar team ahs 1

Dok. Tim Medis AHS UGM “Tim mobile melakukan perjalanan ke Pustu Karampung wilayah Puskesmas Bambu”

Pukul 08.00 - 08.30 WITA tim kembali melakukan rapat koordinasi internal untuk membahas rencana pelayanan hari ini. Pukul 08.15 - 09.45 WITA tim berkoordinasi dengan Saleh dan Dinkes Kabupaten secara online. Anggota surveilans hari ini bertugas di Public Safety Center untuk berkoordinasi dengan Madelina Ariani tim Pokja Bencana yang baru tiba di Mamuju dan tim medis yang baru (dari Palu). Pukul 10.00 – 14.00 WITA, tim medis mobile melakukan perjalanan ke Pustu Karampung wilayah Puskesmas Bambu. Tim menyebrang ke Pulau Karampuang dengan kapal.

Dua target pelayanan :

  1. Pustu Karampuang (Balai Pengobatan) : layanan medis umum sebanyak 63 pasien
  2. Dusun Talang (lokasi diatas Pustu Karampuang) : layanan kesehatan rawat luka kepada 8 pasien.

26 sulbar team ahs 2

Dok. Tim Medis AHS UGM “Melakukan pelayanan kesehatan dan menyerahkan bantuan ke Bidan Pustu”

Layanan kesehatan yang diberikan sebagai berikut :

  1. Jumlah pasien terlayani sebanyak 71 pasien terdiri dari :
    • Balita : 8 orang
    • Anak : 7 orang
    • Remaja : 27 orang
    • Dewasa : 23 orang dan
    • Lansia : 6 orang
    • Penyakit yang dilayani : ISPA, hipertensi, Myalgia, Dermatitis, Cephalgia, Urtikaria, Stomatitis, LBP
  2. Situasi di dilapangan :
    • Promosi kesehatan di lokasi terkait penggunaan masker tampak lebih baik, banyak pasien yang datang menggunakan masker
    • Bidan aktif mengingatkan pasien untuk menjaga protokol kesehatan pencegahan COVID-19
    • Beberapa anak dan warga yang trauma berat diakibatkan gempa dan sangat takut masuk kedalam bangunan.
    • Secara umum fasilitas kesehatan sudah aktif dan berfungsi dengan baik
    • Tim memberikan beberapa alkes dan obat-obatan dan diserhakan kepada Bidan Pustu setempat
  3. Saran :
    • Tenaga kesehatan tetap aktif mengingatkan protokol pencegahan COVID-19 kepada masyarakat di pos pengungsian

Rencana Tindak Lanjut :

  • Melanjutkan pelayanan kesehatan mobile
  • Melanjutkan olah data surveilans
  • Mengikuti rapat rutin klaster kesehatan
  • Mengerjakan laporan kegiatan (daily report)

Laporan Kegiatan, Rabu 27 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R P
Sumber dari dr. Yudha Mathan Sakti (Tim Medis AHS UGM)

27 januari tim ahs

Dok. Tim Medis AHS UGM “Pelayanan kesehatan oleh tim Medis AHS UGM dan Tim Universitas Brawijaya (UB RSSA)”

Pukul 07.30 – 07.45 WITA tim melakukan rapat internal untuk membicarakan rencana pelayanan kesehatan hari ini. Tim berkoordinasi dengan Tim Universitas Brawijaya (UB RSSA) terkait lokasi mobile clinic. Pukul 08.30 – 09.30 WITA dr. Yudha dan Wafiyyah Rizki Wiariyanti bertemu dengan Madelina Ariani untuk koordinasi terkait peralihan tugas dan data lapangan yang diperoleh selama ini. Sementara tim medis yang lainnya bersama dengan tim UB RSSA sudah duluan berangkat ke lokasi Desa Bambangan Malundu Majene.

Pukul 10.30 - 12.30 WITA pelayanan kesehatan dilakukan bersama tim UB RSSA dengan seting mobile clinic pelayanan Bedah, pelayanan UPD, pelayanan UPA dan Psikologi Anak/ Trauma healing. Dilakukan juga Edukasi Gempa pada Titik 1 di Kantor Desa Bambangan. Sebagian dari perbekalan medis diserah terimakan ke Bidan Pustu Desa Bambangan.

Pukul 13.00 - 14.00 WITA dilakukan pelayanan Mobile Clinic Titik 2 (Desa Madrasah) Pelayanan Medis UPD dan UPA. Selanjutnya Tim AHS UGM bertemu Kepala Puskesmas Tapalang untuk menyerahkan bantuan perbekalan obat dan alat medis serta memastikan serah terima pasien-pasien yang ditangani oleh Tim. Pukul 15.30 - 17.00 WITA perjalanan pulang ke RSUD Provinsi

27 januari tim ahs2

Dok. Tim Medis AHS UGM “Pelayanan kesehatan oleh Tim Medis AHS UGM”

Layanan kesehatan yang diberikan sebagai berikut :

