logo

ugm-logo

Laporan Kegiatan

Sosialisasi Dokumen Penanggulangan Bencana Sektor Kesehatan Sulawesi Tengah

Sulteng, 8 Januari 2020

 

Kegiatan ini bertujuan untuk sosialisasi dokumen dinkes disaster plan oleh Dinkes Provinsi Sulawesi Tengah dan Dinkes Provinsi Kab. Sigi. Peserta berasal dari UPT. P2KT, Dinkes Provinsi, Dinkes Sigi, RS Torabelo, Puskesmas Marawola. Kemudian pihak eksternal yang mengikuti pertemuan ini adalah Dinkes Kota Palu, Dinkes Donggala, BPBD Provinsi, FK Universitas Tadulako, FKM Universitas Tadulako, FK Universitas Alkhaeraat, DVI Bidekkes, Puskesmas Nokilalaki dan Dinas Sosial Provinsi. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinkes Provinsi Sulteng. Pada pembukaan kepala dinkes mengatakan bahwa sistem penanganan bencana di daerah akan sangat terbantu dengan adanya dokumen disaster plan. Sulteng menjadi etalase bencana artinya harus benar-benar mempersiapkan perencanaan penanggulangan bencana. Pengalaman dalam penaganan bencana gempa dan likuifaksi Palu serta materi-materi terkait kebencanaan, tertuang dengan baik dalam dokumen. Harapannya melalui dokumen ini sistem koordinasi inter bidang dan antar sektor leboh tertata dengan baik.

Sosialisasi dokumen dinkes disaster plan Dinkes provinsi Sulteng dipaparkan oleh Kepala Bidang UPT P2KT. Dalam paparannya lebih banyak menunjukkan struktur organisasi berbasis insiden sistem komando saat bencana, hasil analisis risiko bencana dan standar prosedur operasional. Ada beberapa hal yang akan beririsan dengan pihak eksternal misalnya terkait sistem rujukan korban bencana, pengurusan jenazah dan koordinasi pengaturan relawan serta logistik. Selanjutnya dokumen dinkes disaster plan Dinkes Kab. Sigi disampaikan oleh ketua tim penyusun kecil dinkes disaster plan Kabupaten Sigi. Tidak jauh berbeda dengan Dinkes Provinsi Sulteng, pada dokumen sudah terlihat jelas struktur organisasi berbasis insiden sistem komando dan pembagian tupoksi masing-masing bidang. Peta respon yang ada dalam dokumen adalah peta respon banjir karena potensi bencana yang paling tinggi adalah banjir.

Setelah pemaparan sosialisasi dokumen ini masing-masing institusi bisa memahami bagaimana alur komunikasi dengan dinas kesehatan dan apa yang menjadi tupoksi mereka saat bencana terjadi. Dinsos Provinsi melalui klaster kesehatan Dinkes akan membantu dan berkoordinasi dengan bidang logistik. Pihak Universitas menyampaikan mereka akan berkoordinasi dengan bidang operasional dalam melakukan pelayanan kesehatan. BPBD lebih kearah bagaimana informasi yang dikeluarkan oleh klaster kesehatan sama dengan BPBD dan akan berkoordinasi juga dengan penempatan relawan, pengadaan logistik dan anggaran kegiatan. Rencana pendampingan disaster plan ini juga akan dilanjutkan tahun 2020. Ditengah-tengah sosialisasi Dinkes kota Palu dan Dinkes Koabupaten Donggala menyampaikan bahwa jika masih ada pendampingan lanjutan terkait penyususn dokumen disaster plan ini, mereka bersedia untuk didampingi.

laporan kegiatan

Dok. Dinkes Prov. Sulteng “Sosialisasi Dokumen Dinkes Disaster Plan”.

 

Reporter : Happy R Pangaribuan