logo2

ugm-logo

Siaga Logistik dan Kesehatan Pascabencana: Mengubah Paradigma Menyongsong Kesiapsiagaan Dini

Ketika bencana datang secara mendadak, faktor waktu dan ketersediaan pasokan medis menjadi penentu utama antara keselamatan nyawa atau risiko fatalitas yang lebih tinggi. Mengacu pada evaluasi penanggulangan darurat terkini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa logistik kesehatan—mulai dari obat-obatan esensial, oksigen, hingga alat pelindung diri—harus dipersiapkan secara matang bahkan sebelum krisis itu terjadi, bukan baru ditindaklanjuti setelah bencana melanda. Kebijakan ini diperkuat melalui dorongan pembangunan gudang penyangga (buffer stock) dan distribusi logistik daerah agar bantuan awal dapat langsung menjangkau titik-titik pengungsian tanpa terkendala putusnya infrastruktur. Sinergi penguatan rantai pasok medis ini sangat krusial untuk memastikan posko kesehatan di garis depan mampu merespons kebutuhan warga secara cepat dan tepat sasaran. Melalui transformasi tata kelola logistik yang terintegrasi, ketahanan kesehatan nasional diharapkan semakin siap menghadapi spektrum kedaruratan di berbagai wilayah.

Selengkapnya:

1. Berita: https://www.pojoksatu.id/nasional/1087533032/bnpb-ubah-cara-hadapi-bencana-logistik-kesehatan-harus-siap-sebelum-krisis-terjadi       

2.  Jurnal: https://doi.org/10.1108/JHLSCM-01-2018-0002  

Waspada Dampak Pesisir Pascafenomena Harvest Moon: Penguatan Mitigasi dan Krisis Kesehatan Menghadapi Banjir Rob

Fenomena astronomis bulan purnama Harvest Moon yang menghiasi langit akhir pekan lalu memicu kenaikan pasang air laut maksimum atau banjir rob di berbagai kawasan pesisir Indonesia. Kondisi dinamika pasang purnama ini menuntut kesiapsiagaan tinggi dari sektor manajemen bencana dan layanan kesehatan guna mengantisipasi risiko darurat, seperti kontaminasi sumber air bersih hingga lonjakan penyakit berbasis lingkungan di wilayah terdampak. Kehadiran posko kesehatan darurat dan koordinasi cepat di tingkat lokal menjadi kunci utama untuk melindungi kelompok rentan dan meminimalisir dampak kesehatan masyarakat. Sinergi mitigasi yang responsif terhadap siklus hidrometeorologi ini sangat esensial agar ketahanan wilayah pesisir semakin tangguh dalam menghadapi ancaman bencana hidrologi.

Selengkapnya:

1.     Berita: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8681041/harvest-moon-muncul-ini-daerah-berpotensi-banjir-rob      

2.     Jurnal: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8643537/

More Articles ...