A. Lokasi Pelayanan : Pos pengungsian/puskesmas Desa Bambangan, Puskesmas Malunda, Majene

  1. Jumlah pasien terlayani sebanyak 56 pasien terdiri dari :
    • Bayi: 3 orang
    • Balita : 5 orang
    • Anak : 5 orang
    • Remaja : 17 orang
    • Dewasa : 18 orang dan
    • Lansia : 8 orang
    • Penyakit yang dilayani : ISPA, Hipertensi, Gastritis, Myalgia, Cephalgia, GEA, LBPP, Susp TB, Tinea Cruris, Urtikaria, Stomatitis, DM, Canal Stenosis, Spinal Stenosis
  2. Situasi di dilapangan :
    • Sebagian besar penduduk dan pasien tidak menggunakan masker
    • Fasilitas kesehatan desa sudah mulai aktif
    • Mulai tampak sampah di lokasi pengungsian dengan potensi masalah kesehatan
  3. Saran :
    • Perlu dilakukam promosi kesehatan terkait protocol kesehatan COVID-19
    • Edukasi kesehatan lingkungan terkait perilaku hidup bersih dan sehat di lokasi pengungsian perlu ditingkatkan.
    • Perlu bantuan logistik medis dan non-medis untuk menunjang pelayanan kesehatan di daerah Malunda, Majene karena banyaknya penduduk di daerah pengungsian.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Tim akan melakukan Swab Antigen
  • Tim melaporkan rencana kepulangan ke klaster kesehatan
  • Tim mempersiapkan kepulangan ke Yogyakarta

Laporan Kegiatan, Kamis 28 Januari 2021

Respon Bencana Gempa Sulbar

Tim Medis AHS UGM & Pokja Bencana FK - KMK UGM

Reportase oleh Happy R Pangaribuan
Sumber dari dr. Yudha Mathan Sakti (Tim Medis AHS UGM)

28 januari tim ahs

Dok. Tim Medis AHS UGM “Time Medis AHS UGM (kiri) dan pelaksanaan SWAB antigen tim (tengah dan kanan)

Hari ini tim melaporkan temuan berupa kendala dan evaluasi selama bertugas mobile pada klaster kesehatan dan menyampaikan rencana kepulangan tim esok ke Yogyakarta. Tim juga berkoordinasi kepada tenaga medis (bidan desa dan perawat desa) setempat serta melakukan edukasi langsung pada pemuka masyarakat (Kepala Dusun/ lainnya) dan tentu saja pada masyarakat.

Tim melakukan distribusi bantuan perbekalan medis dan koordinasi dengan Tim Manajemen Pokja semua anggota tim melakukan Swab Antigen untuk persiapan kepulangan dan hasilnya negatif. Tim sudah bekerja dengan baik, seluruh laporan kegiatan diberikan secara rutin kepada klaster kesehatan.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Esok tim Medis AHS UGM pulang ke Yogyakarta
  • Mengerjakan exit report tim Medis AHS UGM
  • Sesampainya di Jogjakarta akan melakukan pemeriksaan kembali (Swab Antigen/PCR)
  • Melaksanakan seminar atau live report penanganan gempa Sulbar yang dilakukan oleh tim

Tim Medis dan manajemen Pokja Bencana, Caritas Germany dan Palu

Laporan Kegiatan -  Selasa, 9 Februari 2021

Laporan Kegiatan

Respon Bencana Gempa Sulawesi Barat

Tim Medis dan Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar

h1 pokja bencana

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng

“Tim melakukan koordinasi ke Puskesmas Botteng”

Hari ini tim 3 sampai ke Mamuju untuk melanjutkan penanganan bencana Gempa Sulbar. Fokus pelayanan yang akan dilakukan oleh tim pada masa transisi ini adalah melanjutkan pasien rawat luka, membantu dinas kesehatan untuk melengkapi laporan akhir sub layanan kesehatan, membantu manajemen pelayanan luar gedung puskesmas dan masalah kesehatan lingkungan di pos pengungsian. Tim ini terdiri dari 3 bidang dengan rincian sebagai berikut :

  1. Pelayanan Manajemen
    • Happy R Pangaribuan, MPH dari Pokja Bencana FK - KMK UGM
    • Jellyta H. E. Bofe, SKM, MSi dari Dinkes Provinsi Sulteng
  2. Pelayanan Medis
    • Arafad, A.Md.Kep dari RSUD Tora Bello Kab. Sigi Sulteng
    • Muhammad syaddad, A.md.Kep dari RSUD Tora Bello Kab. Sigi Sulteng
    • Emelya Mad Arab, S.Ft., Physio dari RSUD Prov. Sulawesi Barat
    • Juliani Santri, A.Md, Kep
    • Sitty Andani,A.Md.kep
  3. Layanan Kesehatan Lingkungan
    • Dr. Muh. Ryman Napirah, S.KM., M.Kes. dari FKM Universitas Tadulako
    • Akhmad Syaid Khudri, S.KM dari FKM Universitas Tadulako

h1 pokja bencana2

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng “Tim diskusi dengan dokter Puskesmas Dongkait”

Pukul 13.00 WITA Madelina Ariani tim manajemen yang bertugas sebelumnya memberikan arahan singkat dan gambaran besar rencana tindak lanjut pelayanan yanga akan dilakukan oleh tim 3. Kemudian pukul 14.00 WITA tim menuju Puskesmas Bambu, untuk melihat kondisi dan berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Puskesmas Bambu. Selanjutnya dari Puskesmas Botteng, tim menuju Puskesmas Tapalang Barat dan Puskesmas Dongkait. Hasil diskusi dengan pihak Puskesmas, tim akan melakukan pelayanan mobile untuk melanjutkan perawatan luka pasien di Puskesmas Tapalang Barat dan Puskesmas Bambu dan 1 dokter dan 1 perawat akan melakukan pelayanan fix di Puskesmas Tapalang Barat.

