Sukajaya, Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melakukan konseling dan pemulihan trauma bagi korban bencana di Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Selain membawa bantuan kita juga mengadakan konseling dan pemulihan trauma yang didampingi oleh Psikolog dari DP3AP2KB," ujar Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Nurhayati, Ahad.
Kejadian longsor yang memporak-poranda sebagian wilayah Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor meninggalkan trauma tersendiri bagi warga sekitar. Maka, melalui kegiatan konseling dan pemulihan trauma diharapkan beban psikis warga cepat pulih.
"Semoga musibah yang sedang dihadapi oleh masyarakat di sini cepat selesai dan psikis korban bencana juga cepat pulih kembali,” kata mantan Camat Tajurhalang Kabupaten Bogor itu.
Ratusan peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut mayoritas dari kaum ibu dan anak-anak. Khusus bagi anak-anak, diberi perlengkapan sekolah untuk bisa tetap menimba ilmu.
“Untuk peserta pemulihan trauma di Desa Harkatjaya sebanyak 150 orang dan Desa Kiarapandak sebanyak 100 orang. Dalam kegiatan ini juga diberikan Alat Permainan Edukatif (APE), Alat Kelengkapan Sekolah (menggambar) dan makanan anak,” ujar Nurhayati.
Selain menggelar kegiatan konseling dan pemulihan trauma, DP3AP2KB Kabupaten Bogor juga memberikan bantuan sandang dan pangan untuk para korban bencana di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
"Saya membawa seluruh pegawai DP3AP2KB untuk melihat dan membantu korban bencana banjir bandang dan longsor. Kita membawa bantuan seperti makanan, pakaian, perlengkapan solat, obat-obatan, semoga bermanfaat untuk masyarakat di sini,” katanya.*
Anies Gelontorkan Rp4 M untuk Alat Sistem Peringatan Dini Bencana di 6 Titik

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menggelontorkan dana Rp4 miliar pada APBD tahun 2020. Keputusan itu untuk membeli alat sistem peringatan dini bencana yang akan ditempatkan di beberapa lokasi Ibu Kota yang rawan banjir. Alat yang digunakan itu bernama disaster warning system (DWS).
"Alat ini akan memberikan informasi berupa suara petugas BPBD, yang dapat menjangkau hingga radius 500 meter. DWS ini akan beroperasi jika tinggi muka air telah berada pada Siaga 3,” kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Ridwan kepada Okezone, Minggu (19/1/2020).
Ridwan menambahkan, tahun 2020, ada 6 titik yang akan dipasang alat DWS. Di antaranya adalah Bukit Duri, Kebon Baru, Kedaung Kali Angke, Cengkareng Barat, Rawa Terate, dan Marunda.
“Lokasi ini sifatnya masih tentatif, akan kami pasang di tahun 2020 ini," ujarnya.
Ia menjelaskan, komponen dari DWS itu terdiri dari horn speaker, stasiun ekspansi peringatan dini bencana transmisi VHF Radio, software untuk telementary dan warning console, coaxial arrester, Storager battery 20 Ah, 24 V dan antenna.
"Diharapkan, dengan adanya alat peringatan dini berupa DWS ini, dapat membuat masyarakat semakin siaga terhadap bencana," katanya.
More Articles ...
