logo2

ugm-logo

Belajar dari Bencana: Mengapa Respon Cepat Saja Tidak Cukup

rspon cepatIsu manajemen bencana dan krisis kesehatan kembali menegaskan satu pelajaran penting: respon darurat tidak cukup “cepat”, tetapi harus terkoordinasi, berbasis data, dan menjaga keberlanjutan layanan kesehatan. Contohnya, laporan Reuters tentang banjir bandang di Sulawesi Utara menunjukkan bagaimana cuaca ekstrem dapat memicu korban, gangguan akses, dan kebutuhan respons lintas sektor secara segera. Di saat yang sama, literatur ilmiah menekankan bahwa ketahanan sistem kesehatan (health system resilience) sangat menentukan apakah layanan tetap berjalan “sebelum-saat-setelah” bencana, termasuk untuk mengelola lonjakan pasien dan disrupsi logistik. Karena itu, pendekatan krisis kesehatan yang relevan minggu ini adalah memperkuat komando-terpadu, komunikasi risiko yang konsisten, rujukan yang adaptif, dan pemulihan layanan primer sejak fase awal tanggap darurat. Pada level komunitas, kesiapsiagaan rumah tangga dan pemantauan peringatan dini juga menjadi kunci untuk menekan dampak saat bencana berkembang cepat.

Selengkapnya:

Berita       Artikel