Pukul 21.00 WITA, tim melakukan briefing untuk mendiskusikan hasil kunjungan hari ini dan rencana tindak lanjut. Madelina Ariani menyampaikan apa yang menjadi kendala dan masalah kesehatan yang dihadapi oleh tim sebelumnya, dan yang akan diperbaiki oleh tim 3. Masing - masing anggota tim menyampaikan, logistik yang akan dibawa, lokasi pekayanan, rencana pelayanan yang akan dilakukan dan kepada siapa saja tim akan berkoordinasi.

Rencana Tindak Lanjut :

  • Registrasi tim ke Dinkes Provinsi Sulbar dan Dinkes Kabupaten Mamuju
  • Melakukan layanan kesehatan di Puskesmas Botteng dan Puskesmas Tapalang Barat
  • Melakukan tinjau ulang kondisi kesehatan lingkungan di Botteng Utara
  • Membantu Dinkes Kabupaten Mamuju untuk melengkapi laporan akhir layanan sub - klaster kesehatan

Laporan Kegiatan -  Rabu, 10 Februari 2021

Laporan Kegiatan

Respon Bencana Gempa Sulawesi Barat

Tim Medis dan Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar


Reportase oleh Happy R Pangaribuan

Sumber: Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar

Sebelum memulai kegiatan tim melakukan briefing singkat terkait rencana kerja hari ini. Tim medis perawat luka dan fisioterapi akan mengunjungi pasien rawat luka di Puskesmas Botteng dan Desa Pempioang. Layanan Kesehatan Lingkungan di melakukan tinjau ulang kondisi kesehatan lingkungan di Pengungsian Botteng, Botteng Utara, dan Pempiong. Sementara tim manajemen membantu Dinkes Kab. Mamuju.

h2 pokja bencana

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng
“Perawatan Luka (kiri) dan Layanan Fisioterapi (kanan)”

Layanan Kesehatan yang dilakukan sebagai berikut :

Layanan medis

1) Lokasi Pelayanan : PKM Botteng, Desa Pempiong

  1. Jumlah pasien yang dilayani: dewasa   (5 orang)
  2. Penyakit yang dilayani: Post ORIF lower limb dextra (4 orang) dan Cepalghia (1 orang)

2) Lokasi Pelayanan : kompleks btn simboru

  1. Jumlah pasien yang dilayani : dewasa (2 orang)
  2. Penyakit yang dilayani : Asma bronchial (2 orang)

Kebutuhan :

  • Desa Pempiong membutuhkan obat cacing dan popok balita
  • Desa Pempiong membutuhkan obat alergi anak

Layanan Fisioterapi

1. Lokasi Layanan : PKM Tapalang , Desa pempioang

  1. Jumlah pasien yang dilayani : dewasa (1 orang)
  2. Kasus yang dilayani (1 orang) :
    • Kasus trauma; Fraktur Compressi Vertebra post. OP
    • Spinal cord injuries
    • Trauma tumpul abdomen

Kendala :

  • Tidak adanya informasi hasil X-Ray atau informasi mengenai lokasi pasti area Fr. Lumbalis
  • Butuh kerjasama dgn dokter Spesialis

2. Lokasi Layanan : PKM Botteng

  1. Jumlah pasien yang dilayani : dewasa (2 orang)
  2. Kasus yang dilayani adalah kasus trauma (2 orang) :
    • Fr. Femur post ORIF Dextra (1 org)
    • Fr. Post ORIF Lower limb Dextra + Kontraktur muscle (1 orang)

Kendala :

  • Tidak adanya informasi hasil X - Ray atau informasi Tulang bagian mana yang patah pada salah satu pasien
  • Tidak ada tenaga medis setempat yang mencoba mengajak dan mengajarkan pasien untuk mau menggerakkan tungkainya

h2 pokja bencana2

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng “Diskusi masalah lingkungan di Pengungsian Botteng Utara (kiri) dan diskusi dengan koordinator harian sub klaster kesehatan Dinkes Kab. Mamuju”

Layanan Kesehatan Lingkungan

Lokasi : Pengungsian Botteng, Botteng Utara, dan Pempioang

Kegiatan :

  • Diskusi masalah kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat bersama Kepala Puskesmas Botteng
  • Diskusi masalah pembuangan sampah dan pengangkutan sampah yang belum teratur, SPAL, ketersediaan air bersih, dan fasilitas MCK bersama perwakilan masyarakat sebanyak 10 orang di pengungsian Botteng dan Botteng Utara
  • Diskusi bersama 10 orang perwakilan masyarakat di pengungsian Pempiong terkait masalah pembuangan dan pengangkutan sampah, SPAL, ketersediaan air bersih, dan fasilitas MCK

Layanan Manajemen

Lokasi : Dinkes Kab. Mamuju

Kegiatan :

  • Diskusi dengan koordinator harian sub klaster kesehatan terkait dengan kelengkapan laporan (per 4 Februari) dari masing-masing subklaster.
  • Mendiskusikan rencana perbaikan manajemen pelayanan Puskesmas Bambu

