Reportase
3rd ASEAN Academic Conference
Bangkok, 18 - 20 November 2025
PKMK-Bangkok. ASEAN berkomitmen untuk memperkuat manajemen kesehatan bencana di kawasan ini melalui serangkaian prioritas dalam Deklarasi Pemimpin ASEAN tentang Manajemen Kesehatan Bencana (ALD-DHM) yang diadopsi pada KTT ASEAN ke-31 pada 13 November 2017. Salah satu prioritasnya adalah membangun mekanisme kolaborasi untuk penguatan kapasitas komprehensif dalam manajemen kesehatan bencana di tingkat nasional dan regional. Prioritas tersebut mencakup kegiatan pendidikan dan akademik yang bertujuan untuk "Memperkuat kerja sama dan peningkatan Jaringan Akademik yang aktif di antara Program DHM untuk melakukan penelitian dan mengambil pelajaran dari DHM di berbagai acara dan negara, dalam mendukung pengembangan solusi dan inovasi baru".

Dekan FKKMK UGM Prof., dr. Yodi Mahendradata, Ph.D. sebagai Chairman dari Komite Pengarah ASEAN Academic Network menghadiri pembukaan ASEAN Academic Conference bersama dengan peneliti PKMK dr Bella Donna Tampubolon, M.Kes., yang juga sebagai Sekretaris Kantor AIDHM-ASEAN Institute on Disaster Health Management dan apt.Gde Yulian, M.Epid., sebagai Koordinator Divisi Pelatihan dan Kurkulum di AIDHM.
Peningkatan kegiatan akademik merupakan komponen dari Area Prioritas 5 tentang Manajemen Pengetahuan (KM) pada DHM dalam POA yang akan diimplementasikan melalui dua kegiatan besar: "Mendukung partisipasi dalam konferensi akademik regional tentang DHM" (5.1.1), dan "Memperkuat kerja sama antara jaringan akademik yang aktif di antara program DHM" (5.1.2). Lebih lanjut, POA menguraikan bahwa “Konferensi Regional tentang Manajemen Kesehatan Bencana diselenggarakan setiap dua tahun” sebagai salah satu dari 21 arget yang ingin dicapai pada 2025, yang juga mencakup target “Jaringan lembaga akademik nasional dibentuk untuk menyelenggarakan kegiatan pelatihan di tingkat nasional.”
Bangkok, Thailand berinisiatif menjadi tuan rumah AAC yang ketiga tentang Manajemen Kesehatan Bencana dengan pendekatan yang lebih interaktif. Konferensi ini menampilkan pencapaian yang dihasilkan dari satu dekade pengembangan dan upaya AMS dan Proyek Penguatan Kapasitas Regional ASEAN dalam Manajemen Kesehatan Bencana (Proyek ARCH), yang akan berakhir pada 2026. Sehingga diutamakan dan secara simbolis penting bahwa konferensi terakhir Proyek ARCH ini diselenggarakan di Thailand, sebagai negara terdepan dalam proyek ini. Penyelenggaraan konferensi di Thailand akan memastikan keberlanjutan dan memberikan kesimpulan yang tepat bagi tujuan proyek, merefleksikan kemajuan yang telah dicapai, dan menyiapkan landasan bagi upaya-upaya di masa mendatang.
Webpage ASEAN Academic Conference
Tim PMK FK-KMK yang berangkat untuk mengikuti konferensi internasional ini dan mempresentasikan absraknya baik dalam bentuk Oral, Poster dan Special Session adalah:
| Nama | Instansi | Sesi dan tanggal | Judul yang Dipresentasikan |
| Happy Pangaribuan | Peneliti PKMK, Kepala Divisi MBK | Session 9: Policy development for Disaster Health Management | Hospital Disaster Preparedness in West Nusa Tenggara (NTB) Province, Indonesia |
| Madelina Ariani | Peneliti PKMK Divisi MBK, Mahasiswa Hiroshima Univ, Awardee beasiswa pemerintah jepang | Session 2: Safe and Resilient Health Facilities and Infrastructure | The Effectiveness of Workshop on Improving the Capacity of Safe Hospital Facilitators at the Provincial Level in Indonesia (Phase II) |
| Gde Yulian Yogadhita | Peneliti PKMK Divisi MBK, Mahasiswa S3 FK-KMK, Awardee LPDP | Session 10: Climate Change and Logistics Preparedness for Resilient DHM (Climate Change) | Field Report: Pharmacist Association Role in the Management of n-EMTCC Medical Logistic During Cianjur Earthquake |
| Session 6: MCI and Prehospital Management | Field Report: Capacity Building of Indonesia Pre-Hospital System for Disaster Mass Casualty Through West-Sumatera Megathrust Earthquake Field Simulation | ||
| Poster Presentation | Lesson Learnt from Two Years of Kanjuruhan Tragedy: Emergency Pre-Hospital and Ambulance System Strengthening with Law Enforcement to Improve Emergency Responder Access | ||
| Alif Indiralarasati | Peneliti PKMK Divisi MBK, Mahasiswa S2 John Hopkins, Awardee Fullbright | Poster Presentation | Field Report: Disaster Simulation of the PHEOC Escalation on Anthrax Case in Yogyakarta Province as Part of Climate Change Adaptation |
| Hagung Putra Susila | Manager Divisi MBK PKMK | Poster Presentation | Empirical Finding and Lesson Learned from Web-based Knowledge Dissemination via the 2nd ASEAN Academic Conference on Disaster Health Management (AAC on DHM) |
| Vina Yulia Anhar | Peneliti PKMK Divisi MBK, Mahasiswa S3 FK-KMK, Awardee BPI | Theme 7: Psychosocial and Psychological support in Disaster Health Management | Bridging Relief and Recovery: Academic–Community Collaboration in Post-Flood Health and Psychosocial Support in Hulu Sungai Tengah, South Kalimantan |
| Bella Donna Tampubolon | Konsultan Senior Divisi MBK, juga sebagai Kepala Kantor Sekertariat AIDHM |
Plenary Session 3 ASEAN Knowledge and Wisdom from Past Disaster Response to Strengthen the Regional Collaboration |
|
|
Lunch Symposium Collaborating for Resilience: Good Practices and Lessons Learned on Education Initiatives in Disaster Health Management |
|||

Kepala Divisi Manajemen Bencana Kesehatan, Happy Pangaribuan SKM., MPH., dan peneliti PKMK bersama staf AIDHM dan FK-KMK UGM menghadiri gala dinner.
