logo2

ugm-logo

Blog

Upaya Kesiapsiagaan Bencana dengan Membangun Skenario Berbasis Data

http://www.sportku.com

Selamat berjumpa kembali para pembaca website bencana kesehatan. Minggu ini kami akan menyajikan dua topik; mengenai pemodelan risiko banjir dan peran serta anak dalam konteks bencana.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institute for Environmental Studies (IVM) Universitas Amsterdam dan BPPT (Agency for the Assessment and Aplication of Technology, Jakarta mengenai pengembangan pemodelan skenario risiko banjir Jakarta kedepannya. Pemodelan ini menggunakan metode Damagescanner berdasarkan skenario perubahan iklim dan penggunaan lahan. Bagaimana hasil prediksinya yang disajikan secara kuantitatif dan kualitatif, silakan simak selengkapnya Klik Disini

Sebuah newsletter NGO di India (All India Disaster Mitigation Institute) merilis hasil-hasil kegiatan, penelitian, dan pengamatan mereka mengenai kerentanan anak dan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan risiko bencana di beberapa negara di Asian (Dhaka, Khatmandu, Mumbai, Phnim Penh, Thimpu, dan Yangon). Berbagai perspektif dihadirkan dalam tulisan ini, seperti bagaimana anak dan remaja mampu digerakkan sebagai agen perubahan?, Bagaimana ketahanan kota dan hak anak di beberapa negara tersebut? Dan bagaiman bencana dapat masuk dalam pembangunan dan pendidikan? Menarik sekali, silakan simak selengkapnya Klik Disini

Sektor Kesehatan dalam Penguranan Risiko Bencana

bencana-asm

Para pembaca, selamat bertemu kembali di akhir minggu Maret ini. Upaya terbesar dari sektor kesehatan dalam penanggulangan bencana global telah diapresiasi dalam Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015-2030. Bagaimana implementasinya selama kurang lebih setengah tahun ini? maka UNISDR, WHO, dan Kementerian Kesehatan Thailand telah melaksanakan konferensi internasional dengan mangangkat tema mengenai implementasi aspek kesehatan dalam Sendai Framework for DRR 2015-2030 pada 10 – 11 Maret 2016. Pembaca sekalian, menarik sekali untuk dapat kita simak mengenai komitmen Bangkok dalam prinsip-prinsip risiko kesehatan dalam bencana Klik Disini, upaya-upaya Bangkok dalam melaksanakan pengurangan risiko bencana sektor kesehatan sesuai dengan Sendai Framework Klik Disini, dan reportase hari pertama konferensi ini Klik Disini

Pembaca, tidak kalah juga dengan upaya Bangkok di atas, Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan FK UGM bekerjasama dengan Pokja Bencana FK UGM pada Jumat, 18 Maret 2016 lalu juga melaksanakan upaya sosialisasi mengenai Hospital Disaster Plan dan Pendekatan Klaster Kesehatan dalam penanggulangan bencana. Hal ini merupakan upaya kita bersama untuk penguatan kapasitas, perencanaan, dan kesiapsiagaan sektor kesehatan dalam penanggulangan bencana, silakan simak reportase dan dapatkan materinya pada link berikut  Klik Disini

Seminar Persiapan Rumah Sakit Dalam Penanggulangan Bencana

“Pemantapan Konsep HDP: Analisis Kesenjangan HICS, HOSDIP dan HOPE”

bencana-asm

Dalam seminar ini, bersama-sama kita membahas mengenai pendekatan klaster dalam penanggulangan bencana, salah satunya klaster kesehatan. Materi ini akan dibahas oleh Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI, kemudian didukung juga oleh upaya Dinas Kesehatan dalam mensosialisasikan penanggulangan bencana di daerah untuk mendorong rumah sakit membuat HDP-nya, dan diisi juga oleh pengalaman PKMK dalam pendampingan HDP bagi rumah sakit.
Materi sesi pertama di atas mengantarkan kita untuk masuk pada materi berikutnya mengenai Pemantapan Konsep Hospital Disaster Plan. DI sesi ini akan dibahas lebih detil mengenai Modul HDP, bagaimana penerapannya di rumah sakit, hingga bagaimana kaitannya dengan K3 di rumah sakit. Pembaca sekalian, selamat menyimak Klik Disini

Mendefinisikan Bencana: Kebutuhan Harmonisasi Terminologi

Ada kebutuhan untuk menyelaraskankan definisi bencana dari banyak kamus dan sumber lainnya, hal ini penting sebagai dasar ke depan untuk praktek, kebijakan dan penelitian. Sebagai langkah awal, tim peneliti menganalisis definisi bencana, yang ditemukan dari buku, laporan dan website. Salah satu sumber ini adalah Perpustakaan Nasional Kedokteran (National Library of Medicine/NLM), Amerika Serikat yang berisi 62 definisi terkait bencana. Selengkapnya Klik Disini

Can Health Care Providers Afford to be Ready for Disaster?

Description: <a href=


Selamat berjumpa pembaca website bencana kesehatan. Bagaimana jawaban kita dari pertanyaan di atas? Bahkan negara seperti US saja, sektor kesehatannya kewalahan dalam mempersiapkan dan menghadapi bencana. Artikel berikut ini baik sekali untuk kita baca, Klik Disini

Sektor kesehatan tidak lagi bergerak pada saat respon, melainkan harus ikut merencanakan penanggulangan bencana di daerah dan nasional. Di Indonesia, ada dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, klinik kesehatan, perguruan tinggi kesehatan, dan masyarakat relawan terlatih kesehatan harus terlibat dalam perencanaan dan mempersiapkan diri. Berulang kali dalam tulisan di atas, penulis dan narasumber menyebutkan mengenai latihanlah yang dapat mendidik kita untuk agar siap dalam menghadapi bencana dan kekacauan yang ditimbulkannya.

Pembaca sekalian, dua minggu lalu telah diselenggarakan juga seminar nasional yang berjudul Kebijakan, Implementasi, dan Kendala dalam Pelaksanaan SPGDT Pra Rumah Sakit. Secara ringkas dalam seminar ini disosialisasikan mengenai National Command Center yang berpusat di Kementerian Kesehatan untuk kasus kegawatdaruratan di Indonesia. Pelaksanaan ini akan dilakukan bertahap bagi daerah-daerah di Indonesia yang dimulai dari daerah yang telah siap secara fasilitas, sarana dan prasarana. Ini merupakan kabar gembira bagi penggiat bencana kesehatan di Indonesia bahwa upaya kita untuk menyiapkan pemerintah, swasta, dan masyarakat sudah mulai mendapat dukungan.

Pembaca sekalian, masih ingat mengenai salah satu agenda kebijakan dalam penanggulangan bencana yang dirumuskan oleh Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan FK UGM dalam Diskusi Outlook 2016 Januari lalu mengenai Kebijakan Kurikulum Manajemen Bencana Kesehatan di Perguruan Tinggi Kesehatan di Indonesia? Upaya kami untuk mempublikasikan dan mengadvokasi kebijakan ini bersambut baik oleh redaksi World Association on Disaster and Emergency Medicine (WADEM) Newsletter OCEANIA pada 5 Februari lalu, pada terbitan kedua di 2016 ini artikel kami yang berjudul Challenges for Curriculum Development in Disaster Health Management: What we Can Do? Telah diterbitkan bersama artikel lainnya. Silakan download dan simak Klik Disini