Rencana Tindak Lanjut :

  • Tim medis melakukan kunjungan pasien ke Puskesmas Tapalang Barat dan Desa Pasabu
  • Tim Kesling diskusi dengan penanggung jawab kesling Puskesmas Bambu tentang masalah kesehatan lingkungan di pengungsian wilayah kerja Puskesmas Bambu
  • Diskusi dengan Kepala Puskesmas Bambu terkait dengan perbaikan alur manajemen pelayanan puskesmas di luar gedung selama masa transisi

Laporan Kegiatan -  Kamis, 11 Februari 2021

Laporan Kegiatan

Respon Bencana Gempa Sulawesi Barat

Tim Medis dan Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar

 


Reportase oleh Happy R Pangaribuan

Sumber: Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar

Pukul 08.30 WITA tim sudah berangkat menuju lokasi layanan masing - masing sesuai dengan hasil briefing tadi malam pukul 21.00 WITA. Tim perawat luka dibagi menjadi 2 kelompok dimana kelompok pertama melanjutkan perawatan luka di Puskesmas Tapalang Barat dan Desa Pasabu, sementara kelompok kedua melanjutkan perawatan luka di Puskesmas Botteng dan Desa Botteng Utara. Layanan fisioterapi dilakukan di Puskesmas Tapalang Barat.

Tim layanan kesling menuju Puskesmas Bambu untuk mendiskusikan masalah kesehatan lingkungan di pengungsian wilayah kerja puskesmas bersama dengan staf kesling puskesmas. Kemudian ke lokasi pengungsian Botteng Utara untuk meninjau kembali situasi masalah sampah dan diskusi langsung dengan sekdes dan masyarakat setempat. Pukul 10.00 WITA tim manajemen bertemu dengan Kepala Puskesmas Bambu untuk membicarakan rencana perbaikan alur pelayanan kesehatan dalam tenda pelayanan. Dan rencana ini dibahas kembali dengan Dinas Kesehatan Kab. Mamuju untuk melist kembali kebutuhan dalam perbaikan alur layanan tersebut.

Pukul 20.00 – 21.30 WITA tim melakukan briefing evaluasi kegiatan hari ini dan rencana teknis pelayanan esok.

h3 pokja bencana

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng
“Lanjutan perawatan luka di Desa Pasabu”

Layanan Kesehatan yang dilakukan sebagai berikut :

Layanan medis

1) Lokasi pelayanan : Puskesmas Tapalang Barat, Desa Passabu

  1. Jumlah pasien yang dilayani: dewasa   (3 orang)
  2. Penyakit yang dilayani: wond cronik(1 org) dan pemeriksaaan kolesterol (2 orang)

2) Lokasi pelayanan : Puskesmas Botteng dan Desa Botteng Utara

  1. Jumlah pasien yang dilayani : anak (1 orang)
  2. Penyakit yang dilayani : preasure injury(1 orang)

Rujukan                    : 0
Kasus Meninggal         : 0
Kebutuhan                : Puskesmas Tapalang Barat membutuhkan dokter

Layanan Fisioterapi

  1. Lokasi Layanan : Puskesmas Tapalang Barat
    1. Jumlah pasien yang dilayani : dewasa (3 orang)
    2. Kasus yang dilayani (1 orang) :
      • frozen shoulder(1 orang)
      • strain (1 orang)
      • nyeri dan kram otot (1orang)

h3 pokja bencana1

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng

“Tim manajemen diskusi dengan Dinkes Kab. Mamuju (kiri) dan tim kesling diskusi kebutuhan dengan warga pengungsi Desa Pangondoang”

Layanan Kesehatan Lingkungan

Lokasi : Puskesmas Bambu, Pengungsian Wilayah Kerja Puskesmas Bambu, dan Puskesmas Botteng

Kegiatan :

  • Diskusi bersama penanggung jawab kesling Puskesmas Bambu tentang masalah kesehatan lingkungan di pengungsian wilayah kerja Puskesmas Bambu
  • Meninjau dan berdiskusi bersama 15 orang masyarakat perwakilan pengungsi di wilayah kerja Puskesmas Bambu tentang masalah pembuangan sampah dan pengangkutan sampah yang belum teratur, SPAL, ketersediaan air bersih, dan fasilitas MCK
  • Berdiskusi bersama Kepala Puskesmas Botteng terkait jadwal mobil pengangkut sampah dan ketersediaan tempat penampungan sampah/kresek di masing-masing tenda dan insiden penyakit diare yang meningkat pasca bencana

Layanan Manajemen

Lokasi : Puskesmas Bambu dan Dinas Kesehatan Kab. Mamuju

Kegiatan :

  • Diskusi dengan Kepala Puskesmas Bambu terkait dengan perbaikan alur manajemen pelayanan puskesmas di luar gedung selama masa transisi.
  • Diskusi lanjutan dengan pihak dinas kesehatan terkait rencana kegiatan di Puskesmas Bambu

Rencana Tindak Lanjut :

