logo2

ugm-logo

Blog

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Indonesia – Laporan BNPB 22 Januari 2026

BNPB merilis laporan rinci berisi kejadian bencana alam yang masih dominan berupa banjir, tanah longsor, dan angin kencang di berbagai provinsi Indonesia sepanjang pertengahan hingga akhir Januari. Data menunjukkan pola cuaca ekstrem yang terus memicu kejadian hidrometeorologi basah, menimbulkan dampak sosial dan ekonomi luas bagi masyarakat di banyak wilayah.
Laporan ini juga mendokumentasikan upaya penanganan, koordinasi dengan pemerintah daerah, pengiriman logistik, dan respons medis serta dukungan psikososial terhadap korban dan pengungsi. BNPB menekankan pentingnya perbaikan sistem peringatan dini serta kesiapsiagaan masyarakat untuk menghadapi kemungkinan kejadian serupa di puncak musim hujan.


? https://bnpb.go.id/berita/perkembangan-situasi-dan-penanganan-bencana-di-indonesia-pada-22-januari-2026

Perkembangan Bencana di Tanah Air

BNPB merangkum kejadian bencana pada periode 17‒18 Januari 2026, yang mayoritas merupakan peristiwa banjir akibat curah hujan ekstrem di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah seperti Pati, Jepara, Batang, Pemalang, Pekalongan, Magelang, dan Banyumas. Banjir menyebabkan puluhan ribu jiwa terdampak, pemukiman terendam, serta aktivitas ekonomi terganggu. Di Batang saja, banjir memaksa pengungsi bertahan di fasilitas umum sementara kerugian material terus didata.

Selain banjir, laporan juga mencatat pergerakan tanah (longsor) di Kabupaten Bogor dan Pamekasan yang turut menambah jumlah kejadian bencana yang harus ditangani. BPBD bersama relawan dan aparat terus melakukan asesmen, pengungsian, serta penyediaan bantuan dasar seperti makanan, layanan kesehatan, dan shelter. BNPB menekankan pentingnya koordinasi antarsektor dalam respons darurat dan mitigasi bencana lanjutan di tengah masih berlanjutnya musim hujan.


? https://bnpb.go.id/berita/perkembangan-situasi-dan-penanganan-bencana-di-tanah-air-tanggal-18-januari-2026

Banjir Bandang & Tanah Longsor di Jawa Tengah

BNPB merilis laporan situasi bencana di Indonesia pada 15 Januari 2026, mencatat banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang berdampak luas hingga lebih dari puluhan ribu jiwa. Banjir bandang ini mengakibatkan genangan di berbagai desa dengan tinggi muka air antara puluhan hingga ratusan sentimeter, memaksa warga evakuasi dan menyebabkan kerusakan harta benda serta fasilitas umum.

Selain di Jawa Tengah, banjir di Kalimantan Selatan masih berdampak pada ratusan ribu jiwa, sementara di Halmahera Barat, Maluku Utara banjir dan tanah longsor yang terjadi pertengahan Januari memakan korban jiwa serta merusak akses jalan. Usaha penanganan darurat melibatkan BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan dalam distribusi logistik serta rekonstruksi awal infrastruktur yang rusak.


? https://www.bnpb.go.id/berita/perkembangan-situasi-dan-penanganan-bencana-di-indonesia-pada-15-januari-2026

Banjir di Landak & Ogan Komering Ulu Timur

BNPB melaporkan banjir meluas di Kabupaten Landak (Kalimantan Barat) dan Ogan Komering Ulu Timur (Sumatera Selatan) akibat hujan deras sepanjang 9–10 Januari 2026. Luapan sungai menyebabkan permukiman terendam, menghambat akses transportasi, dan menambah jumlah pengungsi yang membutuhkan dukungan.
Penanganan darurat ditingkatkan oleh BPBD setempat dengan fokus pada evakuasi warga terdampak, penyediaan shelter, serta penyediaan logistik dasar. Badan ini juga mengimbau peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrim yang diprediksi masih berlangsung sepanjang musim hujan.


? https://bnpb.go.id/index.php/berita/perkembangan-situasi-dan-penanganan-bencana-di-indonesia-pada-11-januari-2026

Banjir di Sumbawa Barat – Penanganan Darurat BNPB

Banjir yang terjadi di Desa Tongo, Kabupaten Sumbawa Barat pada 7 Januari 2026 akibat hujan lebat menyebabkan puluhan rumah terdampak dan ratusan warga terendam air. BPBD setempat melakukan kaji cepat situasi, evakuasi awal, serta koordinasi lintas lembaga untuk penanganan dampak.

Dampaknya menyebabkan aktivitas warga terhenti sementara, dengan beberapa fasilitas umum mengalami gangguan fungsi akibat genangan air. Sesudah banjir surut, warga setempat melakukan pembersihan lingkungan dan rumah tangga. Upaya penanganan termasuk pendataan korban, layanan medis dasar, serta pemberian informasi kesiapsiagaan kepada masyarakat setempat.


? Sumber: https://www.bnpb.go.id/berita/perkembangan-situasi-dan-penanganan-bencana-di-indonesia-pada-8-januari-2026?utm_source=chatgpt.com