Jakarta - Gempa dengan kekuatan magnitudo (M) 4,5 terjadi di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel). Gempa berada di kedalaman 10 Km.
"#Gempa Mag:4.5, 04-Mar-2026 02:10:29WIB," tulisnya dalam postingan X @infoBMKG, Rabu (4/2/2026).
Baca artikel detiknews, "Gempa M 4,5 Guncang Luwu Timur Sulsel" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8382877/gempa-m-4-5-guncang-luwu-timur-sulsel.
Adapun titik gempa berada di 2.35 Lintang Selatan, 120.86 Bujur Timur. Belum diketahui apakah gempa ini menyebabkan kerusakan maupun adanya korban.
"Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," katanya.
(azh/azh)
selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8382877/gempa-m-4-5-guncang-luwu-timur-sulsel.
Iran, Islamic Republic of - Complex Emergency 2026: DREF Operation (MDRIR018)
On 28 February 2026, a significant military escalation was reported across Iran following coordinated attacks against Iranian targets. Multiple explosions occurred in Tehran and other urban areas during the early morning hours, with air raid sirens sounding in parts of the country and reportedly in neighboring areas. The developments have heightened insecurity and concern among civilian populations. Information from within Iran remains severely constrained due to a near-total internet disruption, with reports indicating national connectivity dropped to approximately four percent, significantly limiting communication, coordination, and verification from affected communities. While no confirmed comprehensive casualty figures are available at this stage, reported strikes in populated urban areas raise concerns regarding potential direct and indirect impacts on civilians and reinforce the importance of prioritizing their protection. IFRC is maintaining close coordination with the National Society in Iran and monitoring regional developments as the situation evolves. This report is based on open-source information available at the time of writing and reflects a rapidly developing context with notable information gaps; it is intended as an initial humanitarian snapshot rather than a comprehensive field report.
Scope and Scale
As of 28 February 2026, the reported coordinated military strikes across multiple Iranian cities have produced immediate and significant humanitarian consequences. Explosions were reported in densely populated urban areas, including Tehran and other major cities, resulting in confirmed civilian casualties. Open-source reporting indicates confirmed civilian casualties across multiple provinces, with Iranian Red Crescent figures cited by international media reporting 201 deaths and 747 injuries across 24 provinces.
Particularly grave is the reported strike on a girls’ school in Minab, Hormozgan province, where media sources indicate over 100 girls were killed and many more injured. Strikes affecting civilian locations especially educational facilities underscore the acute protection risks faced by children and the broader civilian population during military escalation.
Beyond direct loss of life, the strikes have caused widespread fear, panic, and disruption to daily life. Authorities reportedly closed schools in several areas, and families have sought safer locations amid uncertainty. Nationwide internet connectivity disruptions, reported to have dropped to approximately four percent have significantly limited communication, hampered access to information, and constrained humanitarian situational awareness. Airspace closures, transport interruptions, and heightened security measures have further restricted mobility and may affect access to medical care, markets, and essential services.
The impacts extend beyond immediate casualties. Disruptions to electricity, telecommunications, transport networks, and potentially health facilities may create reverberating humanitarian effects, including interruptions in emergency and chronic healthcare, water access, fuel supply, and food distribution systems. Livelihoods are at risk due to market instability, temporary business closures, reduced consumer activity, and uncertainty linked to the security environment. Low-income households, daily wage earners, and informal workers are particularly vulnerable to sudden income loss and rising prices of essential goods.
The populations most affected are civilians living in densely populated urban areas, particularly those residing near strategic, governmental, or infrastructure sites. Children are among the most vulnerable, as highlighted by the reported attack on a school and the suspension of educational activities. Older persons, persons with disabilities, and individuals with chronic medical conditions face heightened risks due to mobility limitations and dependence on functioning public services. Women and caregivers may shoulder increased protection and care responsibilities during instability. Any internally displaced persons (IDPs), refugees, migrants, or economically marginalized urban residents face compounded vulnerabilities due to insecure housing, limited resources, and reduced coping capacity.
Historically, similar episodes involving the use of explosive weapons in populated areas have resulted not only in immediate civilian casualties but also in prolonged indirect harm stemming from damaged infrastructure, displacement, economic contraction, and psychosocial distress.