  • Layanan medis di pukesmas Tapalang Barat, Desa Pempioang dan Desa Pasabu
  • Tim kesling bersama dengan tim manajemen menindaklanjuti penanganan air bersih di Desa Pempioang melalui koordinasi dengan Kasie Kesling Dinkes Kab. Mamuju
  • Bersama dengan Puskesmas Bambu mengatur/mengonsep alur manajemen pelayanan luar gedung puskesmas (layanan kesehatan dalam tenda)

 

Laporan Kegiatan -  Jumat, 12 Februari 2021

Laporan Kegiatan

Respon Bencana Gempa Sulawesi Barat

Tim Medis dan Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar


Reportase oleh Happy R Pangaribuan

Sumber: Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar

Berdasarkan hasil briefing tadi malam, puskesmas membutuhkan dokter dan berhubung dokter dalam tim baru bisa bertugas hari ini. Pukul 08.00 WITA tim medis (dokter dan perawat luka) sudah berangkat menuju Puskesmas Tapalang Barat untuk melakukan layanan kesehatan umum. Siang hari tim medis berlanjut melakukan pelayanan kesehatan umum di Desa Pempioang.

Tim kesling bersama dengan tim manajemen diskusi dengan Kasie Kesling Dinkes Kab. Mamuju pukul 09.00 – 10.30 WITA terkait permasalahan sampah di Botteng Utara dan masalah air bersih di Desa Pangondoang Puskesmas Bambu. Pukul 14.00 WITA tim manajemen menjelaskan alur pelayanan yang sudah disusun sebelumnya bersama dengan staf Puskesmas Bambu.

Malam pukul 20.00 WITA tim kembali melakukan briefing evaluasi kegiatan dan rencana tindak lanjut.

h4 pokja bencana

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng
“Layanan kesehatan umum di Puskesmas Tapalang Barat dan Desa Pempioang”

Layanan Kesehatan yang dilakukan sebagai berikut :

Layanan medis

1) Lokasi Pelayanan : Puskesmas Tapalang Barat dan Desa Pasabu

  1. Jumlah pasien yang dilayani 21 orang :
    Anak         : 2 orang( L)
    Remaja      : 2 (L)
    Dewasa     : 17 (L 7 : P 10 )
  2. Penyakit yang dilayani:
  • nyeri badan ( 8 orang )
  • sakit kepala (3 orang )
  • gatal ( 3 orang )
  • nyeri ulu hati (1orang)
  • batuk ( 2 orang )
  • GV Luka ( 1 orang )

2) Lokasi Pelayanan: Desa Pempioang

  1. Jumlah pasien yang dilayani 36 orang :
    Anak       : 9 ( L 3 : P 6 )
    Remaja   : 2 ( P )
    Dewasa   : 25 ( L 7 : P 18 )
  2. Penyakit yang dilayani
  • sesak ( 2 )
  • sakit kepala ( 9 )
  • sakit uluhati ( 5 )
  • batuk ( 4 )
  • gatal-gatal ( 3 )
  • demam (2 )
  • luka lecet ( 1 )
  • fraktur ektremitas atas kiri ( 1 )

Rujukan                   : 0
Kasus Meninggal        : 0

Layanan Fisioterapi

  1. Lokasi Layanan : Puskesmas Tapalang Barat
    1. Jumlah pasien yang dilayani : dewasa (5 orang)
    2. Kasus yang dilayani (1 orang) :
      - frozen shoulder (2 orang)
      - OA (2 orang)
      - LBP (1 orang)
  2. Lokasi Layanan : Desa Pempioang, Tapalang
    1. Jumlah pasien yang dilayani : dewasa (2 orang)
    2. Kasus yang dilayani (1 orang) :
      - frozen shoulder (1 orang)
      - OA (1 orang)

 h4 pokja bencana1

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng
“Diskusi dengan Kasie Kesling Dinkes Kab. Mamuju (kiri) dan bersama Puskesmas Bambu mengatur alur layanan kesehatan”

Layanan Kesehatan Lingkungan

Lokasi : PSC, Puskesmas Bambu, Pengungsian Botteng Utara

Kegiatan :

  • Bersama tim manajemen berdiskusi dengan Kasie Kesling Dinkes Kabupaten Mamuju di PSC terkait penanggulangan masalahan sampah di Botteng Utara dan masalah air bersih di Desa Pangondoang
  • Bersama tim manajemen dan tim Puskesmas Bambu mengatur/menyusun konsep alur manajemen pelayanan luar gedung Puskesmas
  • Penyuluhan promosi kesehatan penanggulangan masalah sampah dan air bersih di Botteng Utara

Layanan Manajemen

Lokasi : Puskesmas Bambu, Puskesmas Botteng dan Dinas Kesehatan Kab. Mamuju

Kegiatan :

  • Bersama dengan tim kesling diskusi dengan Kasie Kesling di Dinkes Kab. Mamuju terkait permasalahan sampah di Botteng Utara dan masalah air bersih di Desa Pangondoang
  • Bersama dengan Puskesmas Bambu mengatur/menyusun konsep alur manajemen pelayanan luar gedung puskesmas
  • Menindaklanjuti trigger Dinkes Kab. Mamuju terkait hasil assessment puskesmas oleh Dinas PU dan terkait rencana pertemuan zoom dengan puskesmas

Rencana Tindak Lanjut :