Selain nama-nama di atas dari PKMK, perwakilan Indonesia yang menyampaikan presentasi di ASEAN Academic Conference ke-3 ini antara lain:
| Nama | Instansi | Sesi dan tanggal | Judul yang Dipresentasikan |
| Yodi Mahendradata | Dekan FK-KMK UGM sebagai Board of Director AIDHM | ||
| Maryami Kosim | Dosen Keperawatan FK-MK UGM | Poster Presentation | Navigating the AI-Climate Paradox on YouTube: A Netnographic Study |
| Gusti Sultan Arifin | Alumni S2 K3 FK-KMK UGM, staf AIDHM | Theme 6: Health Care Workers Safety and Well-Being in Disaster Health Management | Assessment of External Radiation Hazards and Identification of Radiation Area in Industrial Radiography: A Case Report |
| Poster Presentation | Strategic Initiatives of Indonesia in Advancing Membership on the ASEAN Academic Network on Disaster Health Management (AANDHM) | ||
| Dinda Atriana | Alumni S2 IKM FK-KMK UGM, staff AIDHM | Poster Presentation | Enhancing Disaster Health Publishing Capacity: Evaluation of the ASEAN Academic Writing Workshop 2024 |
| Lussy Albayinah | Staf AIDHM | Poster Presentation | Institutional Development of The ASEAN Journal of Disaster Health Management (AJDHM): Three-Year Review of Management System Enhancements |
| Eko Priyanto | Saiful Anwar General Hospital & Petrokimia Gresik Hospital | Theme 2: Human Resource Development in Disaster Health Management | From Unit Drills to Integrated Emergency Response: Ten Years of Chemical MCI Preparedness Evolution in an Indonesian Fertilizer Industry – A Field Report |
| Atep Supriadi | Dr. Dradjat Prawiranegara General Hospital | Theme 3: Regional collaboration mechanism for Disaster Health Management | Regional Collaboration and Emergency Medical Team (EMT) Response: Lessons from Indonesia’s Mission in the 2025 Myanmar Earthquake |
| Era Catur Prasetya | University of Muhammadiyah Surabaya / Hospital of Muhammadiyah Lamongan | Theme 6: Health Care Workers Safety and Well-Being in Disaster Health Management | Beyond Technical Competency: Pioneering EMT-PRIMA as a Game-Changing Psychological Readiness Framework for Next-Generation Emergency Medical Teams |
| Ari Prasetyadjati (diwakilkan ke Arifin) | Department of Emergency Medicine, Faculty of Medicine, Universitas Brawijaya | Theme 8: Data Management in Disaster Health Management | Comparative Study of Medical Records in Disasters: Lessons Learned from Tabletop Exercises |
| Siska Nia Irasanti | Universitas Islam Bandung | Poster Presentation | Sectoral Pathways to Community Resilience: Insights from an ARC-D Assessment in Flood-Prone, Disaster Area, Majalaya District, Indonesia |
| Yuli Susanti | Universitas Islam Bandung | Poster Presentation | A Two-Dimensional Model and Indices for Hospital Disaster Resilience: Pre-Disaster Capacity and Response Performance |
Pengajuan Abstrak mendapat respons luar biasa, dengan 100-an lebih kiriman. Ini adalah peningatan jumlah yang cukup signifikan dari AAC ke-2 karena adanya perubahan mekanisme call for abstract. Beberapa abstrak yang terpilih akan dipublikasikan di edisi ke-3 dan ke-4 ASEAN Journal on Disaster Health Management atau AJDHM.
Reporter : apt. Gde Yulian, M.Epid.
Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK-KMK UGM
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

