logo2

ugm-logo

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN, 12/3 - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal Anjungan Satu Data Daerah (PASADA). Data tersebut diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam pengambilan keputusan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Kami bersama Dinas Kominfo sudah mengembangkan portal www.pasada.sumutprov.go.id. Portal ini mengintegrasikan dan menyatukan semua data, termasuk kondisi bencana yang sudah ditampilkan dan bisa diakses melalui dashboard kebencanaan di portal ini,” ujar Kepala BPS Sumut Asim Saputra dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, portal tersebut tidak hanya memuat data BPS, tetapi juga menggabungkan berbagai data dari dinas, perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan. Seluruh data telah ditransformasikan agar lebih menarik dan mudah diakses oleh pengguna layanan.

selengkapnya : https://sekretariatdprd.sumutprov.go.id/berita-terkini-pemprovsu/11484/sumut-kembangkan-satu-data-tunggal-bencana

Puluhan Pompa Dioperasikan, DPUPR Kota Tangerang Fokus Tangani Banjir di Periuk

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang terus melakukan penanganan intensif terhadap banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah. Saat ini, sebagian besar wilayah di Kota Tangerang telah berangsur surut, sementara penanganan difokuskan di Kecamatan Periuk yang masih tergenang, Selasa (10/3/26).

Kepala DPUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menyampaikan, banjir yang terjadi sejak akhir pekan lalu disebabkan oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama, sehingga membuat badan air penerima seperti Kali Cirarab tidak mampu menampung debit air yang masuk.

“Alhamdulillah untuk wilayah timur sejak kemarin sudah surut. Semua pompa dan sistem operasional kita jalankan. Saat ini penanganan tinggal difokuskan di kawasan Periuk, yang lainnya sudah surut naik proses pemulihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada puncak banjir sebelumnya, ketinggian air di sejumlah titik bahkan mencapai 4 meter dan masuk hingga lantai dua rumah warga. Namun saat ini kondisi genangan sudah berangsur turun hingga berada di bawah tanggul dengan ketinggian sekitar 1,5 hingga 2 meter.

Dalam proses penanganan, DPUPR mengoperasikan puluhan pompa air di berbagai titik. Di kawasan Total Periuk misalnya, terdapat sekitar 20 pompa yang bekerja untuk mempercepat penyedotan air.

"Sementara di Perumahan Garden City terdapat sekitar delapan pompa, serta enam pompa di kawasan Situ Bulakan. Ini semua saat ini dikerahkan untuk memaksimalkan proses pengeringan," jelas Taufik.

“Sebagian pompa sebelumnya sempat tidak bisa dioperasikan karena terendam banjir. Namun hari ini sudah dilakukan perbaikan dan sebagian besar sudah kembali beroperasi,” sambungnya.

DPUPR memperkirakan genangan di beberapa kawasan akan surut secara bertahap. Total Persada diperkirakan dapat surut lebih cepat, disusul Garden City, sementara Periuk Damai biasanya menjadi wilayah terakhir yang surut karena posisi topografinya paling rendah.

Read more at: https://www.tangerangkota.go.id/berita/detail/62813/puluhan-pompa-dioperasikan-dpupr-kota-tangerang-fokus-tangani-banjir-di-periuk?isv=share_link

More Articles ...