  • Tim Medis melanjutkan pelayanan di Desa Pempioang untuk perawatan luka dan layanan umum
  • Tim Kesling melakukan penyuluhan promosi kesehatan kepada perwakilan masyarakat Desa Botteng Utara tentang alur penanggulangan masalah sampah
  • Koordinasi dengan Dinkes Kab. Mamuju terkait manajemen pelayanan puskesmas Bambu dan laporan data rutin ke Dinkes provinsi

Laporan Kegiatan -  Sabtu, 13 Februari 2021

Laporan Kegiatan

Respon Bencana Gempa Sulawesi Barat

Tim Medis dan Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar


Reportase oleh Happy R Pangaribuan

Sumber: Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar

Pagi sebelum tim berangkat, pukul 07.00 WITA tim mepersiapkan peralatan yang akan dibawa ke lokasi. Pukul 09.00 – 11.00 WITA tim medis bersama - sama melakukan layanan kesehatan umum di Desa Pempioang dimana sebelumnya tim sudah menghubungi kepala dusun dan bidan yang bertigas disana bahwa pelayanan kesehatan akan dibuka pukul 09.00 – 11.00 WITA. Kemudian siang pukul 13.00 – 15.00 WITA tim medis dibagi menjadi 2 kelompok untuk melakukan layanan umum dan perawatan luka lanjutan di Puskesmas Tapalang Barat, Desa Pasabu, Desa Bambu dan Desa Tapalang.

Tim manajemen dan tim kesehatan lingkungan pukul 09.00 – 11.00 WITA bersama-sama melanjutkan perbaikan meninjau perbaikan tenda dalam rangka perbaikan manajemen pelayanan luar gedung Puskesmas. Pukul 12.00 – 14.00 WITA, menuju pengungsian Botteng Utara untuk menyerahkan 2 unit ting sampah, dan 100 buah plastik sampah. Bersamaan ini juga tim kesling melakukan penyuluhan promosi kesehatan kepada perwakilan masyarakat Desa Botteng Utara tentang alur penanggulangan masalah sampah.

Pukul 18.00 WITA semua tim berkumpul di tenda dekat perumahan wakil bupati untuk diskusi bersama wakil bupati terpilih Mamuju beserta relawan lainnya (KNPI Sulteng, PMI) terkait dengan kegiatan yang sudah dilakukan tim dan kebutuhan masyarakat.

h5 pokja bencana

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulten
“Persiapan layanan kesehatan umum di Desa Pempioang (kiri) dan diskusi bersama wakil bupati terpilih Mamuju beserta relawan lainnya (KNPI Sulteng, PMI)”

Layanan Kesehatan yang dilakukan sebagai berikut :

Layanan medis

1) Lokasi Pelayanan : Puskesmas Tapalang Barat dan Desa Pasabu

  1. Jumlah pasien yang dilayani 1 orang dewasa (P)
  2. Penyakit yang dilayani: Gatal - gatal

2) Lokasi Pelayanan : Desa Pempioang

  1. Jumlah pasien yang dilayani : 19 orang
    Anak   : 5 ( L 4 : P 1 )
    Dewasa   : 14 ( L 3 : P 11 )
  2. Penyakit yang dilayani: sakit kepala ( 4 ), sakit ulu hati ( 3 , batuk ( 1 ), gatal - gatal ( 2), kemerahan dan bengkak jempol kaki (1), tegang leher (2), nyeri lutut (2), cek TD (1), keluar nanah di telinga (1), perut kembung (1), suntik KB (1)

3) Lokasi Pelayanan : Desa Botteng

  1. Jumlah pasien yang dilayani 2 orang dewasa (P:1 , L:1)
  2. Penyakit yang dilayani: luka post SC, fraktur tibia GV H-1

4) Lokasi Pelayanan : Desa Bambu

  1. Jumlah pasien yang dilayani 1 orang dewasa (P)
  2. Penyakit yang dilayani: abses leher

Rujukan                   : 0
Kasus Meninggal        : 0

Layanan Fisioterapi

  1. Lokasi Layanan : Desa Pempioang Tapalang
    1. Jumlah pasien yang dilayani : dewasa (2 orang)
    2. Kasus yang dilayani (2 orang) :
  • Muscle Spasme (1 orang)
  • OA (1 orang)

Layanan Kesehatan Lingkungan

Lokasi : Puskesmas Bambu, Pengungsian Botteng Utara

Kegiatan :

  • Bersama tim manajemen menyiapkan logistik tenda dan bersama tim Puskesmas Bambu meninjau perbaikan tenda dalam rangka perbaikan manajemen pelayanan luar gedung Puskesmas
  • Menyerahkan tong sampah serta kresek untuk pengungsi kepada Sekretaris Desa Botteng Utara
  • Penyuluhan promosi kesehatan kepada perwakilan masyarakat Desa Botteng Utara tentang alur penanggulangan masalah sampah
  • Membagi masker pada masyarakat dan petugas kesehatan Puskesmas serta penyampaian pentingnya menggunakan masker
  • Bersama seluruh anggota tim 3 mengadvokasi Wakil Bupati Mamuju terpilih dan secara khusus menyampaikan keluhan masyarakat terkait perbaikan rutinitas jadwal pengangkutan mobil sampah, mengadvokasi pengadaan motor kaisar untuk mengangkut sampah, dan penyelesaian masalah token listrik PLN di Botteng Utara untuk segera diselesaikan

h5 pokja bencana1

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng
“Memperbaiki manajemen alur layanan kesehatan dalam tenda Puskesmas Bambu (kiri) dan penyerahan tong sampah ke Sekdes Pengungsian Botteng Utara”

