logo2

ugm-logo

Diskusi Riset tentang Manajemen Bencana dan Dampaknya di Sektor Kesehatan: Refleksi 20 Tahun Pasca Tsunami AceH

tsunami s3 aceh

Kerangka Acuan Kegiatan

Diskusi Riset tentang Manajemen Bencana dan Dampaknya di Sektor Kesehatan:

Refleksi 20 Tahun Pasca Tsunami AceH

Forum Alumni S3 Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan FKKMK UGM dan Program Studi Doktor Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala


Pengantar

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerentanan bencana alam yang tertinggi di dunia. Berbagai macam bencana dapat terjadi seperti gempa bumi, tsunami, tanah longsor, letusan gunung berapi, banjir, dan kekeringan (APCC, 2017). Bencana Tsunami Aceh yang terjadi 20 tahun yang lalu menjadi salah satu tonggak pengingat penting di Indonesia.

Pengalaman menghadapi berbagai krisis kesehatan akibat bencana alam menunjukkan pentingnya riset mengenai manajemen bencana dan dampaknya di sektor kesehatan dari berbagai bidang ilmu kedokteran-kesehatan, mencakup biomedis, klinis, kesehatan masyarakat, gizi, keperawatan, dan pendidikan. Riset memiliki peran penting dalam mencegah, meningkatkan kesiapsiagaan, merespons bencana dan memperbaiki kondisi pascabencana atau situasi yang menimbulkan krisis kesehatan lainnya.

Forum dialog ini diadakan dalam rangkaian 20 tahun Peringatan Tsunami Aceh (2004-2024) untuk mendiskusikan mengenai aspek riset dari berbagai disiplin ilmu kedokteran-kesehatan, dengan menghadirkan narasumber dari Alumni S3 Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, FK-KMK UGM, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, dan pengambil kebijakan.  

Hasil diskusi ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para akademisi, peneliti, profesi kesehatan, pengambil kebijakan, terutama yang akan menempuh studi pascasarjana di tingkat Doktoral.

Tujuan

  1. Menyelenggarakan forum dialog alumni S3, mahasiswa pascasarjana, pembuat kebijakan, akademisi, dan peneliti.
  2. Mengidentifikasi kebutuhan riset tentang manajemen bencana dan dampaknya di sektor kesehatan pasca Tsunami Aceh.

Sasaran

Jumlah peserta maksimal 50. Peserta diskusi tidak dikenai biaya registrasi. Pendaftaran selambatnya Selasa, 17 Desember 2024 dan dilakukan melalui link registrasi: http://ugm.id/diskusirisetaceh

Sasaran peserta adalah:

  1. Alumni Program Doktor dan Magister di bidang kedokteran-kesehatan
  2. Calon mahasiswa pascasarjana
  3. Akademisi dan peneliti
  4. Direktur-manajer fasilitas pelayanan kesehatan
  5. Pengelola institusi pendidikan kesehatan
  6. Dinas Kesehatan dan Pemerintah Daerah
  7. Lembaga riset

Tempat dan Jadwal Kegiatan

Hari/Tanggal     : Selasa, 24 Desember 2024
Waktu              : 08.00 – 16.00 wib
Tempat            : Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Susunan Acara

Pukul Acara / Materi
07.30 – 08.00 Registrasi
08.00 – 08.15

Sambutan Alumni Program Studi Doktor FKKMK UGM/Ketua Program Studi Doktor FK USK: Prof. Dr. dr. Herlina Dimiati, Sp.A(K)

Pembukaan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala:

Dr. dr. Safrizal Rahman, MKes, SpOT

08.15 – 08.30

Pengantar:
Kontribusi Riset Manajemen Bencana dan Dampaknya di Sektor Kesehatan

Prof. dr. Adi Utarini MSc, MPH, PhD

Ketua Prodi Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, FKKMK UGM (2021-2026)

 SESI 1

08.30 – 08.45

1.Alumni S3 FKKMK UGM)

Topik: Kesiapan RS dalam menghadapi bencana internal dan eksternal

08.45 – 09.00

2.(Alumni S3 FKKMK UGM)

Topik: Pembiayaan kesehatan

09.00 – 09.15

3.(Alumni S3 FKKMK UGM)

Topik: Imunisasi pra-pasca bencana

09.15 – 09.30

4.(Alumni S3 FKKMK UGM)

