logo2

ugm-logo

Blog

Implementasi Sistem Komando Insiden Rumah Sakit selama Pandemi COVID-19

Sistem Komando Insiden Rumah Sakit semakin populer (Hospital Incident Command System/ HICS) sebagai alat organisasi untuk manajemen rumah sakit dalam pandemi COVID-19. Kami secara khusus menggambarkan implementasi HICS di rumah sakit rujukan provinsi Isfahan (Isabn-e-Maryam) selama pandemi COVID-19 dan mencoba mengeksplorasi kinerjanya. Dalam pandemi COVID-19 saat ini, menetapkan HICS dengan beberapa pertimbangan tentang peristiwa yang sudah berlangsung lama dapat membantu meningkatkan komunikasi, penggunaan sumber daya, perlindungan staf dan pasien, dan pemeliharaan peran. Artikel ini dipublikasikan pada 2022 di jurnal Taylor and Francise Online

SELENGKAPNYA

Sistem Peringatan Dini Bencana Merupakan Kunci

Mampu mempersiapkan masyarakat dan pemerintah untuk banjir, kebakaran, dan bencana alam lainnya menyelamatkan nyawa, dan menjaga sistem kesehatan. Sebuah laporan baru PBB telah memperingatkan bahwa kurang dari setengah dari negara-negara tertinggal dan hanya sepertiga dari negara-negara berkembang pulau kecil memiliki sistem peringatan dini multi-bahaya (multi-hazard early warning systems / MHEWS) yang berharga untuk bencana. Memperingatkan publik, komunitas, dan pemerintah tentang ancaman yang akan datang adalah cara yang terbukti dan efektif untuk mengurangi risiko dan mencegah hilangnya nyawa. Para ahli menyatakan bahwa itu adalah sumber daya utama untuk menjaga kesehatan populasi. Ini menyelamatkan nyawa, membantu melindungi fasilitas perawatan kesehatan dan infrastruktur penting lainnya dan memberikan pengembalian investasi sepuluh kali lipat. Artikel ini dipublikasikan pada 2022 di jurnal The Lancet

SELENGKAPNYA

Update Progress Pendirian Sekretariat AIDHM oleh Indonesia

aidhm day1 1

Bangkok, 6 September 2022, dr. Ina Agustina Isturini, MKM dari Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan mempresentasikan persiapan Indonesia sebagai Sekretariat AIDHM selama setahun ini pada forum Joint Meeting of Project Working Groups oleh ARCH Project yang dihadiri oleh ASEAN Secretary dan 10 negara anggota ASEAN.

SELENGKAPNYA

Table Top Exercise (TTX) Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit Online

TTX BANNERMelalui dokumen Hospital Disaster Plan (HDP), Rumah Sakit harus memahami bahwa dokumen HDP sebagai salah satu bentuk kesiapan rumah sakit untuk menghadapi bencana alam dan bencana non alam. Artinya dokumen yang disusun harus seoperasional mungkin sehingga saat bencana terjadi tidak mengganggu layanan rutin sehari – hari. Ketika RS menghadapi bencana tentunya banyak sektor dan lintas unit yang terlibat. Umumnya penyusunan dokumen HDP dikerjakan beberapa orang saja di rumah sakit sementara dokumen ini penting untuk diketahui seluruh staf RS. Setelah dokumen ini disosialisasikan kepada pihak internal maka dokumen disaster plan juga penting diuji keoperasionalannya, apakah dapat diimplementasikan, serta dipahami oleh semua petugas yang terlibat dalam struktur pengorganisasian. Salah satu cara yang dilakukan menguji keoperasionalan dokumen melalui Table Top Exercises (TTX). TTX dirancang untuk menguji kemampuan teoritis dan manajemen (berdasarkan dokumen) petugas rumah sakit untuk menanggapi situasi bencana yaitu bagaimana mereka memahami tugas dan fungsi mereka saat bencana. Kemudian meninjau dan mendiskusikan kembali tindakan apa saja yang perlu ditambahkan dalam dokumen.

KAK & REPORTASE  ||  MATERI

Partisipasi Indonesia dalam Menanggapi Isu Pemanasan Global

Pemanasan global ditandai dengan meningkatnya suhu atmosfer, laut, dan daratan di bumi. Terjadinya pemanasan global akan menimbulkan serangkaian fenomena ekstrim di alam berupa perubahan cuaca dan iklim yang dapat menimbulkan ancaman bagi kelangsungan kehidupan. Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki tingkat kerawanan iklim yang tinggi, sehingga sangat dipengaruhi oleh perubahan iklim. Selain memiliki potensi besar untuk terkena dampak negatif perubahan iklim, Indonesia juga memiliki potensi besar untuk ambil bagian dalam mitigasi dan adaptasi dampak negatif perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar upaya yang telah dilakukan Indonesia untuk turut serta merespon isu pemanasan global. Penelitian ini menggunakan metode analisis DPSIR (Driving force, Pressure, State, Impact, and Response). Dengan analisis ini akan dipelajari apa yang menjadi pemicu isu pemanasan global, tekanan yang dihadapi, kondisi atau status lingkungan saat ini, dampak yang dirasakan, dan bagaimana upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia untuk mengatasi permasalahan tersebut. Artikel ini dipublikasikan pada 2021 di Science and Environmental Journal for Postgraduate.

SELENGKAPNYA