More Articles ...
- BNPB pacu pembangunan huntara di pedalaman Aceh Barat
- Pemerintah Aceh salurkan Rp300 juta untuk korban bencana di Nagan Raya
- BNPB beli aneka kebutuhan pengungsi di huntara Aceh Barat
- 1.741 Sekolah Terdampak Bencana Sumatera Segera Direvitalisasi
- Berita Pomjen BBWS Pompengan Jeneberang Respons Cepat Banjir di Kota Makassar
- Usai Dilanda Bencana, Akademisi dan Masyarakat Bersatu Pulihkan Koto Pulai
- Uang Kompensasi Rumah Rusak Bencana Sumatra Segera Cair, Sampai Mana Pemulihan dan Rehabilitasinya?
- Pooling Fund Bencana: Inovasi Strategis dalam Pembiayaan Risiko Bencana di Indonesia
- BRIN Ingatkan Pemda, Mitigasi Bencana Berbasis Riset Jadi Kebutuhan Strategis
- Tanggul Kembali Jebol, Mitigasi Bencana di Jawa Tengah Minim?
- Prospek Cuaca BMKG 30 Jan – 5 Feb 2026
- ASEAN Weekly Disaster Update
- Gunung Semeru Kembali Erupsi
- Citizen Science untuk Mitigasi Bencana: Manuskrip dan Pengetahuan Lokal Jadi Fondasi
- Pendekatan Holistik Mitigasi Bencana Berbasis Spiritual, Pengetahuan Lokal, dan Sains
- 9.736 KK di 45 desa di Grobogan terdampak banjir
- ISPA dan Diare Penyakit Dominan Pasca Banjir Aceh Tamiang
- Perkembangan Kondisi dan Penanganan Bencana Tanah Air 24 Jam Terakhir: Dampak Dinamika Cuaca Jadi Atensi Bersama
- Banjir bandang kembali terjang Tapanuli Tengah ketika warga belum pulih dari bencana – 'Kami tidak menyangka terjadi lagi'
- Sosialisasi dan Simulasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Gempa Bumi di Rumah Sakit Adhyaksa Jakarta
- BPS Telah Serahkan Hasil Validasi Data Calon Penerima Bantuan Rumah Rusak Bencana Sumatera
- Bencana Tanah Longsor Kembali Terjadi di Pemalang
- Bencana Ekologis di Pulau Jawa Kian Mengarah pada Kondisi Permanen
- Kemensos Catat 37 Titik Bencana Awal 2026
- Gempa Guncang Halmahera Utara, Maluku Utara
- Banjir & Longsor di Indonesia – Laporan BNPB 24 Januari 2026
- Longsor Besar Menelan Korban di Kabupaten Bandung Barat
- Banjir Besar di Pandeglang & Bekasi – BNPB Update 13 Januari 2026
- Banjir Bandang Terjang Purbalingga, Jawa Tengah
- Landslide Besar di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat
- Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kalimantan Selatan
- Awal Januari 2026, 81% Zona Musim Indonesia Alami Peningkatan Intensitas Hujan
- Gunung Ibu Kembali Erupsi (24 Feb 2026)
- Data BNPB: 175 Kejadian Bencana Alam di Indonesia Awal 2026 – Banjir Terbanyak
- Update Korban Banjir & Longsor di Sumatera Capai 1.201 Orang Meninggal
- Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana pada 21–22 Januari 2026
- Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana 21–22 Januari 2026 (BNPB)
- Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Indonesia – Laporan BNPB 22 Januari 2026
- Perkembangan Bencana di Tanah Air
- Banjir Bandang & Tanah Longsor di Jawa Tengah
- Banjir di Landak & Ogan Komering Ulu Timur
- Banjir di Sumbawa Barat – Penanganan Darurat BNPB
- Banjir di Sumbawa Barat – Laporan BNPB
- Banjir & Longsor Hidrometeorologi Masih Dominan di Indonesia – Laporan Awal 6–7 Jan 2026
- Banjir di Kabupaten Nunukan & Pesawaran – Laporan BNPB
- Banjir di Indonesia Awal Januari 2026