Layanan Manajemen

Lokasi : Puskesmas Bambu, Pkm Botteng dan Desa Botteng Utara

Kegiatan :

  • Koordinasi dengan Kasie Kesling Dinkes Provinsi terkait progress manajemen pengelolaan sampah di Pengungsian Botteng Utara
  • Bersama Puskesmas Bambu mengatur alur manajemen pelayanan luar gedung Pkm Bambu
  • Bersama tim kesling advokasi sekdes, bidan dan sanitarian terkait pengolaan sampah
  • Diskusi dengan Wakil Bupati Terpilih Kab. Mamuju, tim menyampaikan kendala/masalah kesehatan seperti assessment kelayakan faskes belum ada, manajemen sampah di pengungsian, keluhan masyarakat terkait pembayaran tokken listrik di pengungsian (ketersediaan air)
  • Koordinasi dengan Dinkes Kab. Mamuju terkait manajemen pelayanan puskesmas Bambu dan laporan data rutin ke Dinkes provinsi

Rencana Tindak Lanjut :

  • Melakukan pelayanan kesehatan umum di Desa Orobatu Tapalang
  • Melakukan promosi kesehatan protokol COVID-19 di Desa Orobatu Tapalang

Laporan Kegiatan -  Minggu, 14 Februari 2021

Laporan Kegiatan

Respon Bencana Gempa Sulawesi Barat

Tim Medis dan Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar


Reportase oleh Happy R Pangaribuan

Sumber: Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar

Hari ini layanan kesehatan difokuskan di Desa Orobatu Tapalang. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari rekan tim relawan lainnya, desa ini sangat jarang didatangi oleh tenaga kesehatan. Sebagian besar masyarakat mengungsi di depan rumah mereka masing - masing dan ini menjadi salah satu factor mereka jarang mendapatkan bantuan medis. Sebelum berangkat tim sudah menghubungi kepala desa untuk menyediakan satu pos layananan yang akan dilakukan dan membantu menginformasikan kepada masyarakat bahwa tim akan datang pukul 13.00 WITA. Tim kesling dan manajemen juga ikut memberikan edukasi kepada masyarakat supaya disiplin menggunakan masker.

h6 pokja bencana

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng
“Layanan kesehatan umum di Desa Orobatu Tapalang”

Layanan Kesehatan yang dilakukan sebagai berikut :

Layanan medis

1) Lokasi Pelayanan : Desa Orobatu Keccamatan Tapalang Barat

  1. Jumlah pasien yang dilayani 47 orang
    Anak                : 3 ( L : 3 P : 3 )
    Dewasa            : 41 Orang ( L : 17 P : 24 )
  2. Penyakit yang dilayani: hipertensi : 17, ispa : 6, chepalgia : 5, osteoatritis : 9, impertigo : 2, vertigo : 1, dermatitis : 1, post fraktur : 1, tinea miliaris : 1, dka : 1, carries : 3

h6 pokja bencana1

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng
“Penyuluhan terkait Protokol COVID-19”

Layanan Fisioterapi

  1. Lokasi Layanan : Desa Orobatu Kec. Tapalang Barat
    1. Jumlah pasien yang dilayani : dewasa (8 orang), remaja (1 orang)
    2. Kasus yang dilayani (9 orang) :
  • Muscle Spasm (2 orang)
  • OA (6 orang)
  • Kaku Jari tangan (1 orang)

Layanan Kesehatan Lingkungan

Lokasi     : Desa Orobatu
Kegiatan :

  • Penyuluhan protokol COVID-19, sanitasi dan pencegahan penyakit pasca bencana
  • Pembagian masker dan vitamin anak

Rencana Tindak Lanjut :

  • Melanjutkan layanan medis di Tapalang barat dan Puskesmas Bambu
  • Tim manajemen bersama dengan tim kesling melakukan pertemuan di Dinkes Kab. Mamuju bersama dengan Kepala Puskesmas dan Dinas PUPR terkait update dan kebutuhan penanganan Gempa Sulbar pada masa transisi

Laporan Kegiatan -  Senin, 15 Februari 2021

Laporan Kegiatan

Respon Bencana Gempa Sulawesi Barat

Tim Medis dan Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar


Reportase oleh Happy R Pangaribuan

Sumber: Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar

Hari ini tim medis pukul 10.00 – 12.00 WITA dibagi menjadi 3 kelompok untuk melakukan pelayanan kesehatan di Puskesmas Tapalang Barat, Desa Pempioang dan Puskesmas Bambu. Setelah selesai melakukan pelayanan tim menyerahkan obat-obatan dan alat kesehatan ke bidan setempat berhubung tim ini merupakan tim penutup. Sementara tim manajemen bersama dengan tim kesehatan lingkungan mengikuti pertemuan di Dinas Kesehatan Kab. Mamuju bersama dengan Kepala Puskesmas dan Dinas PUPR terkait update dan kebutuhan penanganan Gempa Sulbar pada masa transisi. Dalam penyerahan obat ini, tim sudah menyiapkan rincian list obat dan alkes yang diberikan.