Topik: Akses Pelayanan Kesehatan Reproduksi

09.30 – 09.45

Diskusi Sesi 1


09.45 – 10.00
Coffee Break (pagi)

SESI 2

10.00 – 11.15

10.00 – 10.15

1.Alumni S3 FKKMK UGM)

Topik: Kepemimpinan Perawat dalam Manajemen Bencana

10.15 – 10.30

2.(Alumni S3 FKKMK UGM)

Topik: Pendidikan dan kesiapsiagaan bencana pada perawat komunitas

10.30 – 10.45

3. (Alumni S3 FKKMK UGM)

Topik: Manajemen Pendidikan dan Sumber Daya Manusia

10.45 – 11.00

4.(Alumni S3 FKKMK UGM)

Topik: Aspek etik dalam penanggulangan bencana

11.00 – 11.15

Diskusi Sesi 2

 

SESI 3

11.15 – 12.30

11.15 – 11.30

1.(Alumni S3 FKKMK UGM)

Topik: Peranan respon imun pada penyakit infeksi pasca kebencanaan

11.30 – 11.45

2.

Topik: Arbovirus di Asia Pasifik

11.45 – 12.00

3. (Alumni S3 FKKMK UGM)

Topik: Kesiapan bencana untuk Pasien Hemodialisis

12.00 – 12.15

4.)  (Alumni S3 FKKMK UGM)

Topik: Penyakit Stroke dan Kesehatan mental

12.15 – 12.30

Diskusi Sesi 3

12.30 – 13.30 ISHOMA

SESI 4

13.30 – 15.00

Diskusi Umum dan Tanggapan:

Pengembangan Agenda Riset Bersama

Fasilitator:

Dr. dr. Safrizal Rahman, MKes, SpOT (Dekan FK USK)

Dr. Rina Oktari Suryani, S.Kep, M.Si. (Wakil Dekan 3 FK USK)

Narasumber:

Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD  

Dr. Jontari, S. Kep., MPH (Alumni S3 FKKMK UGM)

 

15.00 – 15.10

Penutupan:

Prof. dr. Adi Utarini, MSc, MPH, PhD

Ketua Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, FKKMK UGM

15.10 16.00

Coffee Break (sore) dan

Silaturahmi dengan Alumni Program Studi Doktor FKKMK UGM

Seminar Kesiapsiagaan Sector Kesehatan dalam Menghadapi Bencana Non Alam (Nuklir)

Annual Scientific Meeting (ASM)

Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada

Seminar

Kesiapsiagaan Sector Kesehatan dalam Menghadapi Bencana Non Alam (Nuklir)

Kamis, 30 Maret 2023

diselengarakan oleh Pokja Bencana FK-KMK UGM bekerjasama dengan 
Departemen Keperawatan FK-KMK UGM

 

Kerangka Acuan Kegiatan

 

PENGANTAR

Indonesia merupakan negara dengan potensi bencana yang cukup tinggi. Selama ini, terdapat banyak pengalaman penanganan bencana alam, tetapi masih belum banyak pengalaman penanganan bencana non alam. Indonesia, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia yang akan akan dimulai setelah 2025. Rencana pembangunan ini tentunya menekankan perlunya upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan sektor kesehatan dalam menghadapi bencana nuklir.

Bencana nuklir dapat memberikan dampak yang besar bagi masyarakat. Perubahan status kesehatan secara langsung maupun tidak langsung dapat terjadi kepada masyarakat yang terdampak. Selain itu, upaya evakuasi masyarakat menuju zona aman pun memerlukan strategi khusus agar tidak menyebabkan kerugian yang lebih besar. 

Kesiapsiagaan yang baik diharapkan dapat mengoptimalkan upaya proses penanggulangan bencana. Kesiapsiagaan yang baik juga diharapkan dapat menekan dampak yang terjadi ketika bencana. Kerjasama antar pihak menjadi kunci utama dalam keberhasilan upaya peningkatan kesiapsiagaan. Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana nuklir meliputi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), institusi pendidikan baik dalam aspek kependidikan dan pusat studi penelitian, Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Organisasi Riset Tenaga Nuklir-Badan Riset Inovasi Nasional. Oleh karena itu, urusan krisis kesehatan menjadi tanggung jawab bersama berbagai pihak dengan pengorganisasian yang terencana, terintegrasi dengan organisasi terkait dan siap digunakan pada saat terjadi situasi krisis. Peran tiap pihak yang terlibat menjadi sangat penting untuk peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana nuklir. 