- 2026 Albanian Floods – Banjir Besar di Albania
- Banjir di Padang Pariaman & Cilegon
- Flash Floods Kill 9 in Sitaro Islands, North Sulawesi
- Guerrero Earthquake – Gempa di Meksiko
- Mount Etna Eruption – Italia
- Angin Puting Beliung Terjang Jawa Timur
- Banjir di Kabupaten Serang
- Tanah Retak Ancam Permukiman Warga
- BMKG Peringatkan Puncak Musim Hujan
- Longsor Tutup Jalan Pegunungan Papua
- Evaluasi Nasional Penanganan Bencana Akhir Tahun
- Ribuan Warga Mengungsi Akibat Banjir
- Banjir di Jakarta dan Sekitarnya
- Cuaca Ekstrem Ganggu Transportasi Laut
- Banjir dan Longsor Dominasi Bencana Desember
- Gempa Tektonik Guncang Sulawesi Tengah
- Gelombang Tinggi Ancam Nelayan
- Banjir Rendam Kota Samarinda
- Banjir Rendam Jalan Nasional di Lampung
- Kebakaran Hutan dan Lahan di Papua
- Longsor di Nusa Tenggara Timur
- Banjir Meluas di Sulawesi Selatan
- Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi
- Angin Kencang Rusak Rumah di Jawa Tengah
- Gempa Bumi Guncang Maluku
- Banjir Rob Ancam Wilayah Pesisir Utara Jawa
- Cuaca Ekstrem Picu Bencana Hidrometeorologi
- Longsor Tutup Jalur Lintas Sumatera
- BNPB Tetapkan Status Tanggap Darurat di Aceh
- Banjir Bandang Terjang Sumatera Barat
- Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatera Utara
- Dari Hulu yang Robek ke Kampung yang Tenggelam: Banjir Sumatera dan Ledakan Izin Ekstraktif
- Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Humbang Hasundutan Berjalan Semakin Baik dan Terpadu
- Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air Tanggal 30 November 2025
- Kepala BNPB: Korban Meninggal Dunia Atas Bencana Hidrometeorologi Aceh, Sumut dan Sumbar Jadi 303 Jiwa
- Korban Meninggal Agam 74 Jiwa Akibat Bencana Cuaca Ekstrem
- Update Korban Bencana di Aceh-Sumut-Sumbar: 316 Orang Tewas
- Upaya Percepatan Penanganan Darurat, BNPB Berikan Pendampingan Banjir di Aceh
- BNPB Gelar Bimbingan Teknis KRB untuk BPBD di Wilayah Barat
- Kepala BNPB Lakukan Peninjauan Udara dan Percepat Distribusi Bantuan untuk Bencana Sumatera Utara
- Bantuan Presiden dalam Penanganan Darurat Cuaca Ekstrem Tiba di Bandara Internasional Minangkabau
- BNPB Gelar OMC Serentak di Aceh, Sumut, dan Sumbar Guna Penanganan Bencana Hidrometeorologi
- Koordinasi Lintas Instansi Guna Membuka Akses Jalan Aceh - Sumut
- BNPB Sosialisasikan Instalasi Sistem Lumbung Air Hujan bagi Warga Mojokerto
- Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air Tanggal 28 November 2025
- 23 Orang Korban Meninggal Dunia Akibat Bencana Cuaca Ekstrem Sumbar
- Bantuan BNPB Penanganan Darurat Cuaca Ekstrem Sumbar
- Humbang Hasundutan Dilanda Banjir Bandang dan Longsor, Lima Orang Meninggal dan Empat Hilang
- Dampak Cuaca Ekstrem Wilayah Kota Padang-Sumbar Hingga Hari Ini
- Arahan BNPB dalam Penanganan Darurat Cuaca Ekstrem Sumbar
- Pemerintah Gerak Cepat Tangani Bencana Hidrometeorologi di Tiga Provinsi Sumatra
- Banjir Rendam Kota Solok, 3.362 Warga dan 224 Rumah Terdampak
- Setidaknya 916 orang meninggal dunia, pemerintah berkukuh tak tetapkan bencana nasional di Sumatra
- Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air per 25 November 2025

