logo2

ugm-logo

Perlindungan Anak dari Dampak Bencana

Pertama-tama kami ingin mengucapkan selamat kepada pengunjung website bencana yang sedang berpuasa, semoga dilancarkan ibadahnya.

http://www.unicef.org/ceecis/drr2.jpgPembaca sekalian, saat ini masih ada saudara kita di pengungsian Gunung Sinabung. Aktivitas Gunung Sinabung dalam enam tahun ini telah menyebabkan banyak penduduk yang mengungsi. Mereka meninggalkan desa untuk menyelamatkan diri. Keluarga dan harta benda dibawa ketempat pengungsian. Di sini pula kita lihat anak-anak melanjutkan aktivitasnya: bermain dan belajar.

Meski sepertinya anak-anak tidak peduli dengan kondisi ini tetapi dampak psikologis terus berkembang pada anak. Banyak relawan yang datang ke sana untuk memberikan bantuan psikologi ataupun hanya memenuhi kebutuhan belajar anak. Hal seperti inilah yang melatarbelakangi UNICEF untuk membantu negara-negara Asia Tengah dan Caucasus Selatan untuk mendorong pemerintah lokal melakukan pengurangan risiko bencana dengan berfokus pada anak. Penekanan dalam program ini adalah bagaimana anak dan masyarakat mengetahui apa yang harus mereka lakukan pada saat terjadi bencana dan bagaimana mengurangi risiko bencana dalam jangka panjang.

Sama dengan yang sudah Indonesia lakukan, rencananya UNICEF akan medukung tiga negara di Asia Tengah untuk melakukan School Safety Assessment dan mengembangkan guideline pengurangan risiko bencana untuk sekolah. Kegiatan lainnya adalah dengan pengembangan pendidikan pengurangan risiko bencana di sekolah dan pelatihan untuk para guru. Kegiatan semacam ini juga dilakukan di Indonesia, bahkan sudah ada kurikulum bencana untuk anak SD. Menarik sekali bukan? Simak article lengkapnya pada link berikut Klik Disini

Pembaca sekalian, kami juga ingin memberitahukan mengenai perubahan jadwal Seminar Nasional Hospital Disaster Plan (HDP) yang rencananya dilaksanakan pada 2 Juni lalu, sekarang menjadi tanggal 21 Juli 2016. Simak TOR lengkapnya di halaman website ini dan kami tunggu partisipasti bapak dan ibu.

TOR Seminar Nasional Hospital Disaster Plan