KALTENGLIMA.COM - Otoritas Jepang mencabut peringatan khusus tentang peningkatan risiko gempa super besar atau mega gempa, seminggu usai gempa bumi dengan Magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah utara negara itu, hingga memicu peringatan tsunami.
Peringatan khusus itu, seperti dilansir AFP, Senin (27/4/2026), dirilis oleh otoritas Jepang beberapa jam usai gempa pada 20 April lalu terjadi di lepas pantai Prefektur Iwate, di perairan Pasifik. Guncangan akibat gempa dahsyat itu juga dirasakan di ibu kota Jepang, Tokyo, yang berjarak ratusan kilometer dari pusat gempa.
"Pada pukul 17.00 waktu setempat hari Ini (27/4), periode di mana pemerintah mengeluarkan peringatan khusus... telah berakhir," kata pejabat Kantor Kabinet Jepang yang bertanggung jawab atas pencegahan bencana, Kota Imamura, kepada wartawan.

