Fenomena tanah bergerak akibat karakteristik struktur tanah lereng yang labil mulai dikeluhkan warga di kawasan perbukitan Majalengka. Retakan tanah dengan kedalaman bervariasi mulai membelah halaman luar serta memicu pergeseran lantai ubin bagian dalam rumah. Tim ahli geologi diturunkan ke lapangan untuk mengukur tingkat kerawanan laju pergeseran tanah guna program mitigasi lanjutan. Masyarakat diminta mengungsi ke tempat aman secara mandiri apabila intensitas hujan tiba-tiba meningkat tajam di malam hari.
sumber: https://magma.esdm.go.id