- Alat DWS tingkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana
- BNPB : Awal 2020, Korban Jiwa Bencana Alam Mencapai 60 Orang
- BNPB Siapkan Konsep Pariwisata Aman Bencana
- Waspada Banjir, Prediksi BMKG, dan Imbauan BNPB
- Kondisi Terkini Lokasi Banjir di Sulawesi Selatan
- Curah Hujan Tinggi, Wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon Terendam Banjir
- Ratusan Rumah di Kota Cirebon Terendam Banjir
- Status Siaga Waspada Bencana Alam Terkait Aktivitas Angin Muson di Sulsel
- Pemerintah Siap Ganti Rugi Rumah Warga Terdampak Bencana, Begini Prosesnya
- Pentingnya Kenali Risiko Bencana Untuk Lindungi Aset Berharga
- Antisipasi Bencana Alam, Kemenkeu Siap Tambah Anggaran BNPB
- Strategi Kebijakan Pembiayaan Siaga Bencana
- Saat bencana melanda, BNPB langsung terjunkan tim reaksi cepat
- Bupati Madiun Minta Dana Desa Digunakan untuk Tanggulangi Bencana Alam
- Gempa M 6,4 Terjadi di Sinabang Aceh
- Mengungkap Musabab Banjir Besar Jakarta 2020
- Potensi Cuaca Ekstrem, BNPB Imbau Masyarakat Siapkan Tas Siaga Bencana
- Terdampak Banjir, Warga Pondok Gede Permai Butuh Bantuan dan Evakuasi
- Jakarta Floods: Banjir Jakarta Disebut yang Terburuk dan Mematikan
- Peta Banjir Jakarta 2020
- Benarkah Banjir Jakarta Tahun 2020 Adalah yang Terparah?
- Solusi Anies Atasi Banjir Jakarta: Tambah Waduk & Drainase Vertikal
- Lima Langkah Penanganan Banjir Jakarta Menurut Pengamat, Gubernur DKI Diminta Berani Menggusur
- Berikut Analisis Ahli Hidrologi UGM soal Banjir Jakarta di Awal Tahun 2020
- Daftar Kontak Posko Penanganan Banjir Jakarta dari Pemerintah dan Swadaya
- BPBD Gunungkidul Ajukan Status Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor
- Banjir dan Longsor Masih Mengancam
- 5 Warga Dilaporkan Hilang saat Banjir Bandang di Labuhanbatu Utara
- 15 Tahun Tsunami Aceh, Pemantik Kesadaran Mitigasi Bencana Alam
- Ribuan Orang Peringati 15 Tahun Bencana Tsunami di Aceh
- Bencana Beruntun di Sumbar, 4 Nyawa Melayang, Puluhan Warga Kehilangan Tempat Tinggal
- Mengenang Gempa dan Tsunami Aceh, Hari Ini 15 Tahun Silam
- BNPB: 3.721 Bencana Alam Terjadi Sepanjang 2019
- Enam warga meninggal akibat banjir dan longsor di Riau
- Banjir Bukittinggi, Arus Lalu Lintas Medan-Padang Lumpuh
- Daerah Rawan Bencana Diminta Tetapkan Status Siaga Darurat
- BNPB Catat 3.622 Bencana Sepanjang 2019
- Banjir di Jakarta Hari Ini, Pakar BMKG Jelaskan Penyebabnya
- Banjir Landa Tebing Tinggi Sumut, Siswa Dipulangkan Lebih Cepat
- Banjir di Tebingtinggi Rendam Ribuan Rumah Penduduk
- Banjir genangi hampir semua wilayah Kota Tebing Tinggi
- Gempa Goyang 3 Wilayah Indonesia Hari Ini
- Perilaku Peduli Lingkungan, Solusi Cegah Banjir Berulang
- Gempa Magnitudo 6.9 di Mindanao Terasa Sampai Sulawesi Utara
- BMKG: Gempa 6,9 SR Guncang Sulut, Tak Potensi Tsunami
- Sungai Kampar Riau Meluap, 200 Rumah Tergenang Banjir
- Pasca Gempa Bumi, Kabupaten Sigi Rawan Banjir Bandang dan Longsor
- Banjir Telan Korban Jiwa, Walhi Kritik Kampanye Gubernur 'Riau Green'
- Solok Selatan perpanjang masa tanggap darurat banjir bandang
- Dua Desa di Singkil Terkurung Banjir
- Mahasiswa IPB teliti robot pendeteksi korban bencana
- 32 Orang Meninggal karena Bencana di Jabar Sepanjang 2019
- Mahasiswa ITS Rumuskan Pengurangan Risiko Bencana Pembangunan Pabrik
- Masyarakat Gowa Waspada Bencana Banjir Bandang
- Ajak Keluarga Paham Potensi Bahaya Bencana, BNPB Gelar Kursus Online
- BPBD Kota Sorong Lakukan Simulasi Tanggap Bencana Alam
- Kepala BNPB: Gempa dan Tsunami Bencana yang Berulang
- 10 Titik Rawan Bencana di Tangsel
- Webinar Pasca Tsunami Aceh: Apa Dampaknya terhadap Kebijakan dan Kurikulum Bencana di Indonesia?
