logo2

ugm-logo

Blog

Penggunaan Social Media untuk Kemanusiaan

how to sosmedKomunikasi secara online menjadi salah satu jalur kehidupan bagi orang-orang yang terkena dampak bencana alam maupun konflik bersenjata. Media sosial dan pesan sebagai produk masa kini membantu mereka untuk tetap berkomunikasi dengan keluarga dan temannya. Media sosial juga memberikan akses terhadap informasi seperti makanan, tempat tinggal atau bantuan medis. Informasi ini juga dapat secara langsung mempengaruhi bagaimana seseorang mempersiapkan dirinya untuk merespon dan pulih dari berbagai krisis yang ada. Berbagai organisasi kemanusiaan dunia tengah menggalakkan komunikasi 2 arah terhadap orang-orang yang terkena dampak bencana dan meningkatkan kualitas dari program kemanusiaan. Panduan ini memberikan berbagai tips dan saran dalam menggunakan sosial media yang efektif dalam mengikutsertakan dan memberi manfaat bagi orang yang terkena dampak bencana. secara khusus, panduan ini tujuan utamanya untuk pemegang media sosial pada lembaga atau organisasi terkait dengan kemanusiaan. Namun hal ini juga dapat menjadi pilihan bacaan bagi masyarakat awam untuk dapat memilih dan menggunakan sosial media secara bijak. Informasi selengkapnya Klik Disini

 

 

SURVIVAL DARI AKSI TERORISME

sumber: cdn.tmpo.coBerada pada suatu kondisi yang tidak diharapkan menuntut seseorang untuk dapat melakukan tindakan yang tepat. Berada di tengah-tangah aksi pengeboman dan baku tembak merupakan salah satu contohnya. Pada keadaan ini, ketenangan mental menjadi salah satu kunci yang harus dimiliki. Terdapat beberapa langkah penyelamatan diri yang dapat dilakukan pada saat dan setelah kejadian berlangsung. Pada saat kejadian, hal pertama yang harus dipikirkan adalah kemungkinan jalan keluar dari lokasi. Dianjurkan untuk menghindari berada di pintu atau jendela karena berpotensi untuk menjadi sasaran tembak dari kedua belah pihak. Selanjutnya hindari kerumunan atau keramaian karena juga merupakan sasaran serangan kedua belah pihak. Pada saat kejadian sulit untuk membedakan antara penyerang dengan aparat keamanan, sehingga hindarilah orang berpakaian sipil bersenjata. Apabila situasinya menjadikan Anda terjebak di lokasi, segeralah mencari tempat persembunyian seperti di sisi pot, tanaman, atau kolong mobil. Namun apabila berada di area terbuka, segera tiarap dan usahakan tidak bergerak. Anda harus tetap memandang ke arah petugas berwenanga, agar mereka mengetahui Anda baik-baik saja. Informasi selengkapnya Klik Disini

Krisis Kemanusiaan Rohingya

crisis rohingnyaPada September 2017 lalu European Civil Protection and Humanitarian Aid Operation (ECHO) mempublikasikan fakta-fakta penting terkait dengan krisis kemanusiaan di Rohingya, Myanmar. Memahami fakta sejarah krisis kemanusiaan disana serta dampaknya bagi warganya saat ini, merupakan cara terbaik dalam memahami kodisi dan fakta yang terjadi secara menyeluruh. Rakhine yang terletak di Myanmar Barat merupakan rumah bagi sekurangnya 800 ribu muslim. Selama beberapa dekade, mereka mendapatkan diskriminasi secara hukum maupun sosial. Beberapa contoh diskriminasi yang mereka alami yaitu dilarang bepergian tanpa otoritas, dilarang bekerja di luar desanya, tidak diperbolehkan menikah tanpa izin. Pembatasan gerak yang diberlakukan pada mereka menyebabkan terbatasnya peluang untuk hidup, pelayanan kesehatan, hingga pendidikan. Awalnya pada 1982 hukum tentang kewarganegaraan Rohingya dilumpuhkan. Kekerasan yang diperoleh meluas pada 2012, lebih dari 140 ribu orang terlantar. Banyak diantara mereka memilih untuk mengungsi di kamp kumuh dan penuh sesak. Warga yang tetap tinggal bergantung penuh pada bantuan internasional. Beberapa kelompok Rakhine menganggap hal ini menguntungkan Rohingya. Hingga pada Maret 2014 terjadi serangan terorganisisr terhadap Kantor Komunitas Internasional, tempat tinggal hingga gudang-gudang. Kerugian pada saat itu mencapai jutaan euro. Akses menuju Rohingya hingga saat ini masih diatur dengan sangat ketat. Pada 25 Agustus 2017 sebuah serangan mematikan dilakukan dan menyebabkan 313 ribu warga sipil melarikan diri ke perbatasan Bangladesh. Serangan ini terjadi setelah kurang dari 1 tahun serangan sebelumnya (Oktober, 2016). Informasi selengkapnya Klik Disini

Kondisi Gunung Agung dan Upaya Sosialisasi yang Dilakukan

gunung agung 2Kondisi gunung Agung yang disampaikan pada Minggu (08/10/2017) lalu oleh PVMBG cukup mengejutkan. Hal ini pasalnya disebabkan oleh adanya kepulan asap sampai 1500 meter. Terjadi peningkatan dari awalnya hanya 50 meter akibat curah hujan 4 hari berturut-turut sebelumnya. Satuan petugas Siaga Gunung Agung melakukan evakuasi masyarakat di radius KRB serta mendirikan pos-pos pengamanan. TNI, POLRI, ASN hingga masyarakat bersinergi dalam melakukan upaya-upaya tersebut. Sosialisasi juga dilakukan melalui media televisi maupun radio. Dialog melalui media diharapkan mampu memberikan informasi terkini terkait dengan kondisi gunung Agung saat ini. dialog interaktif ini disiarkan oleh TVRI dan radio Bali selama 1 jam. Status awas gunung Agung megharuskan semua pihak untuk tetap siap siaga, sehingga upaya-upaya di atas terus ditingkatkan. Informasi selengkapnya Klik Disini

 

Kursus Online : Emergency Management (EMG)

Kursus online ini diselenggarakan oleh Open Universities Australia (OUA). Kursus ini dapat diakses oleh seluruh warga dunia melalui internet. Kursusnya akan memberikan pengalaman bagi pesertanya dalam menggunakan manajemen kegawatdaruratan berbasis resiko kontemporer. Kontemporer yang dimaksudkan adalah manajemen yang sesuai dengan perkembangan saat ini. manajemen yang digunakan sejak awal seperti pendekatan manajemen hazard dan resiko pada era industri, perang dingin, hingga terkini/kontemporer menjadi bagian dari pembelajaran. Secara menyeluruh, pembelajaran yang akan diperoleh adalah pemahaman tentang sejarah manajemen kegawatdaruratan, termasuk trend terkini serta perubahannya. Topik lainnya yaitu manajemen kegawatdaruratan kontemporer; dasar dalam analisis resiko, reduksi dan mitigasi; dasar dalam respon koordinasi kegawatdaruratan; peran kritis komunitas; dan lain-lain. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mendiskusikan apa yang telah dipelajari dengan peserta lainnya. Peserta juga dapat menguji pengetahuan yang diperoleh melalui tes yang telah disiapkan. Informasi selengkapnya Klik Disini