logo2

ugm-logo

Anak Krakatau Kembali Aktif, Kesiapsiagaan Kesehatan Tak Boleh Lengah

Peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berstatus Level III (Siaga) kembali menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana vulkanik di Indonesia. Badan Geologi melalui PVMBG melaporkan bahwa gunung api ini mengalami beberapa kali erupsi sejak awal Juli 2026 dan mengimbau masyarakat, nelayan, serta wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif. Selain ancaman material vulkanik, erupsi juga berpotensi menimbulkan krisis kesehatan akibat paparan abu vulkanik yang dapat memicu gangguan pernapasan, iritasi mata, hingga mengganggu pelayanan kesehatan apabila aktivitas vulkanik meningkat. Penguatan sistem peringatan dini, kesiapan fasilitas kesehatan, serta edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kesehatan pada kelompok rentan selama periode aktivitas gunung api. Temuan ilmiah juga menunjukkan bahwa mitigasi dampak kesehatan perlu menjadi bagian integral dari manajemen risiko bencana vulkanik guna melindungi masyarakat di wilayah terdampak.

Selengkapnya:

1.     Berita:

2.     Jurnal: https://doi.org/10.1007/s00445-021-01513-9