- Mengenal Disaster Victim Identification di Indonesia
- Gempa Sleman dan Letusan Merapi Terkait? Ini Kata Pakar BMKG
- BNPB Salurkan Dana Rp3,8 Triliun untuk Penanganan Darurat Bencana Selama 2019
- BNPB Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana di Banyuwangi
- Puting Beliung Bencana Tertinggi Sepanjang 2019
- BNPB: 3.155 Bencana hingga November, 459 Tewas
- Menuju Nagari Tangguh Bencana, BPBD 50 Kota Gelar Pelatihan di Pangkalan
- BNPB Minta Pendidikan Bencana Diajarkan di Sekolah
- BPBD: Dampak Kekeringan 2019 Jadi yang Terparah
- Pemkot Jakarta Pusat Gelar Apel Siaga Bencana Banjir
- PMI Sukabumi Sosialisasikan Pengurangan Risiko Bencana
- Penyebab Udara Panas di Sebagian Wilayah Indonesia saat Siang, BMKG Sebut Akibat Gerak Semu Matahari
- Suhu Panas Melanda Indonesia Selama Satu Minggu
- BNPB Siapkan Upaya Pencegahan Bencana Hidrometeorologi
- Masuk Peralihan Musim, Masyarakat Diimbau Waspada Bencana
- Antisipasi Aktivitas Merapi, BPBD DIY Siapkan 50 Ribu Masker
- Aplikasi Mitigasi Bencana Merapi Diresmikan, Tapi Sinyal Ponsel Masih Susah
- Topan Hagibis dan Kesiapan Jepang Hadapi Bencana Alam
- Dana Desa 2020 Diprioritaskan untuk Penanganan Bencana
- BNPB: Pemda Diwajibkan Susun Rencana Penanggulangan Bencana
- Topan Hagibis Makan Korban, Jepang Siaga Bencana
- Dana Desa Bisa Digunakan untuk Penanggulangan Bencana
- Solusi Hadapi Kebakaran Hutan dan Bencana Alam, Ini Tanaman Tahan Api dan Tahan Air
- Rektor : mitigasi bencana masih perlu ditingkatkan
- Bencana Besar dalam 15 Tahun: Indonesia Makin Tangguh
- BNPB: Hingga September Terjadi 2.829 Kejadian Bencana
- Data BNPB: Bencana 2019 Meningkat, Korban Tewas Turun
- Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang
- Tata Kelola Risiko Bencana Asap
- Doni Munardo Kunjungi Daerah Dampak Bencana Di Maluku
- BNPB Minta Masyarakat Bereaksi Cepat Saat Bencana
- Wali Kota Ambon Tetapkan Masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Selama 14 Hari
- RRI luncurkan program 'kentongan' sebagai upaya tanggap bencana
- Pemkab Purworejo Bersiap Hadapi Bencana Banjir Tahunan
- Peta Risiko Bencana Bisa Dievaluasi lewat Aplikasi Lapor Bencana Sleman
- Kepala BNPB: Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Harus Ditanamkan Sejak Dini
- Bantul Target 75 Desa Tangguh Bencana pada 2023
- 4.700 Anggota PMR Cianjur Ikut Latihan Siaga Bencana
- Tak Tahan Kabut Asap di Riau, Warga Mengungsi ke Medan
- Asap Karhutla Riau Sampai Sumut
- Kabut Asap Karhutla Indonesia Merembet Sampai ke Thailand

