logo2

ugm-logo

Reportase hari 1:

Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana Sektor Kesehatan

Fokus pada Koordinasi Bidang Kesehatan

Yogyakarta, Senin 28 Oktober 2013


seminar-hdp

Pembukaan pelatihan dilaksanakan Minggu (27/10/13) oleh Ketua Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan RI didampingi perwakilan WHO untuk bencana kesehatan dan Kepala Dinas Kesehatan DIY. Tujuan penelitian ini adalah sebagai salah satu upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan di bidang bencana terutama pemahaman mendalam mengenai koordinasi pada masa bencana.

Senin (28/10/13), materi pertama disampaikan oleh Prof. I Nyoman Kandun mengenai Konsepsi Pengurangan Risiko Bencana. Setiap upaya pencegahan penyakit dan penyehatan lingkungan sebenarnya adalah upaya untuk pengurangan risiko bencana sektor kesehatan. Di kesehatan kita mengenai 5 level Prevention (Promotion, Preventive, Early Diagnosis and Promp Treatmen, Disability Limitation, and Rehabilitation) maka inilah konsep yg juga kita pakai untuk pengurangan risiko bencana, bagaimana korban yg masih selamat tidak menjadi sakit dan bagaimana menangani korban dengan cepat dan tepat. Selain itu, 3C yang harus selalu diingat dalam pelaksanaan penanggulangan bencana adalah Cooperation (penyamaan visi), Coordination (satu komando), dan Colaboration (berbagi sumber daya).

esi kedua, dibahas mengenai kesiapsiagaan dan respon pandemi (Pandemic Preparedness and Response) sebagai ancaman bencana non alam. Sesi ketiga membahas mengenai Kesiapsiagaan Petugas dalam Penanganan Bencana. Untuk turun ke daerah bencana maka yang perlu diperhatikan adalah situasi yang tergambar pada saat bencana, analisis dampak baik lingkungan dan kesehatan, identifikasi upaya yang akan dilakukan disesuaikan dengan analisis dampak, dan apa-apa yang harus disiapkan sebelum mobilisasi.

Back Kembali ke Halaman Utama Pelatihan