Pukul 14.00 semua tim berkumpul di Puskesmas Bambu, untuk membuat dokumentasi alur pelayanan puskesmas Bambu dalam tenda dan juga pamit kepada Kepala Puskesmas bahwa tim akan pulang esok.

h7 pokja bencana

 Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng
“Penyerahan obat-obatan dan alat kesehatan ke Bidan Botteng Utara (kiri), Puskesmas Botteng (tengah) dan Bidan Desa Pempioang (kanan)”

Layanan Kesehatan yang dilakukan sebagai berikut :

Layanan medis

1) Lokasi Pelayanan : Puskesmas Tapalang Barat

  1. Jumlah pasien yang dilayani 4 orang
    Remaja                        : 1 ( L )
    Dewasa                        : 3 Orang ( L : 2 P : 1 )
  2. Penyakit yang dilayani: ISPA, perawatan luka, SUH, Tinea

2) Lokasi Pelayanan : Desa Pempioang

  1. Jumlah pasien yang dilayani 1 orang
    Dewasa   : 1 Orang ( L )
  2. Penyakit yang dilayani: perawatan luka

3) Lokasi Pelayanan : Puskesmas Bambu

  1. Jumlah pasien yang dilayani 2 orang
    Balita               : 1 orang (L)
    Dewasa            : 1 Orang (L)
  2. Penyakit yang dilayani: batuk, post SC

Layanan Fisioterapi

Lokasi Layanan : Desa Pempioang, Tapalang

  1. Jumlah pasien yang dikunjungi
    Dewasa : 1 Orang
  2. Pelayanan :
  • Edukasi pemasangan Korset Thoracolumbal utk kasus Fraktur Vertebra Lumbal
  • Edukasi Home Program Terapi kepada Tenaga Medis Puskesmas Tapalang
  • Diskusi dengan Tenaga Medis di Puskesmas Tapalang agar Pasien dirujuk dan mendapat penanganan dari Dokter spesialis di RSUD Provinsi Sulawesi Barat

h7 pokja bencana1

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng
“Rapat Evaluasi dengan Dinkes Kab. Mamuju, Kepala Puskesmas dan Bidang Perencanaan Dinkes Prov Sulbar”

Laporan Tim Kesehatan Lingkungan dan Promosi Kesehatan

Lokasi : Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Puskesmas Bambu

Kegiatan :

  • Melakukan advokasi dengan mengikuti rapat koordinasi aksi penanggulangan masalah transisi bencana, manajemen kesehatan, sanitasi, dan promosi kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju dan memberikan usulan kongkrit langkah penanggulangan masalah sanitasi dan pentingnya promosi kesehatan ke depan
  • Finalisasi penyelesaian masalah tandon air bersih di pengungsian Desa Pangondoang bersama petugas kesling Puskesmas Bambu dengan telah adanya 4 tandon air dari 2 tandon yang diusulkan

h7 pokja bencana2

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng
“Kondisi pelayanan kesehatan dalam tenda layanan Puskesmas bamboo setelah diperbaiki alur manajemen pelayanan”

Tim Manajemen

Lokasi : Dinkes Kab. Mamuju dan Puskesmas Bambu*

Kegiatan :

  • Rapat Evaluasi dengan Dinkes Kab. Mamuju, Kepala Puskesmas dan Bidang Perencanaan Dinkes Prov Sulbar terkait update penanganan bencana Sulbar masa transisi diantaranya hasil assesessment kelayakan gedung puskesmas, masalah kesling di pengungsian dan kebutuhan puskesmas.
  • Menyelesaikan alur pelayananan puskesmas di tenda Puskesmas Bambu

Rencana Tindak Lanjut

  • Tim melaksanakan live report via zoom pukul 09.00-10.00 WITA
  • Tim selesai bertugas dan pulang ke tempat masing-masing

Laporan Kegiatan - Selasa, 16 Februari 2021

Laporan Kegiatan

Respon Bencana Gempa Sulawesi Barat

Tim Medis dan Manajemen Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar


Reportase oleh Happy R Pangaribuan

Sumber: Pokja Bencana FK-KMK UGM, Caritas Germany , Sulawesi Tengah (RSUD Tora Belo, FKM UNTAD, Dinkes Prov. Sulteng) dan RSUD Prov. Sulbar

h8 pokja bencana1

Dok. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan Tim Medis Sulteng
“Live report tim melalui aplikasi zoom”

Hari ini pukul 08.00 WITA tim mempersiapkan diri untuk live report kegiatan, tim berdiskusi secara singkat hal apa saja yang akan disampaikan pada live report tesebut. Pukul 09.00 WITA live report dimulai dengan jumlah peserta sekitar 30 orang. Moderator mengawali dengan menanyakan kepada ketua tim garis besar target dari tim selama bertugas.

Pukul 11.00 WITA tim kembali ke tempat asal masing-masing. Secara keseluruhan tidak ada kendala yang menghambat kinerja tim selama bertugas. Dinas Kesehatan Kab. Mamuju sangat mendukung tim, demikian juga dengan Puskesmas Tapalang Barat, Puskesmas Bambu dan Puskesmas Botteng.

Rencana Tindak Lanjut :

Menyusun exit report tim.

Laporan Exit Meeting