logo2

ugm-logo

11 Orang Warga Tewas Akibat Banjir di Brasil

11 Orang Warga Tewas Akibat Banjir di Brasil

Brasil - Banjir terjadi di Amerika Latin kota Sao Paulo, Brasil. Banjir ini mengakibatkan sedikitnya 11 orang tewas.

Dilansir dari Reuters, Selasa (12/3/2019), banjir tersebut mengakibatkan jalanan seperti sungai. Mobil dan rumah warga juga terdampak akibat banjir tersebut. Petugas bersiaga hingga Senin malam waktu setempat.

Sekretariat keamanan negara Sao Paulo menyebut lima orang tenggelam akibat banjir. Selain itu, korban tewas juga diakibatkan karena adanya longsor.

Banjir ini terjadi akibat hujan yang terus menerus sejak Minggu sore hingga Senin sore. Banjir ini juga mengakibatkan lalu lintas di Sao Paulo kacau. Hal ini dikarenakan sebagian rute jalur kereta tertutup sebagian. Sedangkan bus dan mobil terjebak di jalan akibat macet.

Selain itu banjir ini juga mengakibatkan pabrik truk dan bus Mercedes Benz Sao Bernardo do Campo kebanjiran, dan menghentikan sementara kegiatan produksinya. Hujan ini diperkirakan masih akan terus turun hingga dua hari ke depan.
(dwia/knv)

sumber: detik.com

Januari 2019, Sebanyak 366 Bencana Terjadi di Indonesia

Bencana alam (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sedikitnya 366 bencana terjadi selama Januari 2019. Peristiwa itu menyebabkan 94 jiwa meninggal dunia.

"Awal tahun 2019 hingga 31 Januari tercatat 366 kejadian bencana. Kemudian bencana itu menyebabkan 94 jiwa meninggal dunia dan hilang," ujar Kasubdit Tanggap Darurat BNPB Budhi Erwanto saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (7/3).

Budhi menyebutkan, bencana puting beliung menempati peringkat pertama bencana terbanyak, kemudian diikuti banjir dan tanah longsor. Tak hanya korban jiwa, ia menyebut sebanyak 39 fasilitas peribadatan rusak, 101 fasilitas pendidikan rusak, 106 fasilitas kesehatan rusak, dan 4.013 unit rumah rusak.

"Kemudian sedikitnya 149 jiwa luka-luka," ujarnya.

Budhi menambahkan, bencana yang terjadi selama awal tahun ini menyebabkan 88.613 masyarakat terdampak dan mengungsi. Masalah tidak terhenti di situ, ia menyebut bencana menimbulkan masalah sosial dan ekonomi seperti tekanan jiwa, kekhawatiran atas gejala alam, rusaknya bangunan sosial masyarakat, guncangan budaya, rusaknya sumber ekonomi masyarakat, dan konflik sumber daya.

Pengungsi juga diakuinya menghadapi kondisi internal seperti kehilangan tempat tinggal, kehilangan mata pencaharian, tingginya risiko menerima penyakit, kebosanan karena tidak pasti harus mengungsi berapa lama hingga terlambatnya distribusi bantuan. Kemudian, dia melanjutkan, masalah eksternal yang harus dihadapi adalah kehadiran para pengungsi yang diakibatkan oleh suatu bencana menimbulkan suatu kompleksitas manajemen penanganan dimana berbagai aktor baik pemerintah, lembaga internasional, dan masyarakat dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.

More Articles ...