 

TUJUAN

Membahas peran dan kesiapan masing-masing pihak dalam kesiapsiagaan sektor kesehatan dalam menghadapi bencana non alam (nuklir). 

 

METODE PELAKSANAAN

Seminar dilaksanakan melalui hybrid, didahului dengan sesi panel oleh pembicara dari Hiroshima University. Setelah itu, sesi selanjutnya merupakan diskusi panel dengan pembicara dari berbagai pihak meliputi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pusat Studi Bencana. Adapun sesi panel selanjutnya akan diisi oleh pihak Dinas Kesehatan DIY, Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN dan RSUP Dr. Sardjito. 

 

OUTPUT

Peserta mengetahui bagaimana upaya kesiapsiagaan sektor kesehatan dalam menghadapi bencana non alam (nuklir).

 

PESERTA

Target peserta berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten Kota, pengelola program kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan Kementerian Kesehatan (KKP, balai besar, pusat pelatihan), BPBD, perguruan tinggi kesehatan, peneliti, mahasiswa dan pemerhati bencana kesehatan termasuk masyarakat umum lainnya.

 

WAKTU PELAKSANAAN

Hari/Tanggal               : Kamis, 30 Maret 2023
Pukul                         : 08.00-12.00 WIB
Link Zoom                  : 
https://ugm-id.zoom.us/j/91035000943?pwd=K2tYeFJsak9TYytnZVB3NEdLWVNRQT09
Meeting ID: 910 3500 0943
Passcode: 200456

 

JADWAL KEGIATAN

Waktu

Kegiatan/Materi

Narasumber

08.00-08.30 WIB

Registrasi

 

08.30-08.35 WIB

Pembukaan

 

08.35-08.40 WIB

Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada

 

08.40 - 08.45 WIB

Sambutan Ketua Pokja Bencana FK-KMK UGM /Keperawatan

Sutono, SKp., M.Kep., MSc

08.45 - 08.50 WIB

Sambutan Dekan F-KMK UGM

dr. Yodi Mahendradhata, MSc, Ph.D, FRSPH

Sesi Panel 1

   

08.50-09.10 WIB

(10.50-11.10 JST)

Lesson Learned from Japan's Radiation Disaster

Prof Nobuyuki Hirohashi

(Hiroshima University)

09.10-09.20 WIB

(11.10-11.20 JST)

Diskusi

Moderator : Ns. Maryami Yuliana, S.Kep., M.Kep., PhD

09.20-09.40 WIB

Rencana kesiapsiagaan DIY dalam menghadapi bencana non alam

BPBD DIY

09.40-10.00 WIB

Peran Universitas dalam Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana non alam

Syahirul Alim, S.Kp., M.Sc.PhD

(Departemen Keperawatan Dasar dan Emergensi FKKMK UGM)

10.00-10.20 WIB

Diskusi Sesi Panel 1

Moderator : Ns. Maryami Yuliana, S.Kep., M.Kep., PhD

Sesi Panel 2

10.20-10.40 WIB

Peran pemerintah lokal di sektor kesehatan dalam kesiapan meghadapi bencana non alam (nuklir)

Dinas Kesehatan DIY

10.40-11.00 WIB

Peran dan kesiapan Organisasi Riset Tenaga Nuklir dalam menghadapi bencana nuklir sektor kesehatan

Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional

11.00-11.20 WIB

Kesiapan rumah Sakit dalam Mengantisipasi Bencana Non Alam (Nuklir) RSUP dr Sardjito

RSUP Dr. Sardjito

11.20-11.50 WIB

Diskusi Sesi Panel 2

Moderator : Madelina Ariani, SKM, MPH

11.50-12.00 WIB

Penutup

 

 

PENUTUP

Demikian Kerangka Acuan Kegiatan Seminar ASM Pokja Bencana FK-KMK UGM mengenai Kesiapsiagaan Sector Kesehatan dalam Menghadapi Bencana Non-Alam (Nuklir). Kami berharap melalui kegiatan ini instansi terkait tergerak untuk mengembangkan penanganan bencana mulai dari kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana non-alam. Sebagai  lembaga riset dan konsultasi, Pokja Bencana Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (PKMK FK-KMK) UGM, akan memberikan sumbangan pengembangan inovasi dalam dunia keilmuan di bidang kesehatan dan Manajemen Bencana dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana. 

 

More Articles ...