logo2

ugm-logo

Blog

Pembukaan Pameran Ilmiah Manajemen Bencana Kesehatan di Indonesia

pameran ilmiah

Pameran ilmiah manajemen bencana kesehatan merupakan kegiatan rutin yang  dilaksanakan ke-6 kalinya di Fakultas Kedokteran UGM. Pameran ini diadakan oleh Pokja Bencana FK UGM dan Divisi Manajemen Bencana PKMK FK UGM. Pembukaan pameran ilmiah manajemen bencana kesehatan diawali dengan sambutan oleh Ketua Pokja Bencana FK UGM, dr. Handoyo Pramusinto, Sp.BS. Dalam sambutannya, Handoyo menyampaikan bahwa harapannya di tahun depan pameran ini bisa disertai dengan simulasi bencana. Selengkapnya Klik Disini

 

Pemantapan dan Simulasi Hospital Disaster Plan RSUD Ungaran

Pemantapan dan Simulasi Hospital Disaster Plan
RSUD Ungaran

emt rs ungaran

Pembaca website bencana, selamat berjumpa kembali. Pada pengantar minggu ini kami menyajikan dua pengantar. Pertama mengenai kegiatan HDP di RSUD Ungaran dan kedua mengenai reportase simulasi SAR dan EMT pekan lalu.

Kebutuhan perencanaan penanggulangan bencana di rumah sakit atau Hospital Disaster Plan (HDP) dibutuhkan salah satunya untuk keamaan pasien dan korban baik pada saat gawat darurat dan kejadian bencana di rumah sakit. Berdasarkan hal ini, kembali kami bekerja sama dengan RSUD Ungaran untuk melakukan workshop dan simulasi dalam rangka pemantapan dokumen HDP RSUD Ungaran sebelumnya.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari yang terbagi selama 2 minggu. Kegiatan workshop dan simulasi pada Senin-Selasa 9-10 Agustus 2016 dan revisi dokumen pada Senin, 15 Agustus 2016. Pembaca sekalian dapat menyimak kegiatan ini pada link berikut ini

TOR HDP  Reportase Hari 1

 

Workshop Koordinasi Penanganan Korban Bencana oleh Emergency Medical Team (EMT)

27-29 Juni 2016


emt-2016

Pembaca website bencana, saat ini sedang berlangsung kegiatan workshop koordinasi EMT hingga 29 Juni 2016.  Workshop ini berupaya mengumpulkan penggiat bencana, khususnya tim-tim EMT dari Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali yang berasal tidak saja dari rumah sakit tetapi juga dinas kesehatan, fakultas kedokteran, dan LSM. Agenda besar kegiatan ini  adalah penyamaan persepsi mengenai EMT dan menyempurnakan SOP mengenai koordinasi penanganan korban oleh EMT di Yogyakarta. Menarik sekali, untuk pembaca sekalian, kami menyediakan reportase dan materi workshop. Pembaca sekalian dapat mendownload pada link berikut Klik Disini

Siaga Banjir di Beberapa Wilayah Indonesia

Selamat berjumpa kembali pembaca website bencana. Semoga selalu sehat di minggu kedua puasa ini. Pembaca sekalian, cuaca ekstrim bulan Juni ini menjadi telah memicu banjir di beberapa wilayah Indonesia. Beberapa daerah telah menetapkan status siaga dan yang lain waspada. Bagaimana dengan wilayah kita?

Pembaca sekalian, dalam pengantar minggu ini ada dua hal yang ingin kami sampaikan, pertama mengenai resume penanggulangan banjir di beberapa wilayah Indonesia dan mengenai workshop peraturan mengenai Emergency Medical Team di DIY.

Siaga Banjir di Beberapa Wilayah Indonesia

http://www.suarasurabaya.net/_watermark/createimage_small.php?d=kk&c=berita&b=201602&a=166930&angka=10

Dalam sebulan ini, telah terjadi cuaca ekstrim di Indonesia dengan intensitas curah hujan yang tinggi. Akibatnya kejadian banjir, longsor, dan putting beliung meningkat di wilayah Indonesia. Fenomena ini diprediksi akan terus terjadi hingga September nanti. BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat, diantaranya Aceh dan wilayah Sumatera, Jakarta dan sekitar, DIY dan Jawa Tengah, serta Kalimantan.

Terakhir dilaporkan pada 19 Juni 2016, di Jawa tengah ada 16 Kabupaten/Kota siaga dan masih dilakukann pencarian korban hilang, evakuasi, dan penanganan darurat banjir dan longsor. Begitu juga Padang, Kabupaten Pariaman, dan Kabupaten Agam yang juga mengalami banjir.

Simak berita lengkapnya pada link berikut  Klik Disini dan Klik Disini

Workshop Peraturan Mengenai Emergency Medical Team di DIY

Mengingat pentingnya upaya koordinasi penanganan bencana mulai dari masa pencarian, pertolongan, hingga penyelamatan korban maka Divisi Manajemen Bencana, PKMK FK UGM bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, BPBD DIY, WHO Indonesia serta Pusat Krisis Kesehatan, Kemenkes untuk bersama menuliskan dan mendokumentasikan peraturan di atas sebagai kesiapsiagaan menghadapi bencana ke depannya. Workshop ini sekaligus mensosialisasikan peraturan yang dimiliki oleh DIY dalam penanganan korban bencana sektor kesehatan kepada Kabupaten Kota dan juga EMT lainnya dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Menarik sekali, silakan simak selengkapnya TOR kegiatan ini Klik Disini