logo2

ugm-logo

Kepala BNPB Lakukan Peninjauan Udara dan Percepat Distribusi Bantuan untuk Bencana Sumatera Utara

Kepala BNPB Lakukan Peninjauan Udara dan Percepat Distribusi Bantuan untuk Bencana Sumatera Utara

Foto : Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M melakukan peninjauan udara dan didistribusikan bantuan untuk bencana yang melanda wilayah Sumatera Utara, pada Jumat (29/11). (Bidang Komunikasi Kebencanaan / Dume Harjuti Sinaga)

SILANGIT – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., meninjau wilayah terdampak bencana hidrometeorologi basah di Sumatra Utara melalui jalur udara menggunakan pesawat kecil dari Bandara Silangit, Tapanuli Utara, pada Jumat (28/11). Peninjauan ini dilakukan setelah satu hari sebelumnya rombongan BNPB tertahan di lapangan akibat sejumlah akses yang masih terputus oleh timbunan longsor di berbagai titik.

Dari udara, Kepala BNPB menyusuri kawasan Sibolga, Padang Sidempuan, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan wilayah sekitar. Dari dalam kabin pesawat Cessna Caravan PK-SNG berlogo BNPB, terlihat jelas dampak kerusakan yang cukup masif akibat bencana yang melanda. Setelah beberapa menit melakukan pengamatan udara, Kepala BNPB kemudian mendarat di Pinangsori untuk menyalurkan bantuan langsung kepada warga berupa paket sembako dan peralatan dasar yang diperlukan selama masa tanggap darurat.

Sementara itu, bantuan logistik dan peralatan yang dikirim dari Jakarta juga telah tiba di Bandara Silangit pada hari ini menggunakan pesawat kargo. Seluruh bantuan segera dibongkar dan dipersiapkan untuk distribusi lebih lanjut, baik melalui jalur darat maupun udara menggunakan helikopter, guna memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Untuk Kota Sibolga, dukungan logistik yang didistribusikan meliputi 200 paket sembako, 200 pouch makanan siap saji, satu unit tenda pengungsi, 100 matras, 20 velbed, 100 selimut, satu pompa alcon 6 HP, satu genset, serta satu perahu polietilen lengkap dengan mesin. Bantuan dengan rincian serupa juga dialokasikan untuk Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal. Sementara itu, Banlogpal Kabupaten Tapanuli Utara menerima 200 paket sembako, 200 pouch makanan siap saji, satu tenda pengungsi, 100 matras, 20 velbed, dan 100 selimut. Adapun untuk Kota Gunung Sitoli dan Kabupaten Nias Selatan, masing-masing wilayah menerima 200 paket sembako, 200 pouch makanan siap saji, satu tenda pengungsi, 100 matras, 20 velbed, dan 100 selimut.

Pada penebalan tahap kedua, BNPB kembali mengerahkan dukungan tambahan. Untuk Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, masing-masing wilayah memperoleh satu set Starlink, satu light tower portable, lima tenda pengungsi, 100 tenda keluarga, 20 set peralatan dapur, 10 chainsaw, serta 10 paket toolkit. Selain itu, BNPB juga menyalurkan bantuan kepada Satgas Kodam I berupa 500 selimut, 100 velbed, 300 matras, 300 kasur lipat, lima tenda pengungsi, 300 paket sembako, 300 paket makanan siap saji, dan 300 hygiene kit.

Dengan peninjauan lapangan serta percepatan distribusi logistik ini, BNPB menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi dan operasi tanggap darurat berjalan optimal. BNPB terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI–Polri, serta seluruh pihak terkait untuk mempercepat pemulihan dan memastikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

Bantuan Presiden dalam Penanganan Darurat Cuaca Ekstrem Tiba di Bandara Internasional Minangkabau

PADANG - Bantuan cepat yang dikirimkan atas instruksi Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara (Bandara) Internasional Minangkabau, Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), pada Jumat (28/11). Pengiriman tersebut untuk mendukung penanganan darurat cuaca ekstrem yang memicu banjir dan longsor.

Bantuan presiden ini diangkut melalui pesawat militer C-130 Hercules yang terbang dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 12.00 WIB. Penyerahan bantuan pangan dan non-pangan ini diserahkan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari kepada Wakil Gubernur Sumatra Barat di bandara. Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian turut menyaksikan serah terima bantuan tersebut. Setibanya di bandara, bongkar-muat bantuan logistik dilakukan untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah terdampak

Sekretaris Utama BNPB Rustian menyampaikan bantuan Presiden ini merupakan tahap awal. Selanjutnya bantuan yang dikirimkan akan disesuaikan dengan hasil kaji kebutuhan setiap daerah.

“Ini merupakan bantuan awal. Jadi akan ada bantuan-bantuan Presiden berikutnya,” jelas Rustian di bandara.

Lebih lanjut, BNPB menegaskan bantuan yang tiba ini harus segera didistribusikan ke wilayah terdampak.

“Bantuan jangan sampai menumpuk di gudang logistik,” tegasnya. 

Bersumber dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden (28/11), data dari para kepala daerah tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan jenis bantuan yang dikirimkan pada pagi ini. Bantuan yang diterbangkan terdiri dari peralatan darurat hingga kebutuhan vital bagi evakuasi dan pemulihan cepat.

Bantuan yang dikirimkan untuk penanganan bencana di Sumbar berupa internet satelit, genset, perahu LCR, tenda, makanan olahan kering dan paket bantuan sosial.

Bantuan yang dibawa ke Sumbar ini merupakan bagian dari empat hercules yang diterbangkan bersamaan dengan bantuan presiden ke provinsi lain. Pesawat pengirim bantuan diterbangkan juga menuju wilayah Sumatra Utara dan Aceh.

More Articles ...