logo2

ugm-logo

Penyakit Akibat Banjir

https://i1.wp.com/suaraislam.id/wp-content/uploads/2020/01/banjir-cawang.jpg?fit=650%2C414&ssl=1

Korban banjir harus waspada terhadap berbagai penyakit akibat banjir. Banjir berpotensi meningkatkan penyebaran penyakit melalui air maupun karena vektor. Air banjir yang berwarna coklat pekat bercampur dengan berbagai kotoran manusia, kotoran hewan, sampah dan bahan - bahan kimia mengakibatkan air tercemar. Kondisi ini tentu mengganggu ketersediaan air bersih khususnya di daerah - daerah yang terendam banjir parah. Curah hujan yang tinggi memperlambat surutnya air sementara masyarakat harus tetap bekerja, artinya mereka akan melewati banjir baik menggunakan perahu karet ataupun berjalan kaki. Beberapa risiko infeksi karena bersentuhan langsung dengan air yang tercemar diantaranya infeksi, dermatitis, conjunctivitis, infeksi THT, leptospirotis dan sebagainya. Beberapa penyakit lainnya yang menyebar melalui air seperti diare, tipes, kolera, tetanus, sampai hepatitis A. Sementara penyebaran penyakit melalui vektor juga meningkat misalnya banjir memungkinkan nyamuk berkembang biak akibatnya muncul penyakit DBD, malaria. Artikel berikut juga menyebutkan bahwa dampak banjir akan meningkat di masa depan karena perubahan iklim dan pergeseran populasi. Artikel ini mengkaji dampak kesehatan dari bencana banjir, termasuk infeksi kulit, jaringan lunak dan infeksi zoonosis.

Selengkapnya KLIK DISINI

Laporan Kegiatan Sosialisasi dan Persiapan Table Top Exercise Penanggulangan Bencana Sektor Kesehatan Sulawesi Tengah

Laporan Kegiatan

Sosialisasi dan Persiapan Table Top Exercise Penanggulangan Bencana Sektor Kesehatan Sulawesi Tengah

tot 1

Berbagai kegiatan telah dilakukan dalam penguatan sistem manajemen dan kapasitas sumber daya sektor kesehatan dalam penanggulangan bencana Sulawesi Tengah. Salah satunya telah dilakukan kegiatan penyusunan dan pendampingan dokumen dinkes disaster plan (Dinkes Prov. Sulteng dan Dinkes Kab. Sigi), dokumen hospital disaster plan RSUD Tora Bello Sigi dan dokumen puskesmas disaster plan Puskesmas Marawola. Proses penyusunan dokumen tersebut didampingi oleh PKMK FK - KMK UGM dan sudah berproses selama kurang lebih 9 bulan. Tujuan penyusunan dokumen ini sama yaitu untuk meningkatkan koordinasi antar sektor dan lintas program yang terlibat dalam penanggulangan bencana baik pada fase pra bencana, saat bencana dan pasca bencana.

Banyak sektor dan lintas program yang terlibat saat pengaktifan klaster kesehatan dimana semua proses pengaktifan klaster kesehatan tersebut telah tercantum dalam dokumen. Dengan demikian dokumen ini penting untuk disosialisasikan kepada pihak - pihak yang terlibat dan diuji apakah dokumen sudah operasional. Salah satu cara yang dilakukan adalah table top exercise. Kegiatan table top exercise membutuhkan persiapan yang matang seperti pemahaman terhadap dokumen yang akan diuji coba, penyusunan skenario, dan penyusunan pemain. Kegiatan ini menjadi wadah bagi dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, BPBD, dinas sosial, dan sektor lainnya untuk berdiskusi hal - hal yang perlu dipersiapkan pada table top exercise.

Selengkapnya KLIK DISINI

More Articles ...